aktivitas

Manfaat Mengunjungi Kebun Binatang buat Anak yang Jarang Orang Tua Sadari

Asri Ediyati 07 Okt 2017
Manfaat berkunjung ke kebun binatang (Foto: Dwi Andayani/detikcom) Manfaat berkunjung ke kebun binatang (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Kebun binatang bisa jadi salah satu tempat pilihan keluarga untuk mengisi akhir pekan. Nah, selain bermanfaat untuk family bonding, ada lagi manfaat mengunjungi kebun binatang buat anak yang mungkin nggak kita sadari, Bun.

Wah apa aja ya? Nah, berikut ini manfaat mengunjungi kebun binatang buat orang yang sering nggak terpikirkan oleh orang tua, seperti dirangkum HaiBunda.

Ilustrasi kebun binatang/Ilustrasi kebun binatang/ Foto: (Adrees Latif/Reuters)


1. Mengajarkan Anak Kedisiplinan dan Empati

Iya Bun, kebun binatang bisa jadi tempat terbaik untuk mengajarkan anak kedisiplinan dan empati. Di kebun binatang, anak akan belajar kedisiplinan dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering dilakukan banyak orang. Di sana biasanya kan ada tanda dilarang memberi makan binatang atau membuang sampah sembarangan. Nggak sedikit lho masih ada orang yang nakal, dalam arti masih membuang sampah nggak pada tempatnya dan memberikan makanan sembarangan ke binatang.

Beberapa binatang pun di sana kadang ada yang tidur dan aktif kan, Bun. Pihak kebun binatang juga biasanya nggak memperbolehkan untuk mengganggunya. Nah, dari situ anak bisa belajar empati karena ternyata binatang pun harus dihormati dan dihargai, apalagi sesama manusia.

Baca juga: Foto: Tingkah Menggemaskan si Kecil dengan Hewan Peliharaannya

2. Melatih Kemampuan Visual, Auditori dan Kinestetik


Setiap anak memiliki preferensi gaya belajarnya sendiri, ada yang visual, auditori maupun kinestetik (sentuhan). Kebun binatang merupakan salah satu tempat pembelajaran yang komplet, Bun. Di kebun binatang, jika gaya pembelajaran yang disukai anak adalah visual mereka bisa melihat langsung binatang-binatang yang selama ini dilihat di buku.

Kalau gaya pembelajaran anak auditori, suara-suara binatang bisa jadi objek belajar mereka, Bun. Yang terakhir, kalau gaya belajar anak kinestetik, di kebun binatang biasanya ada beberapa binatang yang boleh dipegang. Nah, anak dengan gaya pembelajaran kinestetik dijamin bakal senang banget, Bun, kalau disuruh pegang binatang. Mereka bisa belajar, misalnya, 'ternyata kuda dengan anak singa berbeda lho tekstur kulitnya'.

Ilustrasi kebun binatang/Ilustrasi kebun binatang/ Foto: Widi Arini/d'traveler


3. Meningkatkan Kemampuan Bahasa

Sambil berjalan di kebun binatang, penting bagi orang tua untuk menyebutkan nama binatang dan menjelaskan peran binatang tersebut di alam. Terlebih lagi sekarang, hal itu gampang banget dilakukan karena di tiap kandang sudah ada informasi yang cukup detail.

Hal tersebut bisa membantu anak menambah kosa kata. Lalu, akan tercipta juga diskusi antara orang tua dan anak-anak. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan bahasa.

Baca juga: Kebun Binatang Tanpa Kandang Akan Dibuka di Sydney

4. Membantu Anak Bereksplorasi

Aspek yang paling penting adalah ketika anak-anak pergi ke kebun binatang, mereka menjelajahi lingkungan dan menemukan hal baru. Nggak cuma membantu perkembangan bahasa tapi juga motorik dan akademik.

Saat menjelajahi kebun binatang, anak-anak bisa memiliki segudang pertanyaan tentang hewan dan dari situ mereka akan memiliki cerita. Cerita dari pengalaman itulah yang jadi kunci bagi perkembangan dan kesadaran diri yang sehat.

Gimana, Bun? Mau mengajak anak ke kebun binatang akhir pekan ini? (aci/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi