MOM'S LIFE

Para Suami Tak Perlu Malu Minta Bantu Urusan Rumah Tangga Ya

Melly Febrida Senin, 31 Des 2018 - 20.36 WIB
Ilustrasi suami istri/ Foto: thinkstock Ilustrasi suami istri/ Foto: thinkstock
Alberta - Seorang ayah juga manusia, sama-sama butuh bantuan. Seperti yang dirasakan Trent Wilkie, ayah dengan dua balita di Alberton. Perasaannya bercampur aduk saat harus mengasuh dua balitanya ketika sang istri bertugas keluar kota selama enam hari.

Trent memilih di rumah setelah anak pertama mereka lahir, sementara istrinya bekerja full time. Sebenarnya, Trent sudah terbiasa sendiri menjaga kedua anaknya yang berusia 2 dan 4 tahun, tapi dia tetap kelimpungan saat ditinggal istrinya keluar kota.

"Ini kekacauan terparah yang benar-benar konsisten dan membuat berada di titik jenuh, tetapi semalam adalah yang paling drop," kata Trent seperti dilansir Globalnews.

Kata Trent, momen yang membuatnya jenuh itu terjadi di hari kelima, ketika kedua anaknya baru pergi ke atas ranjang sekitar jam 2 dini hari dan tidur sekitar pukul 4 pagi.

"Saya mulai menangis. Saya mulai merasa frustrasi. Saat saya kelimpungan dan kelelahan. Sampai saya minta bantuan teman saya. Jujur, bagian tersulit dalam seminggu," curhat Trent, yang ingin memastikan istrinya tidak merasa khawatir.

Sementara sang istri juga berusaha memastikan pada suaminya agar semua baik-baik saja. Kalau melihat dari cerita Trent, kenapa sih orang tua sungkan meminta bantuan orang terdekat? Psikolog klinis Alex Russell di Toronto mengatakan, ini karena orang tua masa kini merasa bertanggung jawab dengan keberhasilan anak-anak mereka.

Menurut Alex, orang tua masa kini merasa bisa mengatasi semuanya. Dan ketika mereka gagal, orang tua merasa tak mampu menjadi orang tua.


"Kebanyakan orang tua tidak sadar dengan apa yang mereka yakini, tetapi kebanyakan orang tua masa kini mempercayai itu," kata Russell melalui Skype.

Alex menambahkan, ketika anak-anak tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, maka orang tua akan merasa sepertinya gagal.

Ilustrasi pasanganIlustrasi pasangan/ Foto: thinkstock
Kata Alex, karena merasa gagal, orang tua jadi tak mau mencari bantuan. Untuk itu, Alex menyarankan agar orang tua belajar melepaskan sebagian tanggung jawabnya. Cobalah transfer sedikit tanggung jawab kepada pengasuh, teman, atau saudara. Meminta bantuan, lanjut Alex, membuat orang tua bisa menikmati ketika bersama anak-anak.

Dalam kondisi rumah berantakan saja, kadang orang tua plus anak bertingkah, pasti lebih mudah tersulut emosinya ya, Bun. Terkait hal ini, psikolog klinis dari Klinik Tiga Generasi, Sri Juwita Kusumawardhani MPsi, mengungkapkan kelelahan secara fisik yang disertai dengan tidak adanya aktivitas menyenangkan untuk membuat bahagia, serta minimnya dukungan dari orang-orang terdekat, sangat mungkin membuat orang merasa stres.

"Seringkali stres tidak dirasa. Namun, sudah mempengaruhi kondisi fisik di mana muncul keluhan-keluhan fisik seperti maag, susah tidur dan gatal-gatal," kata wanita yang akrab disapa Wita ini.

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi