advertorial

PRENAGEN lactamom: ASI Tidak Sama dengan Menyusui

Advertorial 07 Agu 2017
Jakarta - Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) diperingati setiap tahun pada tanggal 1-7 Agustus 2017, dimana pada tahun ini mengangkat tema global 'Sustaining Breastfeeding Together' dengan tema nasional 'Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI'.

Untuk itu, HaiBunda.com dan PRENAGEN lactamom menggelar talkshow 'Cerita Bunda bersama PRENAGEN lactamom'. Acara ini digelar di Dia.Lo.Gue, Kemang Selatan, Jakarta, Sabtu (5/8/2017).

Acara berlangsung meriah dan para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti acara. Tidak hanya para bunda, para ayah yang mendampingi juga ikut menyimak materi yang disampaikan oleh Konselor Laktasi dr. Yolanda Safitri, MPH (M) dari Bunda Internasional Clinic dan Co-Founder Circle of Moms Ilma Rineta.

dr. Yola menjelaskan mengenai perbedaan antara ASI dan menyusui, dimana ASI sebagai nutrisi mengandung sel-sel yang bersifat melindungi tubuh dari berbagai risiko gangguan kesehatan. Sementara menyusui dalam konteks sentuhan fisik, ternyata memiliki efek yang lebih hebat karena akan berdampak positif pada sifat kasih sayang, rasa percaya diri, ikatan batin, dan pengendalian emosi antara ibu dan bayi.

Selain itu, menyusui dengan kontak langsung kulit ibu dan anak akan mempengaruhi perilaku pengasuhan ibu, serta ikatan batin ibu-anak yang membentuk empati maternal lebih kuat.

Anak yang sehat, cerdas, dan ceria tentu dimulai dari pemberian nutrisi yang cukup. Selain itu, tumbuh kembang bayi ditentukan oleh kualitas gizi bunda karena semua asupan nutrisinya berasal dari bunda (you are what your mother eat).

Ketika bayi lahir, makanan pertama dan utama yang didapatkan adalah ASI. Untuk itu, saat menyusui tidak hanya kuantitas ASI saja yang penting, tetapi harus diperhatikan juga kualitasnya.

dr. Yola juga menjelaskan mengapa bayi ASI lebih rewel dibandingkan bayi yang diberi susu formula. Menurutnya karena ASI itu mudah dicerna sehingga sang bayi jadi lebih cepat lapar.

"Kalau pakai sufor kok cepet kenyang, anaknya tenang, kenapa? Benar, bayi ASI itu cepet lapar karena ASI mudah dicerna. Sebegitu mudahnya dicerna, bayi akan merasa lapar lagi. Bukan berarti ASI-nya kurang, susui sesering mungkin," jelasnya.

PRENAGEN lactamom: ASI Tidak Sama dengan MenyusuiTalkshow 'Cerita Bunda bersama PRENAGEN lactamom' (Dok. HaiBunda.com)

Selain itu, dr. Yola memaparkan soal berbagai kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh bunda menyusui. Di antaranya kebutuhan kalsium dan zat besi.

"Kalau abis nyusui lapar enggak? Pengennya jajan, makan, tapi apakah sudah sesuai dengan nutrisi kebutuhan ibu menyusui? Kebutuhan yang meningkat adalah kebutuhan kalsium. Saat tidak hamil kebutuhannya 800 mg, saat menyusui butuh tambahan 150 mg lagi. Jadi menurut referensi kebutuhannya itu 900-1000 mg per hari. Kebutuhan zat besi juga bertambah 6 mg, sekitar 32 mg per hari. Rata-rata semua kebutuhannya meningkat," paparnya.

ASI, lanjut dr Yolanda, bukan hanya penting secara kuantitas saja tapi juga kualitasnya. Kualitas ASI bisa terlihat dari peningkatan berat badan si bayi.

"Kok bayi ASI peningkatannya enggak bagus ya? Nah bunda harus record, saya makan apa ya, cukup nggak untuk kebutuhan si bayi juga. Apa yang bunda makan, itu yang bayi dapatkan, jadi harus cerdas memilih asupan," imbaunya.

Sementara itu, Ilma Rineta bercerita tentang bagaimana suka duka memberikan ASI kepada empat anaknya. Sebab jarak usia keempat anaknya tidak terlau jauh, maka Ilma menyusui selama lima tahun berturut-turut sejak 2012.

"Otomatis setiap tahun beri ASI, minusnya mereka ngga maksimal 2 tahun ekslusif, jadi rata-rata 1 tahun," tuturnya.

Saat anak pertama, Ilma mengaku kesulitan memberikan ASI. Menurutnya setiap memompa, dia hanya mendapat sekitar 25 ml ASI.

"Tapi aku enggak mau nyerah, pompa terus 3 jam sekali, setelah itu stabil. Anak kedua, ketiga, keempat Alhamdulillah semua laki-laki, nyusu-nya beda banget, kalau perempuan ngga terlalu rakus, kalau laki-laki agak lumayan, jadi aku ngga perlu pompa lagi karena sudah banyak keluar ASI," ungkapnya.

Menurut Ilma, banyak makan saja tidak cukup bagi seorang ibu menyusui. Oleh karena itu perlu ditunjang dengan nutrisi yang cukup, yakni dari susu.

"Aku selalu rutin konsumsi PRENAGEN lactamom. Karena nutrisinya ada di susu, makan saja ngga cukup, harus diimbangi dengan susu supaya nutrisi yang sudah baik jadi lebih baik. ASI-nya juga lebih baik dan maksimal," katanya.

Salah satu pasangan peserta asal Bekasi, Inka dan Ihrar mengaku antusias mengikuti acara ini. Inka mengatakan anak pertamanya kurang maksimal mendapat ASI ekslusif. Hal itu membuat Inka bersemangat untuk memberikan ASI ekslusif pada anak keduanya nanti.

"Sekarang aku lagi hamil 6 minggu, jadi aku mau belajar banyak tentang ASI," tuturnya.

PRENAGEN lactamom: ASI Tidak Sama dengan MenyusuiPasangan peserta asal Bekasi, Inka dan Ihrar (Dok.HaiBunda.com)

Di tempat yang sama, Senior Product Manager PRENAGEN, Sianne Permadi menjelaskan, acara ini digelar untuk mengajak seluruh bunda untuk terus menyusui dan juga para ayah dan lingkungan sekitar untuk terus memberikan dukungan agar bunda bisa menyusui di mana saja dan kapan saja. Breastfeeding anytime, anywhere.

"Kami ingin mengedukasi apakah ASI sama dengan menyusui? ASI itu merupakan bentuk fisiknya, namun menyusui (breastfeeding) itu lebih kepada kontak fisik (bonding) antara bunda dan si kecil, bukan hanya sekadar ASI-nya," ujar Sianne.

Pada saat menyusui, dibutuhkan kalori ekstra yang bisa Ibu dapatkan dari makanan, namun apakah semua makanan yang masuk terserap baik oleh tubuh? Untuk itu, dibutuhkan nutrisi tambahan untuk memastikan semua nutrisi harian yang dibutuhkan oleh bunda dan si kecil terpenuhi.

PRENAGEN lactamom baik untuk bunda yang sedang menyusui karena mengandung Vitamin B2 dan B12 yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Selain itu juga mengandung Omega 3 dan Omega 6 serta DHA untuk perkembangan otak si kecil, sehingga kuantitas dan kualitas ASI tetap terjaga.

PRENAGEN lactamom juga mengandung zat besi dan asam folat, di mana zat besinya sudah di-mikroenkapsulasi (diperkecil dan dilapisi) sehingga lebih mudah diserap tubuh.

PRENAGEN lactamom: ASI Tidak Sama dengan Menyusui

Produk PRENAGEN (Foto: dok. PRENAGEN)

Selain PRENAGEN lactomom, PRENAGEN juga memiliki rangkaian produk lengkap, yaitu PRENAGEN esensis untuk persiapan hamil, PRENAGEN emesis untuk hamil dengan mual muntah, serta PRENAGEN mommy untuk masa kehamilan. Kini PRENAGEN telah menghadirkan PRENAGEN Juice, minuman sehat rasa Fruit & Veggie yang mengandung ekstrak daun katuk agar bunda tetap lancar menyusui. (adv/adv)

Share yuk, Bun!
Rekomendasi