mom-life

Cara Maya Septha Seimbangkan Pekerjaan dan Keluarga

Yuni Ayu Amida Senin, 15 Apr 2019 18:59 WIB
Cara Maya Septha Seimbangkan Pekerjaan dan Keluarga
Jakarta - Memiliki tiga orang anak, tak membuat Maya Septha kehilangan waktu berduaan dengan sang suami, Krisna Wardhana Sidarta. Maya dan Krisna tetap berusaha untuk meluangkan waktu berdua lho, Bun.

Mereka mencari waktu untuk kencan tanpa anak-anak. Hal itu diyakini jadi salah satu cara untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangganya.

"Iya dong, harus, biarpun punya anak harus tetap berduaan. Kalau nggak, gimana dong mas, kan kita masih pacaran terus juga. Aku percaya semakin baik pernikahannya, semakin baik jadi orang tua," tutur Maya dikutip dari InsertLive.



Saat ini, Maya memang sedang disibukkan dengan anak ketiga yang baru lahir pada 27 Februari 2019. Namun hal itu tak menghalangi Maya untuk kembali terjun ke dunia entertainment.

Untungnya sang suami selalu mengizinkan Maya untuk tetap berkarier, yang penting sang istri bisa membagi waktu.

"Asal bisa bagi waktu aja, yang penting kan tau prioritas ya, memang sebagai ibu rumah tangga, sekaligus ibu yang berkarier, saya sih mempersilakan aja," ucap Krisna.

Mengingat buah hati ketiganya masih sangat kecil, wanita kelahiran Jakarta ini pun harus pilih-pilih terhadap tawaran pekerjaan. "Masih pilih yang sebentar-sebentar dulu, nanti kalau udah waktunya baru bisa," imbuh Maya.

Cara Maya Septha Seimbangkan Pekerjaan dan KeluargaFoto: instagram @mayaseptha7
Menjadi seorang ibu bekerja memang tidak mudah, Bun. Ibu harus pintar membagi waktu antara urusan pekerjaan dan urusan rumah tangga. Tak jarang hal ini memunculkan rasa bersalah dalam diri ibu saat bekerja.

Dikatakan psikolog klinis dewasa dari Klinik Tiga Generasi, Sri Juwita Kusumawardhani, munculnya perasaan bersalah pada ibu bekerja adalah hal yang lumrah. Hal yang perlu diingat adalah fokus dalam mengerjakan sesuatu.

"Ketika di kantor, fokuslah untuk bekerja, jangan teralih dengan memikirkan anak. Ketika di rumah, fokuslah menikmati kebersamaan bareng keluarga. Ketika ibu merasa kesulitan menghadapi apa yang bakal terjadi ketika bekerja, baiknya ibu mempertimbangkan keputusan untuk bekerja," kata psikolog yang biasa disapa Wita itu.


Senada dengan Wita, terapis pernikahan dan keluarga, Jane Greer, Ph.D, menyarankan agar Bunda selalu menyempatkan diri untuk membagi waktu denganĀ anak. Jane bilang lebih baik punya waktu berkualitas bersama anak-anak meskipun hanya satu atau dua jam sebelum berangkat bekerja dibanding bersama anak-anak sepanjang hari tapi tidak fokus pada mereka.

"Yang paling penting adalah kualitas waktu bersama anak, bukan kuantitas," tutur Jane, seperti dilansir Psychology Today.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi