ADVERTORIAL
Bun, Kenali Potensi si Kecil Sejak Dini agar Ketahui Keterampilannya
Advertorial | HaiBunda
Kamis, 13 Dec 2018 00:00 WIBMengasah potensi Si Kecil sejak dini biasanya sering dilakukan oleh para Bunda. Bahkan, dari Si Kecil umur satu tahun, Bunda sudah mencari berbagai informasi dari beberapa sumber. Ada yang mencari referensi dari website, bertanya kepada kerabat atau orang tuanya, hingga langsung bertanya ke Psikolog anak.
Sebenarnya, penting tidak sih Bun, mengenali potensi Si Kecil sejak dini seperti itu? Dan kapan sih dimulainya untuk tahu potensi Si Kecil?
Pakar Psikolog dan Parenting, Ajeng Raviando M.Psi mengatakan, untuk mengetahui potensi anak, sebaiknya memang dilakukan sedini mungkin. Bunda sedari awal harus tahu dulu kecenderungan Si Kecil terampil dalam hal melakukan kegiatan apa, dan tertarik kepada hal-hal apa.
"Mengapa sejak dini, karena jika sejak dini dapat dioptimalkan. Jika dari awal sudah tahu bahwa bakatnya disitu, minatnya ada, tentunya bisa membuat anak lebih maksimal memiliki keterampilan tertentu. Kemampuan seperti potensi bidang musik, ataupun bidang-bidang lainnya," ujarnya dalam acara Seminar One Step Ahead Academy Nutriclub Celebration Day di The MAJ Senayan, Jumat (23/11/2018).
Ada beberapa anak yang potensinya sudah terlihat sejak kecil, misalnya Joey Alexander sudah terlihat berbakat bermain piano sejak umur 5 tahun. Namun ada juga potensi-potensi yang tidak dapat dideteksi sejak kecil. Misalnya, kemampuan anak untuk bisa menjadi penulis, sehingga belum bisa dilihat saat anak belum memahami atau belum belajar menulis.
Untuk itu, Bunda perlu tahu cara mengidentifikasi potensi Si Kecil agar menjadi anak yang selangkah lebih maju, Bunda juga perlu memahami keterampilan fundamental Si Kecil, yaitu keterampilan kognitif, keterampilan kreatif, keterampilan interaktif, keterampilan motorik halus, keterampilan verbal, serta keterampilan fisik.
Menurut, Psikolog Ajeng untuk mengidentifikasi potensi Si Kecil, Bunda harus peka dan jeli dalam melihat apakah kebiasaan yang dilakukan Si Kecil itu benar-benar memiliki potensi di bidang tersebut atau tidak.
Kemudian, Bunda harus paham terhadap beberapa bidang minat Si Kecil dan jangan lupa selalu observasi hingga akhirnya Si Kecil juga memahami bahwa ia menyukai hal tersebut. Sehingga, eksplorasi minat bisa lebih banyak dan mendalam, namun pilih satu atau dua, untuk dikembangkan.
Bunda jangan memaksakan Si Kecil untuk mendalami berbagai potensi yang ia suka. Misalnya, setiap hari kursus dengan jadwal yang berbeda-beda supaya menguasai semua potensi. Karena hal tersebut akan menurunkan minat Si Kecil dan membuat tubuhnya cepat lelah.
Nah, yang terpenting dalam mengembangkan potensi bakat Si Kecil jangan memaksakan dengan bakat orang tua. Contohnya, Bunda memiliki bakat dalam bermain piano, namun Si Kecil lebih berminat bermain gitar. Bunda tidak perlu memaksakan kehendak Si Kecil ya Bun.
Bagaimana? Apakah Bunda sudah mengetahui potensi yang ada pada Si Kecil? Jika belum, Bunda dapat memantau pencapaian perkembangan kemampuan Si Kecil dengan mengakses melalui Platform digital. One Step Ahead Academy yang menyediakan tes kemampuan dan keterampilan Si Kecil usia 1 hingga 3 tahun.
Bunda dapat melakukan tes terhadap 6 keterampilan Fundamental Si Kecil seperti keterampilan kognitif yaitu memahami suatu hal dan memecahkan masalah, keterampilan kreatif yaitu menciptakan sesuatu sesuai dengan imajinasi, keterampilan interaktif yaitu kemampuan sosial dan emosian Si Kecil. Selanjutnya keterampilan motorik halus yaitu penggunaan otot kecil untuk menggerakkan objek, keterampilan verbal yaitu keterampilan Si Kecil dalam berkomunikasi menggunakan bahasa atau secara lisan, serta keterampilan dan kemampuan fisik yaitu penggunaan otot yang lebih besar seperti tungkai, lengan dan badan.
Di akhir tes Bunda juga akan mendapatkan tips stimulasi yang disesuaikan dengan perkembangan Si Kecil yang dapat Bunda aplikasikan di rumah, agar Si Kecil selangkah lebih maju.
Apabila timbul kecurigaan si Kecil mengalami keterlambatan perkembangan, Bunda juga dapat melakukan konsultasi kepada dokter ahli sedini mungkin, atau berkonsultasi dengan tim tumbuh kembang dari Nutriclub Indonesia.
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Alat Penerjemah AI Genggam Ini Diklaim Kuasai 148 Bahasa, Beneran Bisa Diandalkan?
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif