aktivitas

Benar Tidak Bayi Gaul Lebih Pintar?

Melly Febrida Minggu, 21 Okt 2018 - 14.02 WIB
Benar Tidak Bayi Gaul Lebih Pintar? (Foto: iStock) Benar Tidak Bayi Gaul Lebih Pintar? (Foto: iStock)
Jakarta - Siapa bilang hanya orang dewasa yang butuh bergaul, Bun? Bayi sebaiknya juga bergaul dengan teman-teman seusianya. Apalagi kalau temannya orang yang baru dikenalnya, Bun. Dengan cara itu, bayi yang gaul lebih cepat belajarnya.

Terkadang orang tua suka berpikir, buat apa membawa bayi keluar untuk bergaul alias bersosialisasi, apa ada gunanya? Sebenarnya ada manfaatnya Bun, terlepas dari manfaat yang diberikan ke bunda. Mengajak bayi bergaul itu bagus untuk perkembangan si kecil, Bun.



Ini berdasarkan hasil penelitian dari University of Connecticut dan University of Washington terhadap bayi-bayi berusia sembilan bulan. Para bayi itu diminta melihat layar untuk belajar berbahasa.

Ternyata Bun, bayi yang dipasangkan dengan teman sebayanya belajarnya lebih baik dibandingkan ketika bayi hanya sendirian. Para peneliti itu menemukan bukti adanya saraf untuk belajar lebih cepat pada bayi yang dipasangkan dengan teman sebayanya dibandingkan bayi yang menonton sendiri. Yang lebih menarik Bun, para bayi ini lebih banyak belajar ketika dipasangkan dengan bayi yang belum mereka kenal dibandingkan bayi yang sudah dikenal.

Sepertinya ini berita bagus untuk orang tua yang menitipkan anaknya di tempat penitipan.

"Sesuatu hal yang baru bisa meningkatkan pembelajaran," kata Patricia K. Kuhl, dari Bezos Family Foundation Endowed Chair, Early Childhood Learning di the University of Washington.

"Studi ini pertama kalinya memperkenalkan bahwa alasan belajar lebih baik yakni ketika kita melakukannya secara kolaboratif. Pasangan sosial meningkatkan gairah dan gairah pada gilirannya meningkatkan pembelajaran," kata Patricia seperti dilansir kidspot.com.au.



Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, menyarankan agar orang tua mengenalkan si kecil dengan teman-teman sebayanya, Bun. Bayi yang bergaul cenderung bisa mengasah kemampuan bersosialisasi dengan baik.

"Penting bagi anak memiliki keterampilan sosial karena anak akan lebih mudah diterima oleh siapapun di lingkungannya, lebih mampu menyelesaikan masalah dengan orang lain," kata Anna beberapa waktu yang lalu.

Selain itu Bun, keterampilan sosial yang baik diharapkan membuat anak-anak lebih mampu mengasah berbagai keterampilan hidup serta nantinya dapat membantu anak lebih bersemangat sekolah.

"Kalau tidak, anak bisa mengalami masalah emosi. Anak jadi rewel, menarik diri, biasanya juga akan sulit bergaul dan bahkan bisa ditolak teman. Jadi penting sekali anak mudah bergaul," katanya.


(nwy/nwy)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi