aktivitas

Cerita Bayi Ikut Ibunya Kerja Saat Gelaran Melbourne Fashion Week

Radian Nyi Sukmasari 09 Sep 2017
Bayi ikut gladi resik fashion show/ Foto: Instagram @kristykuwaii Bayi ikut gladi resik fashion show/ Foto: Instagram @kristykuwaii
Jakarta - Saat gladi bersih alias gladi resik pertunjukan fashion, pastinya ada model, desainer, dan berbagai perkakas untuk pertunjukan itu. Tapi, gimana nih, Bun kalau ada bayi dalam gladi resik fashion show?

Ini terjadi lho, Bun dalam gladi resik Melbourne Fahsion Week di Rabu (6/9) lalu. Jadi, seorang ibu yang merupakan salah satu desainer di Melbourne Fashion Week, Kristy Barber ngajak bayinya yang berumur 6 bulan, Sisko Rose untuk ikut gladi resik.

Kristy pun mengabadikan momen saat si kecil Sisko ikut bundanya bekerja. Dalam foto yang diunggah Kristy di instagramnya @kristykuwaii, kelihatan si kecil Sisko di gendongan Kristy dan lucunya, dia pakai earpuff warna hitam dan pink, Bun.

"Dress rehearsels @melbfashionweek," tulis Kristy yang turut andil dalam Runway Premium 5. Gladi resik itu dilaporkan mulai jam 20.30 waktu setempat. Biasanya di jam itu anak-anak, terutama bayi di bawah umur 1 tahun udah pada tidur ya, Bun. Tapi kali ini, Sisko masih ikutan bundanya gladi resik.

Baca juga: Hendak Menindik Telinga Anak, Baiknya di Usia Berapa?

Dilaporkan Sydney Morning Herald, kurang lebih 30 menit Sisko ikut ibunya menyaksikan gladi bersih. Apa yang dilakukan Kristy mendapat banyak komentar positif dari netizen, Bun. Mayoritas netizen memuji kelucuan Sisko dan memberi semangat pada Kristy yang membawa sang anak saat bekerja.

"Sekarang Sisko sedang tumbuh gigi. Dia semangat sekali ikut saya. Saat kami meninggalkan rumah dan naik taksi, di sanalah Sisko tahu bahwa ada sesuatu yang asyik yang akan terjadi. Dia senang sekali melihat gladi resik ini dan mengangguk-angguk. Sangat baik untuk anak melihat dunia dan terlibat di dalamnya," kata Kristy.

Memang ya, Bun kadang kala karena beberapa sebab, kita ajak deh si kecil bekerja. Kalau Kristy, dia memakaikan earpuff ke Sisko karena seperti kita tahu, di pagelaran fashion pastinya musiknya keras banget. Dikutip dari Livestrong, bayi memang lebih rentan pada suara keras karena tengkorak mereka lebih tipis.

Menurut Women's and Children's Health Network, paparan suara keras yang tiba-tiba atau terlalu lama bisa merusak bagian telinga dalam yang bertanggung jawab untuk mendengar, misalnya sel rambut luar, sel rambut dalam, dan saraf di telinga bagian dalam. Supaya aman, The Children's Hearing Institute menyebutkan intensitas suara untuk bayi baiknya kurang dari 80 desibel. Ini setara dengan kebisingan di restoran atau suara lalu lintas yang nggak terlalu ramai. Kalau suara orang ngobrol, intensitasnya sekitar 60 desibel, Bun.

Baca juga: Keluar Serpihan Putih dari Kuping Bayi, Apa Itu Ya?

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi