MOM'S LIFE
Sosok Wang Hong, Peraih Penghargaan Matematika Tertinggi yang Punya Gaya Tak Biasa
Azhar Hanifah | HaiBunda
Selasa, 15 Sep 2026 16:25 WIBWang Hong menjadi sorotan setelah meraih Fields Medal, penghargaan bergengsi yang kerap disebut sebagai penghargaan tertinggi dalam bidang matematika. Tidak hanya karena pencapaiannya di dunia akademik, matematikawan asal China ini juga menarik perhatian karena gaya berpakaiannya yang dianggap berbeda dari gambaran ilmuwan pada umumnya.
Perjalanan Wang Hong menuju penghargaan tersebut juga tidak selalu berjalan mulus. Ia pernah meninggalkan matematika dan mencoba belajar arsitektur di Paris karena sempat merasa tidak cukup mampu untuk melakukan penelitian.
Lantas, seperti apa sosok dan perjalanan Wang Hong hingga berhasil meraih penghargaan bergengsi ini? Yuk, simak selengkapnya berikut ini, Bunda.
Wang Hong jadi perempuan ketiga yang raih fields medal
Mengutip dari laman Vn Express, Wang Hong menjadi perempuan ketiga dalam sejarah yang berhasil meraih Fields Medal sejak penghargaan tersebut pertama kali diberikan pada 1936. Sebelumnya, penghargaan ini diraih Maryam Mirzakhani pada 2014 dan Maryna Viazovska pada 2022.
Wang lahir pada 1991 di Pingle County, dekat Guilin, Guangxi, China. Kedua orang tuanya merupakan guru di sekolah menengah setempat. Sejak kecil, Wang menunjukkan kemampuan akademik yang baik. Ia gemar membaca, bermain tenis meja dan bulu tangkis, serta bahkan mempelajari latihan dari buku pelajaran sebelum tahun ajaran dimulai.
Ia sempat melewati dua tingkat kelas dan masuk ke School of Earth and Space Sciences ketika berusia 16 tahun. Setelah seorang profesor geofisika menjelaskan betapa pentingnya matematika dalam bidang tersebut, Wang akhirnya berpindah ke School of Mathematical Sciences.
Setelah lulus pada 2011, Wang melanjutkan pendidikan ke Prancis melalui program pascasarjana di École Polytechnique. Namun, saat itu ia merasa tidak yakin dapat menghasilkan penelitian orisinal.
Ia pun sempat meninggalkan matematika selama satu semester untuk belajar arsitektur dan menjalani magang di sebuah firma arsitektur di Paris. Pengalaman tersebut justru membuat Wang menyadari bahwa ia tidak perlu terus mempertanyakan apakah dirinya cukup hebat untuk melakukan penelitian. Ia kemudian kembali ke matematika dan melanjutkan perjalanan akademiknya.
Wang menyelesaikan pendidikan master di Université Paris-Sud pada 2014, kemudian menempuh program doktoral di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan Larry Guth sebagai pembimbing.
Ia meraih gelar doktor pada 2019, sebelum menjalani penelitian pascadoktoral di Institute for Advanced Study.
Kariernya berlanjut sebagai dosen di UCLA pada 2021, kemudian bergabung dengan New York University (NYU) pada 2023. Wang juga menjadi profesor tetap di Institut des Hautes Études Scientifiques (IHES) di Prancis sejak September 2025.
Penghargaan Fields Medal diberikan kepada matematikawan berusia di bawah 40 tahun setiap empat tahun. Wang mendapat penghargaan tersebut atas kontribusinya dalam analisis harmonik dan teori ukuran geometris, termasuk keberhasilannya bersama Joshua Zahl dalam menyelesaikan persoalan Kakeya tiga dimensi.
Persoalan tersebut telah menjadi tantangan dalam matematika selama puluhan tahun. Bukti yang mereka kerjakan menunjukkan bahwa himpunan Kakeya di ruang tiga dimensi dapat memiliki volume nol, tetapi tetap memiliki dimensi tepat tiga.
Hasil penelitian Wang juga dinilai berpotensi memberikan dampak pada berbagai bidang, seperti analisis harmonik, teori bilangan, ilmu komputer, kriptografi, pengolahan data, komunikasi nirkabel, hingga teknologi pencitraan.
Gaya Wang Hong yang jadi sorotan di media sosial
Selain prestasinya dalam matematika, Wang Hong juga menjadi perhatian karena gaya berpakaiannya. Melansir dari laman Women's Wear Daily (WWD), Wang yang berusia 35 tahun mendadak populer di media sosial China setelah memenangkan Fields Medal.
Penampilannya ketika menghadiri acara penghargaan langsung menarik perhatian pengguna Xiaohongshu, platform media sosial dan perdagangan populer di China. Saat itu, Wang mengenakan setelan celana hitam, kacamata Lindberg, kaus putih, serta kalung Clash de Cartier.
Gaya Wang yang terlihat sederhana tetapi tetap elegan kemudian dianggap sebagai bentuk academic chic. Penampilannya bahkan berbeda dari gambaran ilmuwan jenius yang selama ini sering muncul dalam budaya populer, yaitu sosok yang sangat fokus pada ilmu pengetahuan dan dianggap tidak terlalu memperhatikan fashion.
Dalam sebuah dokumenter singkat dari Simons Foundation, gaya berpakaian Wang juga terlihat menggunakan sejumlah merek, seperti jaket Canada Goose, tas The Row, sweater Johnston of Elgin, sepatu On Running, dan Oura Ring.
Penampilannya kemudian membuat sejumlah pengguna media sosial mencoba meniru gaya berpakaian Wang. Istilah seperti academic chic, genius girl fashion, high-intelligence dressing, new old money style, dan long-termism turut bermunculan untuk menggambarkan tren yang terinspirasi darinya.
Bahkan, kalung dan cincin Clash de Cartier yang dikenakan Wang sempat dilaporkan habis terjual di sejumlah toko lokal.
Itulah kisah dibalik sosok Wang Hong, matematikawan yang berhasil meraih Fields Medal sekaligus mencuri perhatian lewat gaya berpakaiannya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
George M. Tanjaya, Juara Matematika Ajang Internasional yang Sudah Bisa Membaca Sejak Usia 2 Tahun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
Sosok Wang Hong, Peraih Penghargaan Matematika Tertinggi yang Punya Gaya Tak Biasa
Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Ditetapkan, Cek Daftar Tanggal Merah hingga Long Weekend
Keseruan Geng Mona Ratuliu hingga Meisya Siregar Girls Trip ke Bandung
Sosok Christina Pusporini Messakh, Istri Menkeu Baru Suahasil Nazara yang Gantikan Purbaya
Ragam Tarian Tradisional dari Tiap Provinsi di Indonesia untuk Dipelajari Anak Sekolah
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
3 Resep Rendang Jengkol Empuk dan Tidak Bau, Bumbunya Meresap Sempurna
Sosok Wang Hong, Peraih Penghargaan Matematika Tertinggi yang Punya Gaya Tak Biasa
Ragam Tarian Tradisional dari Tiap Provinsi di Indonesia untuk Dipelajari Anak Sekolah
Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Ditetapkan, Cek Daftar Tanggal Merah hingga Long Weekend
Keseruan Geng Mona Ratuliu hingga Meisya Siregar Girls Trip ke Bandung
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Daki Susah Hilang Meski Rutin Mandi? Coba Cara Ini Pakai Sarung Tangan Eksfoliasi
-
Beautynesia
5 Tanda Social Battery Habis yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari
-
Female Daily
The New Meaning of Comfort, Memahami Kebutuhan Hijab Perempuan Modern Bersama UNIQLO!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Guy Ritchie's The Covenant, Persahabatan di Tengah Perang Afghanistan
-
Mommies Daily
Kontrasepsi Setelah Melahirkan: Kapan Bisa Dimulai dan Mana yang Aman untuk Ibu Menyusui?