MOM'S LIFE
Perajin Bambu Ini Tak Menyerah Meski Tubuh Tak Sempurna Disabilitas Daksa
tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Selasa, 22 Aug 2023 11:45 WIBKesempurnaan fisik memang tak dimiliki Suryono (62), namun tak ada kata menyerah di kamus hidupnya. Suryono adalah warga Desa Banyuasin Spare, Kecamatan Loano, Purworejo, Jawa Tengah yang mengalami disabilitas daksa. Dia tidak mempunyai kaki sempurna dan hanya berjalan bertumpu pada kedua lututnya.
Menurut cerita Suryono, dirinya sakit panas tinggi di usia 2 bulan. Namun tidak tertangani dengan baik karena akses kesehatan dan pengetahuan yang terbatas. Hasilnya, Suryono pun pasrah hidup tanpa kaki untuk berjalan.
Kendati demikian, dia berusaha tetap mandiri hidup tanpa istri dan setia bersama ibunda Parijah (90) yang sudah sepuh dan alami pendengaran terbatas.
"Sewaktu sehat, ibu masih bisa jalan, sehat. Setelah jatuh menjadi tidak bisa lagi. Sudah lanjut usia. Jatuh itu yang bikin pakai tongkat jadi bungkuk. Ada tetangga yang menolong. Saat dengar suara, tetangga bertanya "ada apa pak?" dan langsung datang. Nggeblak jatuhnya," jelas Suryono kepada tim berbuatbaik.id
Suryono pun memilih tidak bergantung kepada orang lain. Ia sadar harus bangkit sebagai tulang punggung dan perawat ibunya yang sudah renta. Segala pekerjaan dilakukan, termasuk menjadi perajin bambu yang dia kerjakan di beranda rumahnya.
Dia mengatakan profesi ini sudah digeluti sejak tahun 2000 lalu. Dengan lihai dan penuh kreativitas, Suryono merangkai potongan-potongan bambu secara otodidak dan berbekal ikut bekerja bersama teman.
Berbagai barang telah dia hasilkan, seperti vas bunga, tempat sendok, tempat pensil, hingga hiasan lampu dan cermin. Sayang, seiring berjalannya waktu, produksi bambu Suryono tak lagi selaris dulu. Kemampuan tubuhnya pun semakin menurun.
"Sepi pembelinya. Bagaimana ya, sekarang ini bisa dikatakan saya tidak punya pekerjaan. Misalnya untuk barang berupa kursi, proses penjualannya susah, tersendat. Tenaga saya seperti ini kan banyak lelahnya. Dulu sanggup waktu ramai. Tenaga saya masih ada untuk melangkah, naik turun masih bisa. Kalau sekarang tidak bisa. Sakit Mbak punggungnya kalau jalan. Sakit. Tidak lagi seperti dahulu. Kalau dulu, saya kemana-mana bisa berjalan cepat. Sehari bisa mengerjakan banyak kerajinan bambu," sambungnya lagi.
Suryono pun memilih untuk memasrahkan hidupnya kepada Sang Pencipta. Kegigihan Suryono pun dilihat teman-temannya, salah satunya Rusidah yang merupakan teman disabilitas di Komunitas Disabilitas Purworejo.
"Saya bangga dengan Pak Suryono dengan kemandiriannya merawat ibunya sambil dia berkarya bekerja untuk kesehariannya itu sangat hebat sangat luar biasa,. Di samping dia mengerjakan sesuatu di rumah dengan merawat ibunya tapi dia masih mau dan berkesempatan untuk berkumpul dalam komunitas itu rajin Saya bangga semangatnya Pak Suryono," tandasnya.
Sahabat baik, keteguhan dan kegigihan Suryono merupakan inspirasi bagi kita semua. Namun beban yang berat ini akan menjadi lebih ringan jika bersama membantu Suryono. Caranya mudah hanya dengan Donasi melalui berbuatbaik.id sekarang juga.
Semua donasi yang diberikan akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.
Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.
Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang juga.
(mul/ziz)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sabar Jalani Hidup Tanpa 2 Tangan Sempurna Namun Tegar Mandiri
Disabilitas Tak Lantas Buat Maryani Berputus Asa, Jalani Hidup dari Menambal Ban
Asa Pak Bejo, Tempuh Puluhan Kilo Berjualan Sapu dengan Kursi Roda
Halil, Atlet Renang Disabilitas Berjuang Hidup dari Berjualan Tisu
TERPOPULER
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Simpel tapi Elegan, Casio LTP-V007L Cocok untuk Berbagai Gaya
-
Beautynesia
4 Manfaat Rutin Membaca Buku 20 Menit Setiap Pagi
-
Female Daily
Coba 6 Menu Spesial Hari Kemerdekaan di Bacha Coffee!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Anak Cindy Crawford & Richard Gere Pemotretan Vogue, Ikuti Ortu 34 Tahun Lalu
-
Mommies Daily
Menyimpan Parfum di Kulkas, Boleh atau Malah Merusak? Ini Penjelasannya