haibunda-squad
Kesepian hingga Burnout, Ini Alasan Bunda Perlu Punya Lingkaran Pertemanan Baru
HaiBunda
Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB
Daftar Isi
Menjadi seorang Bunda di era digital sering kali menjadi paradoks yang melelahkan. Di satu sisi, Bunda memiliki akses informasi yang tak terbatas, namun di sisi lain, banyak Bunda merasa semakin terisolasi. Hilangnya lingkaran pertemanan lama, ditambah tuntutan baru yang lahir dari media sosial untuk menjadi "supermom" yang serba bisa telah memicu rasa kesepian, burnout, hingga perasaan tak berdaya (helpless) yang berdampak langsung pada kesejahteraan mental serta keharmonisan di rumah.
Selama ini, networking atau berjejaring sering dianggap sebagai kegiatan formal yang kaku dan lekat dengan pengembangan karier. Padahal bagi seorang Bunda, membangun jejaring atau social capital adalah modal utama supaya kita tidak lagi merasa 'sendiri'. Dengan mempunyai koneksi yang luas, Bunda bukan cuma mendapatkan teman curhat atau teman diskusi, tapi juga dapat membukakan pintu-pintu peluang baru.
Fathya Artha Utami, Co-Founder & CCO Ibu Punya Mimpi yang juga seorang psikolog menjelaskan bahwa banyak Bunda yang merasa tidak percaya diri setelah menjadi orang tua, terutama saat harus mencari koneksi baru. Berdasarkan pengamatannya di ruang praktik, banyak perempuan yang sering dihantui rasa ragu, seperti 'Aduh, masih nyambung nggak ya kalau ngobrol sama orang lain?' Ketakutan akan penilaian orang lain inilah yang menjadi hambatan terbesar ibu-ibu untuk kembali berjejaring.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Networking itu bukan melulu soal urusan karier atau bisnis. Tapi juga cara mencari kenyamanan baru dan teman baru."
Tips merasa lebih nyaman ketika mulai berjejaring
Untuk memulai networking yang nyaman, Bunda disarankan mencari lingkungan yang homogen seperti komunitas sesama perempuan atau sesama Bunda agar merasa lebih mudah beradaptasi karena memiliki tantangan hidup yang serupa.
Selain itu, penting untuk melepas segala ekspektasi untuk tampil sempurna dan tidak membiarkan rasa takut akan penilaian (judgement) yang bisa menghambat langkah Bunda. Jika merasa canggung, jangan ragu untuk mengakuinya secara jujur, atau mulailah dengan interaksi satu lawan satu jika grup besar terasa menguras energi. Bahkan BUnda juga bisa membawa teman agar merasa lebih percaya diri saat melangkah ke lingkungan baru.
Itu sebabnya Ibu Punya Mimpi (IPM) dalam rangkaian kegiatan Festival Mimpi Ibu 2026 menghadirkan Speed Dating untuk Ibu, sebuah sesi kenalan kilat yang dirancang untuk membuka peluang kolaborasi dan support system baru.
Bagi Bunda dengan rutinitas padat, format berjejaring cepat (speed dating) yang singkat (sekitar 1-2 jam) akan efisien. Setiap ibu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkenalan secara bergiliran. Bertempat di Point Lab Co-Working Space Jakarta, acara yang digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026, ini mengusung tema Connect with AI: Boosting Mom's Productivity by Using & Optimizing AI in Daily Life.
Topik AI dipilih sebagai pintu masuk obrolan ringan karena relevan atau dekat dengan keseharian kita di era serba digital ini. Alih-alih mengupas teknologi AI secara mendalam, IPM mengajak ibu berbagi 'life hack' sederhana seperti cara meminta bantuan AI untuk membuat jadwal menu makan mingguan atau mencari ide bermain anak.
Output bagi peserta dan komunitas
Acara Speed Dating yang diikuti oleh sebanyak 12 ibu dari berbagai background tersebut memberi respon dan output positif, baik bagi peserta maupun komunitas. Keaktifan para peserta selama acara berlangsung menunjukkan bahwa peran dan status 'ibu' yang selama ini melekat pada perempuan, seyogyanya tidak membatasi diri perempuan untuk terus bertumbuh dan berkembang secara individu.
Sesi networking menjadi momen refreshment yang menyenangkan bagi para ibu untuk jeda sejenak dari rutinitas harian. Pada sesi ini, peserta saling berkenalan satu sama lain dan berbagi cerita tentang kesibukan yang dijalani saat ini. Perkenalan singkat namun on point tersebut tentunya dapat membawa para peserta untuk saling berjejaring, baik di level individu (sebagai teman baru yang sefrekuensi) maupun di level profesional (saling berbagi pengalaman bekerja, berbisnis dan berkomunitas).
Keseruan Festival Mimpi Ibu hingga akhir tahun 2026
Kabar baiknya, Speed Dating yang diadakan Juni lalu bukan satu-satunya acara yang didesain khusus bagi para Bunda. Rangkaian acara Festival Mimpi Ibu dari Ibu Punya Mimpi masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2026. Dengan berbagai pilihan topik inspiratif yang diadakan baik secara offline maupun online, para Bunda dapat dengan bebas memilih kegiatan yang ingin diikuti.
Pada bulan Agustus mendatang, Festival Mimpi Ibu mengadakan acara 'Mini Gathering' bersama founder, yang akan menjadi momen bonding bagi para anggota komunitas yang membahas tentang parenting di dunia digital. Ada juga acara mini bootcamp spesial yang bertajuk Mini Comeback Journey "AI Data Contributor" (akan berlangsung selama 1,5 bulan), yang bisa diakses dan diikuti secara online oleh para Bunda di seluruh Indonesia.
Bunda mau jadi bagian dari perjalanan meraih mimpi? Jangan lewatkan rangkaian acara dan keseruan Festival Mimpi Ibu 2026, bersama Ibu Punya Mimpi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Haibunda Squad
Gembira Parenting Luncurkan TUNAS Community Hub, Dampingi Anak di Dunia Digital
Haibunda Squad
Hijabers Community Hadirkan Soulful Journey: From Self-Love to Divine Ridha
Haibunda Squad
Marukaii Supermoms Rayakan Ulang Tahun ke-4: United in Motherhood
Haibunda Squad
Ratusan Bunda Hadiri MomFest 2025 di Bekasi, Ada Sesi Sharing yang Menyentuh
Haibunda Squad
Keseruan Perayaan 5th Anniversary Komunitas MomToMoms Sharing
5 Foto
Haibunda Squad
5 Potret Keseruan TERASI 2025 by SOVLO, Hadirkan Karya Memukau dari Ilustrator Lokal
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda