HaiBunda

MOM'S LIFE

12 Kebiasaan Kecil yang Ungkap Kepribadianmu, Jabat Tangan sampai Cara Jalan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Minggu, 08 Mar 2026 18:25 WIB
Ilustrasi 12 Kebiasaan Kecil yang Ungkap Kepribadianmu, dari Jabat Tangan sampai Cara Jalan/Foto: Getty Images/iStockphoto/Perawit Boonchu
Jakarta -

Mulai dari jabat tangan hingga cara berjalan, kebiasaan sehari-hari yang kerap Bunda lakukan dapat mencerminkan banyak hal tentang karakter dan kepribadian diri.

Kepribadian menjadi konsep psikologis yang penting karena mampu menggambarkan jenis kehidupan yang berpotensi Bunda jalani, termasuk cara menghadapi berbagai situasi.

Tak hanya berpengaruh pada kesuksesan serta kesejahteraan jangka panjang, kepribadian juga berkaitan erat dengan perilaku dan pilihan yang muncul dalam aktivitas sehari-hari. Lantas, kebiasaan apa saja yang dapat mengungkap kepribadian? Yuk, simak berikut ini.


12 Kebiasaan kecil yang mengungkap kepribadian seseorang

Orang menunjukkan jati diri mereka yang sebenarnya dengan cara sangat halus, termasuk kebiasaan mereka. Berikut beberapa di antaranya:

1. Jabat tangan

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa jabat tangan dapat mengubah kesan orang lain terhadap Bunda.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang jabat tangan lebih kuat menggambarkan diri mereka lebih ekspresif secara emosional, ekstrovert, dan positif daripada yang lain.

Mereka yang memiliki genggaman lebih longgar cenderung pemalu dan neurotik. Kesan para penilai sejalan dengan hal ini, dan mereka sepakat bahwa peserta dengan jabat tangan yang lebih kuat lebih percaya diri dan kurang cemas secara emosional.

2. Cara berjalan

Dilansir dari laman Reader’s Digest, berjalan mengungkap kepribadian secara besar-besaran. Seseorang yang berjalan dengan langkah terukur dan teratur serta kepala tegak menunjukkan kepribadian yang percaya diri dan cenderung mahir serta terbuka secara sosial.

Di sisi lain berjalan dengan postur terkulai, bahu terkulai, kepala menunduk, meringkuk, menunjukkan bahwa Bunda merasa rentan. Ini dapat mengindikasikan tipe kepribadian yang sangat sadar diri atau seseorang yang sering tenggelam dalam pikirannya sendiri.

3. Etika email

Ada hubungan antara personal email dan karakter di kehidupan nyata. Bagaimana Bunda menulis email, apa yang ditulis, dan kapan menulisnya dapat cukup akurat dalam memprediksi kepribadian Bunda, dengan studi yang menemukan hubungan antara kata kunci tertentu dan sifat-sifat utama.

Para narsisis umumnya akan sering menggunakan kata-kata seperti saya, aku, dan milikku. Ekstrovert cenderung lebih santai dan berbicara tentang hal-hal yang menyenangkan.

Tidak adanya kesalahan ketik merupakan tanda ketelitian, perfeksionis, dan potensi obsesi seseorang. Sementara tata bahasa yang buruk dapat mengindikasi tingkat IQ dan kecerdasan akademis yang lebih rendah.

Menariknya, email yang panjang mencerminkan energi dan ketelitian, tetapi ada juga tingkat kebutuhan tertentu.

4. Ketepatan waktu

Apakah Bunda datang lebih awal, tepat waktu, atau terlambat, hal itu mengirimkan pesan yang kuat tentang kepribadian, etiket, dan motivasi.

Orang yang menghargai ketepatan waktu seringkali patuh pada aturan dan berusaha menyenangkan orang lain, sementara mereka yang selalu terlambat mungkin lebih berfokus pada diri sendiri.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Research in Personality pada tahun 2006 menunjukkan bahwa ketepatan waktu merupakan penilaian akurat terhadap sifat-sifat karakter positif.

Dalam studi tersebut, para peneliti meminta peserta untuk menyelesaikan penilaian kepribadian di rumah dan datang ke laboraturium untuk eksperimen kelompok. Dengan menganalisis waktu kedatangan peserta.

Mereka menemukan bahwa orang yang tepat waktu lebih teliti dan ramah. Sebaliknya, datang lebih awal dikaitkan neurotisme, sementara mereka yang selalu terlambat cenderung lebih santai.

5. Kebiasaan makan

Orang yang makan lambat sering kali lebih teliti dan suka mengendalikan diri. Sebaliknya, mereka yang makan cepat cenderung ambisius dan tidak sabar.

Orang yang suka berpetualang dalam hal makanan adalah pencari sensasi dan berani mengambil risiko, sementara yang pilih-pilih makanan cenderung menunjukkan kecemasan dan neurotisme.

Terakhir, jika termasuk orang yang suka memisahkan berbagai makanan di piring, Bunda sangat berhati-hati dan berorientasi pada detail dalam kehidupan sehari-hari.

6. Warna pakaian

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengenakan pakaian berwarna cerah atau mencolok serta aksesoris mahal atau bermerek cenderung lebih tidak percaya diri, memiliki harga diri rendah, dan kurang autentik.

Mengapa demikian? Mencari perhatian dan mencoba menyesuaikan diri dengan budaya yang dianggap berkelas sering kali merupakan tanda narsisisme.

Namun, pakar bahasa tubuh Carol Kinsey Goman, PhD, memperingatkan bahwa hal itu tidak selalu demikian. Orang yang mengekspresikan kepribadian mereka melalui pakaian sering kali adalah tipe orang yang kreatif dan imajinatif.

7. Kebiasaan belanja

Orang yang suka belanja dan cenderung berlebihan lebih mungkin memiliki kepribadian yang diklasifikasikan sebagai hedonistik, ekstrovert, impulsif, terbuka terhadap pengalaman baru, dan mungkin sedikit neurotik.

Namun, orang yang hanya berbelanja untuk kebutuhan mereka cenderung lebih memiliki kepribadian yang ramah dan teliti.

Ahli perilaku manusia dan penulis, Patrick Wanis, PhD, mencatat bahwa kebiasaan pengeluaran juga dapat menjadi indikasi tipe kepribadian seseorang dalam suatu hubungan.

Orang-orang yang menyembunyikan uang, boros, atau menumpuk utang juga lebih cenderung tidak dapat dipercaya dan tidak stabil dalam hubungan romantis. Bahkan, perselingkuhan finansial adalah salah satu bentuk kecurangan.

8. Cara mengambil foto

Unggahan di Instagram atau Facebook ternyata bisa mengungkap kepribadian Bunda. Studi tahun 2015 dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, menganalisis 123 selfie dan menemukan bahwa gaya foto berkaitan dengan karakter.

Orang yang ramah cenderung memotret dari bawah, dinilai sebagai pribadi teliti dan jarang menampilkan ruang pribadi. Ekspresi ceria menunjukkan keterbukaan, sementara pose "duck face" dikaitkan dengan sifat lebih neurotik. Tanpa disadari, selfie bisa menjadi gambaran kepribadian seseorang.

9. Tulisan tangan

Orang yang menulis dengan huruf besar berorientasi pada orang lain dan mencari perhatian, sedangkan mereka yang menulis dengan huruf kecil cenderung introvert dan mampu berkonsentrasi dengan tajam.

Menulis dengan sedikit kemiringan ke kanan berarti Bunda ramah dan impulsif, kemiringan menunjukkan Bunda logis dan pragmatis.

Selain itu, tulisan tangan dengan tekanan yang kuat menunjukkan Bunda memiliki emosi yang kuat dan cepat bereaksi, tetapi tekanan ringan menyiratkan kemudahan dan kemampuan untuk beradaptasi.

10. Menolak pujian

Kebiasaan menolak pujian sebenarnya menunjukkan bahwa Bunda tidak nyaman dengan diri sendiri, memiliki harga diri rendah, dan mungkin menderita sindrom impostor.

Percaya bahwa diri sendiri tidak pantas menerima pujian, dapat membuat Bunda menerima interpretasi negatif tentang kepribadian sambil menolak pandangan positif.

Pada akhirnya, hal ini bisa membuat Bunda lebih sulit mencapai tujuan. Jika terus dibiarkan, rasa ragu pada diri sendiri bisa semakin besar, berubah menjadi pikiran berlebihan, bahkan memicu perasaan yang menyakitkan.

11. Terus-menerus melihat cermin

Orang yang terlalu memperhatikan pakaian dan tubuh mereka dan terus-menerus menyesuaikan berbagai hal, cenderung terlihat perfeksionis, gugup, dan kurang percaya diri.

Lebih buruk lagi, mereka mungkin dianggap tidak aman, narsis, dan tidak bahagia, jika hal itu terjadi terus-menerus.

Mereka yang sering melihat cermin dan memeriksa tubuh secara berlebihan mungkin merasa rendah diri, depresi, kecemasan, dan gangguan makan.

Di sisi lain, beberapa orang yang sering memeriksa penampilan mereka lebih berorientasi pada detail dan peduli dengan membuat segala sesuatunya tampak menarik atau serasi secara visual.

12. Jenis minuman

Para peneliti dalam Personality & Individual Differences pada 2021 menemukan bahwa orang-orang yang minum minuman manis cenderung kurang memikirkan konsekuensi di masa depan dan membuat pilihan untuk hidup saat ini.

Di sisi lain, orang yang lebih memperhatikan kesehatan mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk memprediksi konsekuensi di masa depan dan cenderung kurang minum minuman manis yang tinggi gula.

Nah, itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat mengungkap kepribadian seseorang. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kenali 7 Tanda Seseorang yang Terlahir Egois

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Alasan Utama Mengapa Saudara Sering Tidak Akur Menurut Terapis Keluarga

Mom's Life Nadhifa Fitrina

10 Pekerjaan yang Pernah Ada tapi Kini Menghilang dari Dunia Kerja

Mom's Life Amira Salsabila

Ungkapan Aurelie Moeremans untuk Ibunda, Ingin Lahirkan Anak Laki-laki yang Hormati Perempuan

Kehamilan Annisa Karnesyia

13 Cerita dari Dongeng Rakyat di Luar Negeri yang Mengajarkan Pelajaran Hidup Penting

Parenting Nadhifa Fitrina

Bisakah Sperma pada Laki-Laki Habis? Ini Faktanya, Bun

Kehamilan Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Alasan Utama Mengapa Saudara Sering Tidak Akur Menurut Terapis Keluarga

7 Film Hollywood Action Seru dan Menegangkan, Bisa Ditonton di BLOCKBUSTER SAHUR MOVIES TRANS TV

13 Cerita dari Dongeng Rakyat di Luar Negeri yang Mengajarkan Pelajaran Hidup Penting

10 Pekerjaan yang Pernah Ada tapi Kini Menghilang dari Dunia Kerja

Ungkapan Aurelie Moeremans untuk Ibunda, Ingin Lahirkan Anak Laki-laki yang Hormati Perempuan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK