HaiBunda

PARENTING

Kapan Anak Laki-laki Berhenti Bertambah Tinggi?

ANNISA ZAHRA AULIANY   |   HaiBunda

Selasa, 04 Jun 2024 12:40 WIB
Tinggi anak laki-laki dan kapan waktunya berhenti tumbuh/ Foto: Getty Images/iStockphoto/DragonImages

Ayah dan Bunda mungkin sering bertanya-tanya, kapan anak laki-laki akan berhenti bertambah tinggi. Pertambahan tinggi anak laki-laki bisa dipicu beberapa faktor, termasuk usia. Tidak bisa dipastikan kapan anak laki-laki akan berhenti bertambah tinggi. Hal ini karena pertumbuhan tiap anak berbeda-beda.

Pertumbuhan umumnya sangat terlihat selama masa pubertas yang dapat berlangsung dua hingga lima tahun. Terdapat pula tinggi badan anak laki-laki yang ideal sesuai dengan usianya. Berikut ini beberapa informasi seputar tinggi badan anak laki-laki, dan kapan anak laki-laki berhenti bertambah tinggi yang perlu diketahui.

Tinggi badan anak laki-laki yang ideal menurut usia

Menurut data yang disediakan oleh Centers for Disease and Control Prevention (CDC), terdapat pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki ideal sesuai dengan usianya mulai dari rentang 8 hingga 18 tahun. Anak laki-laki akan mengalami pertambahan tinggi badan saat pubertas, biasanya umur 13-15 tahun. Berikut tinggi badan ideal anak laki-laki yang perlu Bunda dan Ayah ketahui:


  • 8 tahun: 128 cm
  • 9 tahun: 133,5 cm
  • 10 tahun: 138,5 cm
  • 11 tahun: 143,5 cm
  • 12 tahun: 149 cm
  • 13 tahun: 156 cm
  • 14 tahun: 164 cm
  • 15 tahun: 170 cm
  • 16 tahun: 173,5 cm
  • 17 tahun: 175,5 cm
  • 18 tahun: 176 cm

Kapan anak laki-laki berhenti bertambah tinggi?

Dilansir Healthline, sebuah grafik pertumbuhan menunjukkan bahwa anak laki-laki berhenti bertumbuh saat usianya menginjak 18 tahun. Namun, banyak juga anak laki-laki yang masih bertambah tinggi hingga usia 20-an.

Pertumbuhan pada fisik anak laki-laki sangat dipengaruhi pubertas yang terjadi selama 2 hingga 5 tahun. Pubertas terhenti pada anak laki-laki dalam rentang usia yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tidak ada waktu pasti kapan anak laki-laki akan berhenti bertambah tinggi.

Masa pubertas pengaruhi tinggi badan anak

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pubertas adalah salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan fisik anak laki-laki. Tanda-tanda pubertas biasanya muncul saat anak laki-laki menginjak umur 12 hingga 16 tahun.

Selama mengalami pubertas, akan terjadi beberapa perubahan pada fisik anak laki-laki, termasuk tinggi badan. Selain itu, tanda-tanda pubertas pada anak laki-laki meliputi suara yang memberat, bertambahnya rambut di area wajah, ketiak, dan kemaluan, pembesaran testis dan skrotum, berjerawat, bau badan, hingga berkembangnya otot tubuh.

Tanda anak laki-laki berhenti bertambah tinggi

Berhentinya pertumbuhan tinggi anak laki-laki dapat diketahui dari masa pubertas yang dilalui. Hal ini karena pubertas merupakan waktu saat tubuh anak laki-laki akan mengalami pertumbuhan yang signifikan.  Pubertas anak laki-laki dapat berlangsung selama dua sampai lima tahun, dan terjadi pada awal hingga akhir usia belasan.

Walaupun begitu, semakin lama mengalami pubertas bukan berarti semakin banyak waktu bagi anak laki-laki bertambah tinggi. Terlepas dari pengaruh pubertas, tinggi badan anak laki-laki juga dipengaruhi faktor genetik. Anak laki-laki yang orang tua kandungnya bertubuh tinggi kemungkinan akan memiliki tubuh yang tinggi pula dan sebaliknya.

Beda pertumbuhan tinggi badan anak laki-Laki dan perempuan

Pertumbuhan pada anak laki-laki dan perempuan memiliki rentang waktu yang berbeda. Anak perempuan umumnya mulai mengalami pubertas di usia delapan tahun dan bertambah tinggi dua tahun setelah menstruasi pertama.

Sementara anak laki-laki mengalami pertambahan tinggi badan yang cepat pada usia 13 hingga 15 tahun. Oleh karena itu, banyak anak perempuan yang badannya lebih tinggi dari anak laki-laki di awal masa pubertas. Meskipun begitu, anak laki-laki akan terus bertambah tinggi dan menyusul tinggi badan anak perempuan saat masa pubertasnya berlangsung.

Demikian informasi mengenai kapan anak laki-laki berhenti bertambah tinggi serta berapa tinggi badan idealnya menurut usia. Semoga bermanfaat. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Anak Artis yang Tinggi Menjulang, Ada Putra Diah Permatasari hingga Maudy Koesnaedi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Joanna Alexandra Liburan Bareng suami, Sempatkan Waktu Sambil Ikut Kerja

Mom's Life Amira Salsabila

Sempat Turun 9 Kg setelah Melahirkan, Nita Vior Rela BB Naik lagi Demi Menyusui Si Kecil

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

Bayi Baru Lahir Perlu Vitamin D? Ini Dosis yang Perlu Diketahui Bunda

Parenting Asri Ediyati

Fakta Menarik, Ternyata Bayi IVF Punya 'Jejak Genetik' yang Unik di DNA-nya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Datang 15 Menit Lebih Awal saat Janjian

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Joanna Alexandra Liburan Bareng suami, Sempatkan Waktu Sambil Ikut Kerja

Bayi Baru Lahir Perlu Vitamin D? Ini Dosis yang Perlu Diketahui Bunda

Sempat Turun 9 Kg setelah Melahirkan, Nita Vior Rela BB Naik lagi Demi Menyusui Si Kecil

Manga One Piece Hiatus Lagi, Ini Jadwal Kembalinya

Fakta Menarik, Ternyata Bayi IVF Punya 'Jejak Genetik' yang Unik di DNA-nya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK