PARENTING
5 Fakta Siswi Berprestasi di Karo yang Diduga Hilang Ingatan usai Keracunan MBG
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 10 Sep 2026 14:25 WIBKasus siswa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, Bunda. Ratusan siswa dilaporkan keracunan diduga usai mengonsumsi MBG di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Seorang siswa berprestasi, Febiona Purba, menjadi salah satu dari sekian banyak murid SMA yang keracunan MBG di Kabupaten Karo. Febiona bahkan dididuga mengalami hilang ingatan usai keracunan.
Lantas, seperti apa fakta dari kasus dugaan keracunan MBG yang dialami Febiona? Simak penjelasannya berikut ini ya.
Fakta siswi di Karo keracunan MBG
Berikut beberapa fakta terkait kasus siswi di Karo diduga hilang ingatan usai keracunan MBG:
1. Diduga hilang ingatan
Setelah menjalani perawatan karena keracunan MBG, Febiona mengalami masalah ingatan. Orang tuanya, Elvinus Lusiana Sitanggang mengatakan bahwa masalah ingatan yang dialami sang putri terjadi setelah dirawat tiga hari di rumah sakit. Sebelumnya, Febiona sempat mengalami kejang-kejang.
"Pas awal dirawat itu belum (ada gangguan ingatan). Selama pulang dari Rumah Sakit Umum masih biasa, normal. Tapi setelah sampai di rumah, dia kejang, kami bawa ke RS Haji, di situlah dia mulai omongannya sudah kayak anak-anak," ujar Elvinus, Senin (7/9/2026), dilansir detikcom.
Menurut Elvinus, putrinya juga sempat tidak mengenali orang-orang terdekatnya, termasuk anggota keluarga dan teman sekelas. Saat itu, Elvinus tidak mendapatkan penjelasan terkait kondisi yang dialami sang putri.
"Cuma di Rumah Sakit Haji hari itu gini katanya kan pindah ruangan, dibilangnya otaknya itu memang ada (terkena) gara-gara racun itu, katanya. Jadi sebenarnya ini dari ruang PICU juga sudah ada, kenapa enggak dilaporkan sama kami. Jadi, ya kami mana tahu," ungkap Elvinus.
2. Merupakan murid berprestasi
Febiona diketahui merupakan murid berprestasi di sekolahnya, Bunda. Ia kerap mendapatkan peringkat pertama di kelas dan menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS.
Sejak menjalani perawatan, Febiona pernah mengungkap keinginannya untuk segera masuk sekolah. Namun, kondisi yang belum memungkinkan membuatnya harus menunda hal tersebut.
"Selama ini belajar dia juara satu. Mulai dari kelas satu dia semester awal, dia juara satu. Terus dia wakil ketua OSIS di sekolahnya. Makanya dia selalu bilang, 'Aku mau sekolah, aku mau sekolah', katanya. Ya tapi kayak mana kita ngasih dia mau sekolah?" ujar Elvinus.
3. Hasil pemeriksaan Febiona
Dari hasil penyelidikan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sumatra Utara (Labkesda Sumut) menemukan tiga bakteri dalam MBG yang menyebabkan ratusan siswa di Kabupaten Karo keracunan. Kepala UPT Labkesda Sumut, Pulo, mengatakan uji sampel MBG dilakukan atas permintaan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo.
"Bakteri yang kami temukan itu, ya, ada beberapa jenis yaitu Staphylococcus aureus, kemudian juga Bacillus cereus, dan juga Escherichia coli," kata Pulo, Rabu (9/9/26).
"Racun ini yang akhirnya juga berpotensi mengakibatkan orang mual, kemudian muntah, lemas dan lain sebagainya dengan berbagai gejala," tambahnya.
Namun, terkait adanya kasus siswi yang mengalami gangguan ingatan, Pulo mengaku pihaknya tidak dapat menjelaskan hal tersebut. Menurutnya, penjelasan tersebut hanya bisa dilakukan oleh ahli di bidang terkait.
Pada kasus Febiona sendiri, pihak terkait telah mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan. Menurut hasil pemeriksaan Electroencephalography atau EEG yang diungkap Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo, aktivitas listrik saraf otak Febiona dalam batal normal.
"Hasil pemeriksaan yang disampaikan tim yang menangani di rumah sakit bahwa untuk pemeriksaan Electroencephalography atau EEG dan dilakukan pemeriksaan sebanyak 2 kali di rumah sakit yang berbeda diperoleh hasil bahwa secara konsisten aktivitas listrik saraf otak pasien dalam batas normal," kata Sekretaris Dinkes Karo Mardin Purba.
"Kemudian karena masih ada keluhan pada anak kita ini, maka tim memutuskan untuk terus melanjutkan atau belum menghentikan proses penanganan medis dan akan terus mendalaminya secara cermat," sambungnya.
4. Kemenkes buka suara
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara soal kasus yang dialami Febiona. Kemenkes belum dapat memastikan adanya keterkaitan antara gangguan ingatan yang dialami seorang siswi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dengan program MBG.
Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman, kondisi Febiona saat ini sedang ditangani oleh spesialis. "Saat ini sedang ditangani di RS Adam Malik Medan oleh dokter spesialis gastro anak dan dokter psikiatri," kata Aji, Rabu (9/9/26).
Sebelumnya, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, juga memberikan penjelasan soal kondisi Febiona. Pihaknya bertemu dengan Febiona saat berada di RSUP Adam Malik Medan pada 8 September 2026. Saat itu, Febiona masih dapat mengenali anggota tim yang datang menjenguknya.
"Saat kami ketemu lagi tanggal 8 September di RS Adam Malik, yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik," ujarnya.
Donal memastikan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan Febiona. Pemantauan juga dilakukan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
"Pada prinsipnya kami terus memantau kondisi kesehatan yang bersangkutan, pimpinan kami Kepala BGN terus memperhatikan kondisi kesehatan korban siswa," ungkapnya.
5. Tanggapan anggota DPR RI
Kasus yang dialami Febiona telah sampai ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini, meminta pihak-pihak terkait bisa memastikan kondisi Febiona membaik.
"Terkait kasus di Karo tentang adanya siswi yang hilang ingatan 70 persen pasca perawatan setelah kasus keracunan, saya minta pihak rumah sakit dan dokter memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan baik fisik maupun mental," katanya, Kamis (10/9/26).
Menurut Yahya, bila gangguan yang dialami Febiona memang berkaitan dengan trauma akibat keracunan makanan, harus ada pihak yang perlu bertanggung jawab. "Kalau benar gangguan mental akibat keracunan makanan karena trauma harus ada yang bertanggung jawab," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Yahya juga meminta BGN membantu biaya perawatan Febiona, Bunda. Menurutnya, biaya tersebut tidak semestinya dibebankan kepada orang tua, apalagi bila hal itu terjadi akibat dampak pelaksanaan MBG.
"Saya minta BGN untuk membantu biaya perawatan yang bersangkutan sampai benar-benar sembuh total. Biaya perawatan rumah sakit tidak seharusnya ditanggung oleh orang tua siswa. Melainkan harus menjadi tanggung jawab pemerintah, dalam hal ini BGN," ujarnya.
Demikian fakta terkait siswi di Karo yang diduga hilang ingatan usai keracunan MBG.
(ank/som)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Negara yang Punya Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Deretan Dugaan Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG
20 Siswa Keracunan MBG di Ketapang, Lauk Nugget Ikan Hiu Bau & Sayur Berlendir
Tanggapan Kepala BGN soal MBG Diminta Disetop karena Banyak Anak Keracunan
5 Fakta Surat Edaran Ortu Tak Bisa Tuntut MBG: Timbulkan Protes Hingga Akhirnya Dicabut
TERPOPULER
5 Fakta Siswi Berprestasi di Karo yang Diduga Hilang Ingatan usai Keracunan MBG
11 Kalimat Perlu Didengar Anak laki-laki agar Tumbuh Baik Hati & Peduli
3 Mitos yang Ganggu Proses Menyusui, Benarkah?
4 Drakor Terbaru September 2026 Yang Diprediksi Jadi Favorit
5 Cara Cepat Mengatasi Diare pada Anak di Rumah, Bunda Perlu Tahu
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Karakter Orang yang Sering Unggah Curhatan Sedih di Media Sosial Menurut Pakar
5 Cara Cepat Mengatasi Diare pada Anak di Rumah, Bunda Perlu Tahu
3 Mitos yang Ganggu Proses Menyusui, Benarkah?
5 Fakta Siswi Berprestasi di Karo yang Diduga Hilang Ingatan usai Keracunan MBG
Hamil 15 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Pilih Cleansing Balm, Oil, atau Micellar Water? Ini Cara Menentukannya
-
Beautynesia
5 Film yang Diangkat dari Kisah Nyata, Ada di Netflix!
-
Female Daily
Review Huda Beauty Easy Bake Loose Powder vs Pressed Powder
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Moonfall di Bioskop Trans TV Hari Ini
-
Mommies Daily
Keracunan Makanan Bisa Mengganggu Saraf dan Bikin Hilang Ingatan? Ini Penjelasannya