HaiBunda

TRENDING

Film Salman Khan Diboikot, Buntut Bunuh Diri Sushant Singh

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 10 Jul 2020 15:50 WIB
Film Salman Khan Diboikot, Buntut Bunuh Diri Sushant Singh/ Foto: Twitter @BeingSalmanKhan
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, industri perfilman Bollywood berduka. Salah satu aktor terbaiknya, Sushant Singh Rajput tewas setelah bunuh diri. Meski demikian, penggemar pun masih bertanya-tanya dan menduga bahwa Sushant Singh Rajput tewas karena dibunuh.

Salman Khan, salah satu aktor yang diduga terseret kasus ini pun kena imbasnya. Film Salman Khan ramai-ramai diboikot penggemar Sushant Singh Rajput. Mereka bahkan membuat petisi yang sudah ditandatangani lebih dari 3,8 juta orang.

Jayshree Srikanth yang membuat petisi ini ingin menyuarakan para penggemar film Bollywood untuk melawan nepotisme. Ya, di industri Bollywood, nama Khan, Kapoor, dan Chopra selalu dinomorsatukan untuk mendapatkan peran.


Dalam petisi tersebut, mereka meminta para platform streaming populer untuk tidak menayangkan film-film yang diperankan oleh beberapa aktor papan atas, salah satunya Salman Khan.

"Pada bulan Februari 2020, sebuah sumber yang dapat dipercaya mengatakan bahwa 'mafia' telah memutuskan untuk memboikot aktor muda Sushant Singh Rajput. Dia menyebutkan bahwa mengingat kenyataan baru ini untuk aktor yang brilian, dia harus kembali ke TV untuk mencari nafkah," tulis Jayshree Srikanth di Change.org.

Sushant Singh Rajput/ Foto: Sushant Singh Rajput (imdb.)

"Lingkungan yang diciptakan oleh pemilik perusahaan-perusahaan ini dan sekutu mereka telah mengisolasi aktor-aktor muda yang berbakat, merampas mereka dari peluang," sambungnya.

Para penggemar ini yakin bahwa hal tersebut yang menyebabkan Sushant Singh Rajput bunuh diri. Ya, sebagai informasi tambahan, Sushant Singh Rajput bunuh diri pada 14 Juni lalu.

"Kami TIDAK BISA membiarkan ini terjadi lagi. Kita harus menghentikan pelaku dan mendukung aktor perjuangan," ujarnya.

Terkait bunuh diri, jika Bunda menemukan gejalanya pada orang terdekat, segera hubungi lima rumah sakit yang disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan bunuh diri, yakni:

1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Ada pula nomor hot line Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Simak juga video topeng unik dari seniman India:



(aci/kuy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK