kehamilan

Aturan Bercinta untuk Bunda yang Sedang Hamil Muda

Amelia Sewaka Senin, 11 Feb 2019 - 07.01 WIB
1. Posisi 'ehem'
Foto: Istock Foto: Istock

1. Posisi yang disarankan vs tidak disarankan

Posisi yang disarankan:

a. Posisi on top

Dalam posisi ini artinya tak ada sama sekali tekanan di perut Bunda. Jika menerapkan [posisi seks ini di trimester pertama kehamilan dipastikan baik Bunda dan bayi tidak akan terpengaruh. Bunda juga punya kontrol dalam penetrasi.

b. Pinggir tempat tidur

Dalam posisi ini Bunda dapat berbaring di sisi tempat tidur dengan lutut ditekuk, sementara suami menghadap Bunda. Dipastikan posisi ini tak akan menimbulkan masalah untuk bayi dan tubuh bumil juga tetap santai.

c. Di sofa

Berlutut di sofa dengan perut menghadap belakang dan biarkan suami penetrasi dari belakang.

d. Spooning

Berbaring berdampingan dengan suami di belakang Bunda. Posisi ini memang memungkinkan penetrasi yang dangkal, tapi memastikan keamanan bayi dan melindungi Bunda di saat yang bersamaan.

Posisi yang tidak disarankan atau dihindari:

Berikut adalah beberapa posisi seks yang harus Ayah Bunda hindari di awal kehamilan untuk menyingkirkan kemungkinan komplikasi dalam kehamilan.

a. Posisi berdiri

Dalam posisi ini suami akan 'memberatkan' tubuh bumil sehingga akan berbahaya. Karena perut Bunda akan menekan dada suami, ini berarti membuat tekanan pada area perut.

b. Posisi misionaris

Boleh saja lakukan 'ehem' dengan posisi ini tapi pastikan ganjal bantal di bawah perut bumil. Kalau tidak, bumil akan merasakan sakit yang luar biasa.

Catatan: Sebagian orang memakai pelumas beraroma untuk seks yang lebih baik, tapi di trimester pertama kehamilan sebaiknya penggunaannya dikurangi karena dapat merusak lapisan vagina.

Klik halaman selanjutnya ya, Bun.

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi