aktivitas

3 Hal Terkait Angin Puting Beliung yang Perlu Bunda Tahu

Safira Raudhatul Sabtu, 08 Des 2018 - 10.59 WIB
Ilustrasi angin puting beliung/ Foto: Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho Ilustrasi angin puting beliung/ Foto: Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho
Jakarta - Baru-baru ini angin puting beliung terjadi di daerah Bogor, Jawa Barat, yang menimbulkan kerusakan bangunan. Terkait angin puting beliung, ada beberapa hal yang Bunda dan keluarga perlu tahu nih.

"Indikasi terjadinya hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan berdurasi singkat. Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah," kata Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko, dilansir detikcom.

Hary Tirto menambahkan, udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat. Biasanya ditunjukkan perbedaan suhu udara lebih dari 4,5 derajat Celcius. Fenomena ini biasa terjadi di masa transisi musim kemarau ke musim hujan, begitu juga sebaliknya. Nah, ciri-ciri angin puting beliung yaitu angin kencang dengan durasi singkat dan disertai kilat.

Dilansir Economical dan Waether, ada 4 hal tentang angin puting beliung yang Bunda dan keluarga perlu tahu yaitu:

1. Antisipasi

Sebagai antisipasi terjadinya angin puting beliung, disarankan memotong bahan pohon yang tinggi atau besar. Sebisa mungkin minta ayah untuk mengecek apakah ada bagian atap rumah yang bocor atau rusak ya, Bun.

Bawa logistik yang akan berguna saat terjadi angin puting beliung seperti uang, alat komunikasi, baju gantu, charger handphone, kotak P3K dan senter. Jika memungkinkan, pakai alas kaki yang tebal sepatu boots sebagai antisipasi supaya tak terluka saat beraktivitas.



2. Saat terjadi angin puting beliung

Saat terjadinya angin puting beliung, pastikan nggak ada kendaraan yang parkir di bawah pohon. Selama terjadi angin puting beliung, Bunda dan keluarga harus mencari tempat yang aman. Kemudian, hindari jembatan dan jalan layang. Saat terjadi angin puting beliung, hindari kontak dengan kabel listrik atau peralatan listrik.

Ilustrasi angin puting beliungIlustrasi angin puting beliung/ Foto: Andhika Dwi
Selalu update informasi terkait angin puting beliung yang terjadi ya, Bun. Segera minta bantuan ketika ada kondisi gawat. Sebisa mungkin matikan aliran listrik dan segera minta bantuan kalau terjadi hubungan arus listrik.

3. Setelah terjadi angin puting beliung

Agin puting beliung bisa memicu trauma dan ketakutan tersendiri pada anak. Maka dari itu, jangan segan ngobrol dengan anak gimana perasan mereka dan ketakutan yang dialami setelah terjadi angin puting beliung, Bun. Coba deh, Bunda ceritakan tentang pengalaman sebelumnya saat terjadi angin puting beiung.

"Sehingga, anak lebih tenang dan tahu bahwa semuanya akan baik-baik saja. Jika memungkinkan, ajak anak membersihkan sisa-sisa puing atau kekacauan yang terjadi akibat puting beliung," kata Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi