MOM'S LIFE

Setelah Jadi Ibu, Rasanya Seperti Punya 1.000 Tangan

Nurvita Indarini 11 Mei 2018
Setelah Jadi Ibu, Rasanya Seperti Punya 1.000 Tangan/ Foto: thinkstock Setelah Jadi Ibu, Rasanya Seperti Punya 1.000 Tangan/ Foto: thinkstock
Jakarta - Jadi ibu itu harus kuat. Kalimat seperti ini sering saya dengar jauh sebelum saya menikah dan punya anak. Dulu sih saya nggak memperhatikan benar kalimat tersebut karena belum menjadi ibu-ibu.

Tapi setelah benar-benar menjadi ibu, saya baru paham. Iya sih, untuk menjadi ibu itu butuh kekuatan lahir dan batin. Namanya orang hidup kan pasti ada banyak tekanan, kadang tekanannya nggak realistis. Nggak masuk akal. Rasanya ingin menyerah kalau nggak ingat anak.

Orang bilang kita nggak akan tahu rasanya jadi orang tua kalau belum mengalaminya itu benar adanya. Itu pula yang dirasakan penyanyi Andien. Sejak si kecil Kawa hadir dalam hidupnya, Andien jadi belajar banyak hal.

"Dulu belajar banget bagi waktunya gimana. Karena pertama banget (jadi ibu) clueless banget," ujar Andien dalam konferensi pers Kodomo Challenge Touch & Try: Spesial Ulang Tahun Shimajiro beberapa waktu lalu.



"Tapi oerempuan rasanya punya 1.000 tangan entah bagaimana. Yang terpenting bagi saya perhatikan tumbuh kembang Kawa," sambung Andien.

Setelah punya anak, lanjutnya, ada kegiatan yang dikorbankan. Ini semata dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang si buah hati. Misalnya Andien nggak ambil job pagi-pagi demi bisa berjemur dan earthing bareng anak dan suaminya.

"Agar punya waktu berada di luar ruangan," imbuh Andien.

Andien juga punya keinginan nih untuk tinggal di Bali. Karena menurutnya kondisi di Bali masih memungkinkan banget untuk melakukan setengah aktivitas di luar ruangan. Tapi berhubung sekarang masih tinggal di Jakarta, Andien dan suami melakukan yang saat ini bisa dilakukan saja.

"Sekarang aku perhatikan motorik, makanannya, menanamkan nilai kepada dia (Kawa), moral, spiritual. Membentuk pribadinya di masa yang akan datang. Bukan buat sekarang tapi pupuk di masa mendatang jadi pribadi yang lebih baik," tutur Andien.

Mungkin benar jadi ibu itu memang harus kuat ya, Bun. Tapi jangan 'memaksa' diri menjadi perkasa karena bisa bikin stres. Psikolog Vera Itabiliana beberapa waktu bilang seseorang cenderung stres ketika harapan nggak sesuai realita. Nah, karena itu ekspektasi nggak boleh berlebihan alias nggak realistis dan nggak fleksibel.



Vera pun menyarankan agar kita lebih rileks, sehingga nggak gampang tertekan. Kadang kita nggak perlu jadi perkasa jika energi yang kita punya nggak sebesar orang lain atau yang kita harapkan.

"Tiap orang beda-beda. Coba lebih rileks dengan jalan pagi, yoga, komunikasi dengan pasangan dan berbagi peran dengan suami," saran Vera. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi