
advertorial
Jangan Bingung, Bun! 5 Kondisi Kulit Ini Umum Terjadi pada Bayi
HaiBunda
Jumat, 10 Dec 2021 00:00 WIB

Masalah kulit pada bayi baru lahir tak jarang membuat Bunda bingung. Faktanya, masalah ini memang kerap terjadi pada bayi baru lahir karena kulit bayi yang lebih halus dan sedikit lebih tipis dibanding orang dewasa membuatnya jadi lebih sensitif.
Selain itu, beberapa tanda masalah kulit juga muncul sebagai bentuk respons bayi terhadap lingkungan serta menjadi bagian adaptasi bayi dari transisi kehidupan di dalam rahim ke kehidupan dunia luar.
Ada beberapa kondisi kulit yang umum terjadi pada bayi. Beberapa di antaranya memiliki nama yang panjang dan sulit diucapkan, sehingga terkadang terdengar menakutkan. Namun, sebagian besar masalah kulit pada bayi akan hilang dengan sendirinya.
Meski demikian, tak ada salahnya untuk Bunda mengenali lebih dalam beberapa jenis dan tanda-tanda masalah kulit yang umum dialami bayi baru lahir seperti yang dirangkum oleh HealthLink BC (British Columbia) berikut ini.
1. Bintik pada Wajah
Bintik pada wajah kerap ditemukan pada bayi baru lahir. Bintik ini hadir dalam berbagai bentuk dan juga penyebab. Salah satunya, bintik menyerupai jerawat di pipi, hidung, dan dahi yang kerap disebut sebagai jerawat bayi. Kondisi ini mungkin muncul selama beberapa minggu pertama kehidupan dan biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.
Selain jerawat bayi, bintik pada wajah juga bisa terjadi karena adanya milia. Milia umumnya berupa bintik-bintik putih kecil yang muncul di wajah bayi baru lahir selama minggu pertama. Bintik putih ini juga bisa muncul di gusi dan langit-langit mulut yang disebut sebagai epstein pearl. Meski begitu, Bunda tak perlu panik karena milia tidak berbahaya bagi bayi dan bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa waktu.
2. Muncul Bercak Merah
Beberapa hari setelah lahir, bercak merah bisa muncul pada kulit bayi disertai dengan benjolan kecil yang terkadang berisi nanah. Kondisi kulit yang dikenal sebagai erythema toxicum ini bisa tampak mengerikan bagi Bunda, namun biasanya hal ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu seminggu.
Selain itu, bercak merah juga bisa muncul pada bayi baru lahir karena kedinginan. Biasanya, ruam merah pada tungkai dan dada ini terjadi pada bayi berusia di bawah 6 bulan dan bisa hilang jika Bunda memindahkan bayi dari sumber yang menyebabkannya kedinginan.
3. Bintik Merah Keunguan
Bayi terkadang memiliki bintik-bintik merah keunguan berukuran kecil di kulitnya. Berbeda dengan biang keringat, bintik kecil ini disebut sebagai Petechiae yang disebabkan oleh noda darah yang bocor ke kulit akibat trauma karena terjepit saat melalui jalan lahir. Meski demikian, Bunda tak perlu khawatir karena bintik ini dapat hilang dalam satu atau dua minggu pertama.
4. Kulit Kepala Bersisik
Banyak bayi mengalami kondisi kulit kepala yang bersisik atau berkerak. Kondisi yang disebut sebagai cradle cap ini merupakan penumpukan normal minyak kulit yang lengket sehingga kulit kepala tampak seperti bersisik. Kondisi ini dapat diatasi dengan penggunaan sampo dengan kandungan minyak yang aman bagi bayi dan biasanya akan hilang pada usia 1 tahun.
5. Ruam pada Kulit
Ruam merupakan salah satu tanda masalah kulit yang paling umum dialami bayi. Meski demikian, hal ini bisa membuat bayi tidak nyaman bahkan rewel karena gatal yang ditimbulkan. Salah satu penyebab ruam yang paling sering dialami adalah biang keringat akibat cuaca yang panas atau pakaian yang terlalu hangat. Ruam biang keringat biasanya ditemukan di area yang tertutup pakaian dan area lipatan tubuh. Bunda bisa mengatasi hal ini dengan memberi pakaian yang lebih longgar pada anak.
Selain itu, ruam juga bisa muncul pada area bokong dan alat kelamin bayi yang disebut sebagai ruam popok. Kondisi kulit kemerahan yang menyebabkan rasa perih ini umumnya disebabkan oleh pemakaian popok basah dalam waktu lama yang mengiritasi kulit atau infeksi dari bakteri dan jamur pada kulit bayi.
Itu dia 5 kondisi kulit yang umum terjadi pada bayi. Meski tidak membahayakan, bukan berarti Bunda bisa abai begitu saja. Sebab, bayi bisa merasa tidak nyaman jika masalah kulitnya dibiarkan. Untuk dapat bantu memberi perlindungan pada kulit si kecil, Bunda bisa menggunakan skincare yang lembut dan tepat seperti Cetaphil Baby.
Cetaphil Baby memiliki serangkaian produk dalam seri Cetaphil Baby with Organic Calendula yang cocok digunakan bayi baru lahir maupun bayi dengan kulit sensitif karena kandungan calendula organik di dalamnya mampu membantu menenangkan kulit bayi yang halus, serta memberikan kelembapan yang tahan lama untuk menjaga kulit bayi tetap nyaman.
Cetaphil Baby with Organic Calendula juga memiliki keunggulan berupa 5 perlindungan kulit untuk si kecil, yakni lembut (gentle), hipoalergenik (hypoallergenic), menenangkan (soothing), menjaga kelembapan (moisture seal), dan menjaga lapisan kulit (skin barrier).
![]() |
Kelima manfaat perlindungan ini dapat Bunda temui dari 3 produk Cetaphil, antara lain
- Cetaphil Baby Wash & Shampoo with Organic Calendula
Kandungan calendula organik dan formula hipoalergeniknya mampu membersihkan kulit dan rambut bayi dengan aman tanpa membuat mata perih. Meski memiliki wangi yang enak, sabun dan sampo ini dapat digunakan untuk kulit bayi sensitif maupun bayi baru lahir.
Produk ini juga dapat bantu menenangkan dan menjaga kelembapan serta tekstur kulit si kecil agar terhindar dari iritasi. Tak hanya itu, semua keunggulan produk ini telah teruji secara dermatologis.
- Cetaphil Baby Daily Lotion with Organic Calendula
Lotion merupakan salah satu skincare wajib yang tak boleh dilewatkan untuk bayi. Cetaphil Baby Daily Lotion with Organic Calendula yang mengandung calendula organik, minyak sweet almond, dan minyak biji bunga matahari ini dapat digunakan setiap hari bagi si kecil.
Formulanya dapat membantu menjaga kelembapan kulit bayi, sehingga tetap tenang dan lembap sepanjang hari serta menjadikan kulit lembut, halus, dan terjaga teksturnya.
- Cetaphil Baby Advanced Protection Cream with Organic Calendula
Selain sabun, sampo, dan lotion, Bunda juga bisa memberi perlindungan ekstra pada kulit si kecil dengan krim yang mengandung calendula organik, shea butter, dan glycerin. Formula dari krim bayi ini bantu menenangkan, melembapkan sepanjang hari, menutrisi hingga 8 jam dan memberi ekstra perlindungan di seluruh permukaan kulit, seperti lipatan siku, lutut, dan area kulit sensitif pada bayi baru lahir dan sensitif. Krim ini juga bisa digunakan di wajah maupun tubuh si kecil.
Nah, dengan perlindungan dari Cetaphil Baby with Organic Calendula, Bunda tak perlu lagi khawatir saat menemui tanda-tanda masalah kulit pada si kecil. Segera berikan 5 perlindungan ekstra untuk kulit si kecil agar mereka dapat tumbuh dengan nyaman dan sehat.
(adv/adv)TOPIK TERKAIT
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda