sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Pentingnya Air Putih Bagi Bumil Positif COVID-19, Tingkatkan Saturasi Oksigen

Annisa Karnesyia Selasa, 27 Jul 2021 18:45 WIB
ilustrasi ibu hamil minum air putih caption
Jakarta -

Bunda hamil yang positif COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala, bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Selama isoman, Bunda bisa membantu pemulihan dengan mengonsumsi mulitivitamin yang dianjurkan dokter.

Saat minum vitamin atau obat COVID-19, Bunda juga perlu banyak konsumsi cairan. Menurut Dokter Spesialis Kandungan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr.Boy Abidin, SpOG, vitamin dan obat COVID-19 yang telah direkomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) aman untuk Bunda hamil. Tapi, lebih baik lagi bila Bunda mencukupi asupan cairan selama mengonsumsinya.

"Kalau konsumsi vitamin tapi cairan kurang, vitamin tidak akan bekerja secara efektif," kata Boy, dalam Live Instagram HaiBunda bersama Le Minerale, Selasa (27/7/21).


"Kurang cairan bisa membuat pembuangan di urine terganggu. Bagi ibu hamil yang tidak COVID pun, cairan ini penting," sambungnya.

Boy menjelaskan bahwa kebutuhan cairan Bunda selama kehamilan bisa sampai 3 liter atau 12 gelas per hari. Selain untuk memaksimalkan kerja vitamin, cairan juga bagus untuk metabolisme tubuh.

Secara umum, tubuh kita ini terdiri dari 70 sampai 80 persen cairan. Fungsi utama cairan ini adalah mengoptimalkan kerja sel-sel di dalam tubuh.

Konsumsi cairan seperti air putih bisa menjaga daya tahan tubuh, terutama saat Bunda hamil terpapar COVID-19. Tubuh Bunda juga akan sehat dan kerja organ tubuh menjadi lebih baik selama sakit.

"Begitu kurang cairan, semua fungsi organ akan turun. Cairan itu penting, apalagi untuk ibu hamil," ujar Boy.

Konsumsi air putih juga bisa menaikkan saturasi oksigen lho, Bunda. Boy mengatakan bahwa di dalam air putih terdapat kandungan oksigen yang bisa bikin tubuh relaks dan tenang.

Selama hamil, jangan menunggu haus dulu baru minum air putih. Rasa haus sebenarnya adalah tanda jika tubuh kita kekurangan cairan. Pada kondisi parah, Bunda mungkin membutuhkan terapi cairan di rumah sakit.

"Jangan menunggu haus untuk minum, kalau bisa 1-2 jam minum air putih. Lalu kita juga bisa memonitor kekurangan cairan dengan melihat warna urine. Kalau warnanya kuning pekat, itu harus waspada kekurangan cairan," ungkap Boy.

Memilih air mineral yang tepat selama kehamilan di masa pandemi ini penting ya, Bunda. Dalam kesempatan yang sama, Ivy Batuta menjelaskan pertimbangan memilih air mineral untuk keluarganya.

Selama masa pandemi ini, Ivy menggunakan galon Le Minerale karena aman dan higienis. Selain itu, tutup galon rapat sehingga bebas kontaminasi virus.

"Galon ini selalu baru dan tutupnya rapat, jadi pasti kedap udara dan menjamin bebas kontaminasi virus dan bakteri, tentunya higienis, aman, dan bersih," ujar Ivy.

(ank/som)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!