HaiBunda

PARENTING

Jangan Paksa Anak Masuk SD Kalau Belum Matang Emosionalnya

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Selasa, 08 May 2018 13:01 WIB
Jangan Paksa Anak Masuk SD Kalau Belum Matang Emosionalnya (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Suatu kali saya bertemu dengan teman yang anaknya pintar. Di usia lima tahun, anaknya sudah lancar membaca dan menulis lho,Bun. Ibunya pun berhasrat memasukkan si kecil ke sekolah dasar.

Tapi kalau saya lihat ya, si gadis kecil ini meskipun pintar membaca dan berhitung, masih belum cukup mandiri untuk melakukan tugas-tugas sesuai kebutuhannya. Misalnya saja dia masih sering disuapi saat makan. Bahkan untuk pakai baju sendiri juga masih teriak-teriak minta bantuan.

Soal ini, psikolog anak dari Rumah Dandelion, Nadya Pramesrani bilang kesiapan anak masuk sekolah bukan sekadar bisa baca tulis saja. Kematangan sosial dan emosional juga harus dimiliki si kecil nih, Bun.




"Biasanya nanti dampaknya baru terlihat di kelas 2 SD, karena tuntutan akademis akan lebih tinggi ketimbang kelas 1," ujar Nadya saat ditemui di sela-sela konferensi pers 'Kodomo Challenge Touch & Try: Spesial Ulang Tahun Shimajiro' beberapa waktu lalu.

Nah, kematangan emosional dan sosial ini, sambung Nadya, kurang lebih terkait fungsi bantu dirinya terkait kemandirian. Jadi terkait gimana si kecil ketika berpisah dari orang tuanya selama beberapa waktu untuk sekolah, gimana mengikuti instruksi, juga gimana melakukan fungsi atau tugas sehari-hari.

"Ketika anak bisa melakukan kegiatan bantu diri, maka akan siap menghadapi tantangan lain. Anak dengan kecerdasan lebih akan berpengaruh ke sosial mereka, terkait membaca situasi, menempatkan dirinya, dan sebagainya," papar Nadya.

Lalu gimana kalau anak sudah telanjur masuk sekolah tapi emosionalnya belum matang? Apalah lantas harus tinggal kelas? Kalau Nadya bilang nggak serta-merta tinggal kelas juga sih, Bun. Tapi butuh intervensi, misalnya distimulasi di sisi mana yang belum matang.



Kita bisa lihat lho, Bun, anak yang belum matang emosinya bisa saja tidak percaya diri. Nah, kalau terus-menerus tidak percaya diri tentu bisa mengganggu proses belajarnya.

Untuk masuk SD saat ini disarankan anak yang sudah berusia 7 tahun. Ini bukan tanpa alasan, Bun. Karena di usia 7 tahun umumnya anak sudah matang fisiknya, emosinya, kognitifnya, dan juga bahasanya. Meski memang ya, nggak menutup kemungkinan anak yang berusia sebelum 7 tahun juga ada yang sudah matang dan siap masuk SD. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK