HaiBunda

MOM'S LIFE

Rumah Bekas Penimbun Barang Ini Laku Rp30 Miliar, Kondisinya Jadi Sorotan

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Selasa, 21 Apr 2026 15:40 WIB
Rumah bekas penimbunan sampah/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Marcus Lindstrom

Bunda, harga fantastis tak selalu sejalan dengan kondisi barang yang sempurna. Dilansir laman News.com.au, terdapat sebuah rumah penimbun barang yang justru menarik perhatian karena terjual hingga Rp30 miliar.

Di balik nilai jualnya yang tinggi, kondisi rumah ini memicu rasa penasaran banyak orang. Tak sedikit orang yang heran bagaimana rumah penimbun barang bisa dilirik pembeli dengan angka yang begitu fantastis.

Cerita di balik properti hunian ini pun perlahan terungkap dan jadi perbincangan hangat di masyarakat. Fakta-fakta mengejutkan tentang rumah penimbun barang ini membuat banyak orang ingin mengetahui kisah lengkapnya.


Lalu, apa saja yang sebenarnya tersembunyi di balik rumah ini hingga bisa terjual dengan harga yang begitu fantastis? Yuk, simak kisah selengkapnya di bawah ini, Bunda!

Rumah penimbun barang ini terjual dengan harga fantastis

Masih dikutip dari sumber yang sama, terdapat sebuah rumah penimbun barang di Woollahra, Sydney timur, Australia, yang berhasil terjual dengan harga fantastis. Properti hunian ini laku terjual seharga AUD 2,45 juta atau setara Rp30 miliar. 

Harga tersebut bahkan jauh melampaui ekspektasi awal yang dipatok di angka AUD 1,85 juta atau setara Rp22,7 miliar. Lonjakan harga ini membuat rumah penimbun barang tersebut langsung jadi perbincangan. 

Banyak pihak tidak menyangka rumah dengan kondisi seperti itu bisa mencapai harga yang sangat tinggi. Apalagi, rumah penimbun barang ini sebelumnya dianggap kurang layak huni.

Penjualan ini terjadi melalui proses lelang yang cukup menarik perhatian. Nilai akhirnya menunjukkan tingginya minat terhadap rumah penimbun barang tersebut.

Fenomena ini juga mencerminkan kondisi pasar properti yang kompetitif. Bahkan rumah penimbun barang sekalipun bisa memiliki nilai jual luar biasa.

Kondisi rumah penimbun barang yang memprihatinkan jadi sorotan

Kondisi rumah penimbun barang ini awalnya sangat memprihatinkan. Bagian dalam dari hunian ini dipenuhi tumpukan barang yang telah tertimbun bertahun-tahun.

Rumah yang awalnya dibangun sejak tahun 1900 tersebut  telah dihuni oleh seorang penimbun selama sekitar 50 tahun. Hal ini membuat rumah penimbun barang dipenuhi berbagai barang tak terpakai. 

Tumpukan barang yang menggunung membuat kondisi rumah tersebut sangat tidak terawat. Bahkan, rumah penimbun barang ini sempat sulit diakses sebelum dibersihkan.

Situasi ini menjadi sorotan karena menunjukkan dampak dari kebiasaan menimbun barang. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghalangi minat pembeli. Justru, rumah penimbun barang ini semakin menarik perhatian publik, Bunda.

Rumah penimbun barang dibersihkan selama bertahun-tahun sebelum dijual

Rumah penimbun barang ini sebenarnya merupakan harta warisan dari orang yang telah meninggal. Properti hunian ini diwariskan kepada anggota keluarga dari seorang pria yang berasal dari Inggris dan pindah ke Sydney pada tahun 1950-an yang menempati hunian tersebut.

Sebelum dijual, rumah penimbun barang ini harus melalui proses pembersihan yang cukup panjang. Seorang agen penjualan properti Ray White Woollahra, Jack Taylor, membutuhkan waktu hingga dua tahun untuk merapikannya. 

Selama proses tersebut, setidaknya 10 truk penuh barang dibuang dari dalam rumah. Hal ini menunjukkan betapa parahnya kondisi rumah penimbun barang sebelumnya. 

"Itu adalah rumah seorang penimbun barang dan kami harus mengosongkan semuanya, yang membutuhkan 10 kali pengangkutan ke tempat pembuangan sampah," kata Jack Taylor kepada The Sydney Morning Herald.

Pembersihan dilakukan secara bertahap karena volume barang yang sangat besar. Rumah penimbun barang ini benar-benar membutuhkan penanganan ekstra untuk dibersihkan.

Upaya ini menjadi langkah penting sebelum rumah dipasarkan. Tanpa pembersihan, rumah penimbun barang kemungkinan akan sulit menarik pembeli.

Hasilnya, kondisi rumah menjadi jauh lebih layak untuk dilihat. Transformasi rumah penimbun barang ini pun cukup berbeda.

Alasan rumah penimbun barang bernilai tinggi

Rumah penimbun barang ini terletak di Woollahra, Sydney, Australia. Kawasan tersebut dikenal sebagai area properti hunian dengan harga tinggi.

Menurut Realestate.com.au, rata-rata harga rumah di wilayah ini mencapai sekitar AUD 4,25 juta atau sekitar Rp52 miliar. Sedangkan, unit apartemen di kawasan tersebut senilai AUD 1,4 juta atau Rp17 miliar. Hal ini pun ikut mendongkrak harga nilai rumah penimbun barang tersebut. 

Lokasi yang berada di kawasan premium menjadi daya tarik utama bagi para pembeli. Rumah penimbun barang ini dinilai sangat strategis untuk investasi.

Meski bangunannya perlu renovasi kembali, harga tanahnya memiliki nilai yang sangat besar. Inilah yang membuat rumah penimbun barang tetap diminati oleh para pembeli. Kombinasi lokasi dan potensi rumah yang dimiliki membuat harga rumah penimbun barang ini melambung jauh. 

Meskipun kondisinya jauh dari ideal, rumah penimbun barang ini tetap diminati. Banyak pembeli yang melihat potensi di balik properti hunian tersebut.

Faktor lainnya yang membuatnya menarik adalah peluang renovasi. Rumah penimbun barang ini dianggap bisa diubah menjadi hunian bernilai tinggi.

Hal tersebut membuat calon pembeli tidak terlalu mempermasalahkan kondisinya. Mereka justru fokus pada nilai jangka panjang yang dimiliki jika membeli rumah penimbun barang di kawasan elite tersebut.

Proses lelang rumah penimbun barang berlangsung sengit 

Proses penjualan rumah penimbun barang ini dilakukan melalui lelang. Suasana lelang berlangsung cukup kompetitif untuk mendapatkan rumah ini.

Dua pembeli yang terdiri dari sepasang suami istri dan seorang kontraktor lokal terlibat dalam persaingan ketat hingga akhir untuk membeli rumah tersebut. Mereka saling menaikkan penawaran untuk mendapatkan rumah penimbun barang tersebut.

Lelang ini menjadi momen yang menegangkan bagi banyak pihak. Harga rumah penimbun barang tersebut terus meningkat hingga melampaui ekspektasi.

"Jujur saja, kami tidak menyangka akan mendapatkan ini. Dengan cadangan sebesar AUD 1,85 juta (Rp22,7 miliar), kami kira mungkin akan mendapatkan AUD 2 juta (Rp24 miliar). Tapi ini benar-benar mengejutkan kami," kata seorang agen penjualan properti Ray White Woollahra, Jack Taylor.

Akhirnya, rumah penimbun barang tersebut berhasil terjual kepada pasangan suami istri dari kawasan Upper North Shore senilai AUD 2,45 juta atau setara Rp30 miliar. Hasil akhir ini semakin menguatkan nilai dari rumah penimbun barang tersebut.

Bunda, itulah kisah rumah penimbun barang yang sempat jadi perbincangan karena kondisinya, namun tetap berhasil terjual dengan harga fantastis. Kalau Bunda sendiri, apakah Bunda tertarik untuk membeli rumah dengan harga setinggi itu?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kenali 5 Ciri Rumah Berenergi Negatif dan Cara Mengatasinya

TOPIK TERKAIT

TERPOPULER

10 Tanaman Pengusir Semut yang Dapat Ditanam di Rumah, Aromanya Enak!

Mom's Life Arina Yulistara

Deretan Anak Artis Rayakan Hari Kartini, Tampil Kenakan Pakaian Tradisional

Parenting Nadhifa Fitrina

Chelsea Islan Gelar Baby Shower Kehamilan Bertema Pesta Musim Panas

Kehamilan

Momen Artis Rayakan Hari Kartini 2026, Caption Sosmed Curi Perhatian

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kenalkan Konsep Merah Putih, Cara Benar Menyikat Gigi Anak Menurut Dokter

Parenting Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Fakta Menarik Jaafar Jackson, Keponakan yang Perankan Michael Jackson di Biopik 'Michael'

Deretan Anak Artis Rayakan Hari Kartini, Tampil Kenakan Pakaian Tradisional

10 Tanaman Pengusir Semut yang Dapat Ditanam di Rumah, Aromanya Enak!

Kenalkan Konsep Merah Putih, Cara Benar Menyikat Gigi Anak Menurut Dokter

Chelsea Islan Gelar Baby Shower Kehamilan Bertema Pesta Musim Panas

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK