HaiBunda

PARENTING

Bayi di Bawah Satu Tahun Nggak Mau Sayur? Jangan Panik, Bun

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Sabtu, 10 Feb 2018 15:57 WIB
Bayi di Bawah Satu Tahun Nggak Mau Sayur? Jangan Panik, Bun/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang teman bilang anaknya yang berumur sembilan bulan sepertinya nggak suka makan sayur. Dia pun bertanya-tanya gimana caranya agar si kecil mau makan sayur.

Kalau menurut dr Meta Hanindita, SpA, saat anak yang umurnya di bawa satu tahu nggak mau makan sayur sebaiknya nggak usah panik berlebihan. Sebab di usia itu memang bukan keharusan makan sayur dalam jumlah banyak, karena anak-anak masih dalam tahap pengenalan rasa.

"Sayur hanya dikenalkan saja untuk yang di bawah usia satu tahun. Nggak usah dipaksa, hanya untuk perkenalan," ujar dr Meta dalam talkshow 'Tanya Dokter Anak: Merawat Bayi, Batita, dan Balita' dan peluncuran buku 'Mommyclopedia: Merawat Batita' di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (10/2/2018).


Nah, kalau sudah kenal, nanti setelah usianya satu tahun, anak sudah lebih akrab dengan sayuran, baru tuh anak bisa makan menu keluarga. Dalam menu keluarga ini tentu nutrisinya harus seimbang, di mana setiap kali makan, anak harus mendapat makro dan mikro nutrien.

Kita harus ingat nih, Bun, untuk anak-anak, karbohidrat itu penting. Jumlahnya diusahakan 50-60 persen ya saat sekali makan, baru lainnya protein, lemak, vitamin, dan lainnya.



dr Meta juga mengingatkan nih agar asupan garam untuk anak nggak lebih dari dua gram. Reomendasi Badan Kesehatan Dunia, untuk asupan anak di bawah satu tahun nggak perlu tambahan gula dan garam. Tapi ada penelitian bahwa bayi usia empat bulan sudah punya preferensi rasa. Karena itu penambahan sedikit gula dan garam pada makanannya bisa menambah khazanah rasa.

"Makanan tertentu ada yang sudah ada rasanya, nggak harus ditambahkan gula garam. Tapi ada juga yang ngga ada rasanya, sehingga anak nggak mau makan karena anyep. Bolehkah ditambah garam? Gula garam boleh asal dalam jumlah terbatas," tutur dr Meta.

Yang perlu kita ingat juga Bun, asupan garam yang berlebihan pada anak bisa meningkatkan risiko hipertensi di kemudian hari. Jadi jangan kebanyakan ngasih yang asin-asin ke anak ya, Bun.

(Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian

Parenting Amira Salsabila

Alyssa Daguise Berhasil Kumpulkan Banyak Kolostrum ASI untuk Baby Soleil, Ini Manfaatnya untuk Anak

Menyusui Annisa Karnesyia

100 Ucapan Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus 2026 Penuh Makna

Mom's Life Azhar Hanifah

Gigi Anak yang Berlubang Parah Tidak Dapat Disembuhkan? Ini Jawaban Dokter

Parenting Indah Ramadhani

Jarang Tersorot, Ini Potret Aishakyra Zara Anak Teuky Zacky yang Warisi Wajah Bule Ibunda

Parenting Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian

Gigi Anak yang Berlubang Parah Tidak Dapat Disembuhkan? Ini Jawaban Dokter

Alyssa Daguise Berhasil Kumpulkan Banyak Kolostrum ASI untuk Baby Soleil, Ini Manfaatnya untuk Anak

Flamingo Era, Fase Perubahan 'Warna' Perempuan Pasca Melahirkan sampai Anak Beranjak Dewasa

14 Drama Korea Lim Ji Yeon Terbaik Rating Tertinggi, Wajib Ditonton

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK