PARENTING
9 Mainan Latih Motorik Kasar & Halus untuk Anak, Penting Buat Tumbuh Kembangnya
Kinan | HaiBunda
Rabu, 13 May 2026 13:10 WIBMainan latih motorik anak memiliki peran penting untuk bantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya, baik dari segi fisik maupun koordinasi. Dengan stimulasi tepat, kemampuan motorik halus dan kasar anak bisa berkembang dengan baik.
Keterampilan motorik sendiri merupakan kemampuan fisik yang memungkinkan anak menggerakkan dan mengoordinasikan tubuhnya. Terdapat dua jenis motorik yaitu motorik kasar dan halus.
Keduanya sama-sama dapat distimulasi dengan mainan edukasi yang tepat.
Apa itu motorik halus?
Keterampilan motorik halus menggunakan otot-otot kecil di tangan atau pergelangan tangan. Aktivitas keterampilan motorik halus melibatkan ketangkasan manual, serta koordinasi gerakan tangan dan jari dengan mata.
Hal yang termasuk dalam keterampilan motorik halus misalnya menggenggam benda, menggunakan kedua tangan untuk suatu tugas, dan hanya menggunakan ibu jari dan satu jari untuk mengambil sesuatu, bukan seluruh tangan.
Apa itu motorik kasar?
Sementara itu, keterampilan motorik kasar menggunakan otot-otot besar di tubuh untuk menjaga keseimbangan, koordinasi, waktu reaksi, dan kekuatan fisik.
Gerakan motorik kasar melibatkan kelompok otot besar dan umumnya lebih energik dibandingkan gerakan motorik halus.
Misalnya seperti berjalan, menendang, melompat, dan menaiki tangga. Melempar dan menangkap bola juga termasuk kegiatan motorik kasar.
Mainan latih motorik anak, apa saja?
Meski terlihat biasa saja, keterampilan motorik memungkinkan anak melakukan gerakan untuk aktivitas sehari-hari. Mulai dari bermain, makan, berjalan, hingga belajar.
Berikut beberapa contoh aktivitas dan mainan latih motorik anak yang bisa diberikan, Bunda:
1. Bermain bola
Saat bermain bola, anak juga akan melakukan banyak gerakan motorik lainnya seperti berlari, menendang, melempar, dan menangkap.
Nah, berbagai gerakan ini juga turut melatih pergerakan anak dan meningkatkan koordinasi tangan serta matanya.
2. Ayunan atau baby rocker
Mainan yang digoyangkan atau diayun, termasuk seperti baby rocker atau baby swing, dapat melatih keseimbangan anak. Manfaatnya bisa membantu melatih kemampuan menjaga posisi tubuhnya.
3. Mainan playground
Bermain di arena playground tak sekadar berlari dan memanjat saja lho, Bunda. Kegiatan ini justru sangat bermanfaat untuk melatih motorik anak.
Jenis permainan di playground biasanya terdiri dari perosotan, ayunan, serta aktivitas memanjat. Saat anak melompat dari ketinggian rendah, berupaya menjaga keseimbangan tubuh dan memanjat, otot-otot tubuhnya juga terlatih.
"Izinkan anak memanjat dengan bantuan seminimal mungkin, sambil tetap mengawasi atau siap siaga membantu bila diperlukan, sehingga mereka bisa berhasil melakukannya. Hal ini tidak hanya melatih keterampilan motorik kasar, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri anak," ujar praktisi terapi okupasi, Crystal Barchacky, dikutip dari Parents.
4. Trampolin
Permainan seperti trampolin bisa membantu anak mengeluarkan energinya, sambil melatih koordinasi, memperkuat otot kaki dan tubuh.
Namun yang paling penting, jangan lepas pengawasan saat anak main trampolin ya, Bunda. Terutama jika mereka bermain trampolin di taman, playground atau tempat umum lainnya.
5. Balance bike
Untuk anak usia balita, sepeda bisa menjadi salah satu mainan yang melatih perkembangan motoriknya. Selain itu, bersepeda juga bisa mengembangkan kemandirian, keseimbangan dan koordinasi tubuh anak.
Sepeda khusus seperti balance bike juga bisa menjadi pilihan. Hal ini karena membantu anak lebih mudah mengendalikan otot kaki dan tubuh bagian tengahnya.
6. Play dough
Dikutip dari Healthline, baik dibuat sendiri di rumah maupun beli jadi, play dough dapat melatih imajinasi dan keterampilan motorik halusnya.
Saat bermain play dough, anak menggunakan otot-otot telapak tangan dan jarinya. Mereka akan meremas, menggulung, serta mencubit adonan mainan.
Kegiatan ini pun bisa memberi manfaat positif untuk melatih anak belajar menggenggam alat tulis nantinya.
7. Meronce
Mainan yang disusun secara sederhana seperti meronce bisa menjadi salah satu jenis mainan latih motorik anak, khususnya motorik halus.
Bunda bisa memilihkan mainan meronce dengan balok ukuran besar, terutama untuk anak berusia 1 tahun.
Nantinya seiring bertambah usia dan sesuai kemampuan anak, Bunda bisa memilihkan mainan meronce yang ukurannya lebih kecil. Untuk mencegah mainan ronce tertelan, pastikan Bunda selalu mengawasi saat anak bermain, ya.
8. Mainan balok
Permainan susun lainnya seperti mainan balok memiliki manfaat untuk perkembangan motorik anak, terutama koordinasi mata-tangan dan otot jari.
Manfaat lainnya yakni untuk membantu anak memahami konsep ruang, bentuk, ukuran, dan warna.
9. Krayon dan cat air
Jenis mainan untuk latih motorik anak lainnya yakni perlengkapan seni seperti krayon, cat air, spidol dan pensil warna.
Meskipun pada awalnya mungkin belum ada bentuk yang rapi, tapi proses mencoret-coret ini juga dapat menstimulasi motorik halus Si Kecil.
Itulah penjelasan tentang berbagai jenis mainan latih motorik anak, baik motorik kasar maupun halus. Pastikan mainan yang dipilih sesuai usia dan aman digunakan agar anak dapat bermain sekaligus belajar dengan maksimal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenapa Nama Anak Sekarang Makin Sulit?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Cara Melatih Motorik Halus Anak Usia 3 Tahun, Tingkatkan Fokus & Kendalikan Emosi
Keterampilan Motorik Kasar & Halus Anak Usia 1 Tahun, Ketahui Cara Stimulasinya
Viral Istilah Clumsy Girl di TikTok, Benarkah Dampak dari Perkembangan Motorik Anak Buruk saat Kecil?
7 Ide Stimulasi Anak 2 Tahun untuk Latih Perkembangan Motorik Kasar dan Halus
TERPOPULER
5 Potret Alyssa Daguise Ajak Baby Soleil Pertama Kali Berenang di Usia 3 Bulan
Deretan Bunda Seleb Bareng Anaknya yang Jadi Dokter
Keluarga dengan 1 Penghasilan Makin Sulit Bertahan, Ini Alasannya Menurut Pakar
5 Warna Ini Sering Dipakai Orang Pemikir Tingkat Tinggi Menurut Psikologi
Cara Membuat Cheesecake Lembut dan Creamy, Resep Mudah untuk Pemula
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Alyssa Daguise Ajak Baby Soleil Pertama Kali Berenang di Usia 3 Bulan
Keluarga dengan 1 Penghasilan Makin Sulit Bertahan, Ini Alasannya Menurut Pakar
Deretan Bunda Seleb Bareng Anaknya yang Jadi Dokter
Cara Membuat Cheesecake Lembut dan Creamy, Resep Mudah untuk Pemula
Refleks Moro pada Bayi: Kenali Penyebab, Tanda & Cara Mengatasinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Tips Bawa Hair Dryer Saat Traveling Biar Rambut Tetap Rapi di Mana Saja
-
Beautynesia
3 Kebiasaan ala Orang Korea untuk Terbebas dari Perut Buncit, Mudah Ditiru!
-
Female Daily
Cari Lip Product Halal? Ini 5 Rekomendasi Produk dari Wardah yang Wajib Ada di Pouch Makeup!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Hasil Hubungan Gelap, Nasib Hak Waris Anak Kim Min Hee Tuai Perdebatan
-
Mommies Daily
Dari Agent Kim Reactivated, Ini 10 Pelajaran Parenting yang Bisa Dipetik Orang Tua