aktivitas

Wonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana Imajinasi

Asri Ediyati Jumat, 15 Mar 2019 - 12.03 WIB
Wonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana Imajinasi/ Foto: imdb Wonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana Imajinasi/ Foto: imdb
Jakarta - Kebingungan untuk mengisi agenda di akhir pekan? Enggak ada salahnya mengajak anak nonton layar lebar alias bioskop nih, Bun. Pekan ini sedang tayang film animasi anak berjudul 'Wonder Park'.

Dibintangi sejumlah nama besar seperti Jennifer Garner, Mila Kunis, Ken Jeong dan lainnya, film ini bercerita tentang seorang gadis cilik bernama June. Dia merupakan sosok yang riang dan penuh imajinasi. June membangun 'Wonder Park' dalam cerita khayalan bersama ibunya.

Di taman hiburan itu, June juga menciptakan karakter binatang, Boomer seekor beruang, Greta seekor babi hutan, Gus dan Cooper, berang-berang bersaudara, Steve si landak dan Peanut yang merupakan seekor simpanse. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit dan June memutuskan untuk berhenti bercerita tentang taman hiburan imajinasinya.

Film produksi Paramount Pictures dan Nickelodeon Movies ini benar-benar bisa membawa penontonnya untuk berimajinasi dan turut merasakan suasana hati June. Penonton juga dikenalkan dengan berbagai dasar matematika dan fisika yang ada di film.

Menurut Bubun, film yang berdurasi 1 jam 26 menit ini sarat makna. Banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran untuk si kecil dari sifat dan karakter tokoh June, seperti beberapa di bawah ini.

1. Kreatif dan imajinatif

June dan ibunya membiasakan diri untuk berdiskusi dan bermain tanpa gadget. Ibu June membiarkan anaknya mengasah kreativitas dan imajinasinya sendiri dalam bercerita. Saking kreatifnya, June berani mempraktikkan dan membuktikan wahana imajinasinya yang ia buat bisa dinikmati banyak orang secara nyata.

Tika Bisono, psikolog dan dosen di Universitas Mercubuana, mengatakan pentingnya mengasah kreativitas. Salah satu caranya adalah dengan tidak melewatkan satupun ide atau gagasan yang dilontarkan anak.

"Setiap anak menyampaikan idenya, kita tanya apa, kalau memang tidak sesuai bisa dibelokkan sedikit-sedikit," sebut Tika.
Wonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana ImajinasiWonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana Imajinasi/ Foto: imdb

2. Peduli dan punya rasa empati

Tokoh June sangat peduli dengan orang tuanya. Ia menjaga ayahnya ketika sang ibu harus dirawat di rumah sakit. Ia pun melewatkan acara sekolah demi menjaga ayahnya. Rasa peduli June juga terlihat ketika ia terbawa ke dunia imajinasinya dan taman hiburan yang ia khayalkan bersama sang ibu menjadi rusak.

Anak belajar dari mencontoh orang tuanya. Dengan melihat Bunda dan Ayah berinteraksi dan peduli pada orang lain, anak juga akan mempelajari cara peduli pada orang lain. Contohkan kepada anak bagaimana membantu nenek-nenek menyeberang jalan, menyumbang untuk korban bencana, dan menolong anak yang terjatuh.

"Ketika anak melihat orang tua menghibur seseorang, dia akan menangkap nada bicara dan gerakan tubuh orang tuanya. Kemudian dia akan mencoba membantu orang lain dengan cara yang sama," jelas Deborah Best, Ph.D., profesor psikologi di Wake Forest University, Carolina Utara.
Wonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana ImajinasiWonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana Imajinasi/ Foto: imdb

3. Bertanggung jawab

June berusaha untuk mencari jalan supaya taman hiburan imajinasinya kembali seperti semula. Ia bersama karakter imajinasinya bahu-membahu melawan kehancuran yang tak lain adalah pikiran negatif June.



June berusaha menebus kesalahannya karena sudah berpikir negatif, dan bertanggung jawab untuk membuat taman hiburan imajinasinya kembali hidup.

Psikolog anak dari Tiga Generasi Marcelina Melissa, yang akrab disapa Lina, mengatakan bahwa anak sudah bisa dilatih memiliki tanggung jawab sejak usia dini, Bun.

"Untuk memiliki tanggung jawab itu, tentunya dimulai dari hal yang kecil. Misalnya saat anak berusia 2 tahun, anak bertanggung jawab terhadap kerapihan mainannya," kata Lina saat ngobrol dengan HaiBunda beberapa waktu lalu.

Atau nih, setelah anak bermain, mereka harus merapikan dan menaruh lagi mainannya ke tempat semula. Enggak cuma itu, anak juga dapat menjaga kebersihan mainan yang dimilikinya sebisa mungkin. Kata Lina, kalau tanggung jawab ini sudah biasa dimiliki oleh anak, maka saat usia pra-sekolah, anak dapat mulai dilatih untuk melakukan yang lebih. Seperti menjaga barang-barang agar tidak hilang.

Nah, makin penasaran kan dengan keseluruhan ceritanya? Jangan lupa ajak si kecil untuk nonton 'Wonder Park' di akhir pekan ini ya.
Wonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana Imajinasi/ Wonder Park, Film Anak yang Penuh Wahana Imajinasi/ Foto: imdb

[Gambas:Video 20detik]

(aci/rap)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi