HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Tinggi dari Trik Psikologis yang Digunakan Sehari-hari

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Jumat, 26 Jun 2026 13:40 WIB
Orang dengan IQ tinggi/ Foto: Getty Images/Igor Suka

Orang dengan kecerdasan tinggi sering kali tidak hanya unggul dalam kemampuan berpikir, tetapi juga memiliki cara unik dalam mengelola diri dan menghadapi tantangan hidup. Mereka cenderung mampu mengendalikan emosi, membuat keputusan lebih bijak, serta memiliki ketahanan mental yang membantu mereka tetap fokus pada tujuan jangka panjang.

Menariknya, ada beberapa kebiasaan psikologis sederhana yang sering diterapkan oleh orang pemilik IQ tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan ini bukan sekadar rutinitas biasa, melainkan strategi mental yang membantu mereka terus berkembang dan beradaptasi dalam berbagai situasi.

Lalu, seperti apa ciri-cirinya? Yuk, Bunda simak penjelasannya di bawah ini.


Cara mengenali orang pemilik IQ tinggi dari trik psikologis yang digunakan sehari-hari

Mengutip laman Your Tango, seorang dokter yang menaruh perhatian pada cara kerja otak menjelaskan bahwa orang dengan kecerdasan tinggi umumnya memiliki pola pikir yang membantu mereka membangun ketangguhan mental.

Mereka menerapkan beberapa "trik psikologis" yang membuatnya lebih mampu menghadapi tekanan dan mencapai tujuan.

1. Selalu berusaha melampaui target yang dibuat

Salah satu kebiasaan yang sering ditemukan pada orang pemilik IQ tinggi adalah tidak berhenti tepat, di batas target yang telah ditentukan. Mereka sengaja melakukan sedikit lebih banyak dari yang direncanakan.

Sebagai contoh, seseorang mungkin menetapkan target membaca 20 halaman buku setiap hari, menulis 1.000 kata, atau berlari enam putaran di taman. Namun, pada hari tertentu mereka akan menambah usaha, misalnya membaca 25 halaman, menulis 1.500 kata, atau berlari delapan putaran.

Kebiasaan ini membantu melatih disiplin dan mengurangi kecenderungan menunda pekerjaan. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa kebiasaan menunda-nunda dapat membuat seseorang sulit memulai perilaku atau kebiasaan baru yang sebenarnya bermanfaat bagi perkembangan diri.

Dengan membiasakan diri melampaui target, seseorang belajar untuk tidak selalu mengikuti dorongan otak yang ingin mencari jalan termudah. Kebiasaan tersebut juga dapat meningkatkan rasa percaya diri karena mereka berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu melakukan lebih dari yang diperkirakan.

2. Berani keluar dari zona nyaman 

Orang dengan kecerdasan tinggi biasanya tidak takut mencoba pengalaman yang berbeda dari kebiasaan sehari-hari. Mereka sengaja menempatkan diri dalam situasi yang menantang untuk melatih kemampuan beradaptasi.

Pengalaman yang benar-benar baru dapat menjadi cara efektif untuk memperkuat mental. Tujuannya bukan membuat hidup menjadi sulit, melainkan melatih otak agar lebih siap menghadapi perubahan.

Beberapa contoh yang bisa dilakukan antara lain:

  • Bangun pukul 04.00 pagi selama 10 hari berturut-turut
  • Menjalani detoks digital atau tidak menggunakan gawai selama satu minggu
  • Berpuasa atau mengatur pola makan secara disiplin dalam waktu tertentu
  • Mencoba lari jarak jauh meski sebelumnya bukan pelari.

Kebiasaan semacam ini membuat seseorang terbiasa menghadapi ketidaknyamanan. Saat kehidupan memberikan tantangan yang tidak terduga, mereka pun lebih mudah beradaptasi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Psychiatry Research pada 2017, menemukan bahwa delapan minggu latihan mindfulness atau meditasi dapat membantu menurunkan gejala kecemasan dan meningkatkan pola pikir positif pada individu yang mengalami gangguan kecemasan.

3. Mampu menunda kesenangan sesaat demi tujuan yang lebih besar

Ciri lain yang sering terlihat pada orang pemilik IQ tinggi adalah kemampuan menunda kepuasan atau delayed gratification. Mereka tidak selalu menuruti keinginan yang muncul saat itu juga, terutama jika dapat mengganggu tujuan jangka panjang.

Misalnya ketika mendapat ajakan berkumpul saat masih memiliki pekerjaan penting, menerima notifikasi media sosial saat sedang fokus bekerja, atau tergoda mengonsumsi makanan favorit di tengah program hidup sehat.

Bukan berarti mereka tidak menikmati hal-hal tersebut. Namun, mereka memilih menjadwalkannya pada waktu yang lebih tepat. Dengan cara ini, mereka tetap bisa menikmati kesenangan tanpa mengorbankan prioritas utama.

Sebuah penelitian tahun 2020 menunjukkan bahwa kemampuan menahan godaan demi memperoleh manfaat yang lebih besar di masa depan berkaitan dengan berbagai hasil positif, termasuk prestasi akademik yang lebih baik dan kemampuan sosial yang lebih kuat.

Salah satu pola pikir yang sering digunakan adalah:

"Saya bisa melakukannya, tetapi bukan hari ini. Saya akan melakukannya pada waktu yang sudah saya tentukan."

Strategi sederhana tersebut membantu seseorang tetap fokus sekaligus menghindari keputusan impulsif.

Mengapa kebiasaan ini penting?

Ketiga trik psikologis tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu memperkuat ketahanan mental. Orang pemilik IQ tinggi memahami bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga kemampuan mengendalikan diri, beradaptasi dengan perubahan, dan tetap konsisten mengejar tujuan.

Secara sederhana, kebiasaan yang sering mereka lakukan seperti:

  • Melampaui target harian untuk melatih disiplin
  • Keluar dari zona nyaman melalui pengalaman baru yang menantang
  • Menunda kesenangan sesaat demi hasil yang lebih besar di masa depan.

Semakin sering seseorang melatih ketiga kemampuan tersebut, semakin kuat pula mentalnya dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Terkenal Pintar dan Berbakat, Ini 7 Artis Korea dengan IQ Tinggi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Berawal Cinlok, Dea Annisa Kini Unggah Foto Background Biru dengan Achmad Zacky

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Tinggi dari Trik Psikologis yang Digunakan Sehari-hari

Mom's Life Azhar Hanifah

Viral Pedagang Kue Putu Gunakan Pipa PVC untuk Mengukus, Pakar Kupas Risikonya

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi, Sebut Bukan Keputusan Mudah tapi Tepat untuknya

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Bukan "Selamat Ya!", Ternyata Ini Ucapan yang Diharapkan Banyak Ibu saat Tahu Dirinya Hamil

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Berawal Cinlok, Dea Annisa Kini Unggah Foto Background Biru dengan Achmad Zacky

7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna

Viral Pedagang Kue Putu Gunakan Pipa PVC untuk Mengukus, Pakar Kupas Risikonya

Frisian Flag Hadirkan Pengalaman Edukatif Dukung Tumbuh Kembang Optimal Anak di Surabaya

Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Tinggi dari Trik Psikologis yang Digunakan Sehari-hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK