HaiBunda

HAIBUNDA SQUAD

Keseruan Teman-teman Down Syndrome Belajar Keterampilan Baru Bareng Oxone di BISA Cafe

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Selasa, 03 Nov 2026 11:25 WIB
Teman-teman Down Syndrome Belajar Keterampilan Baru di BISA Cafe Bareng Oxone/Foto: HaiBunda/Syafira
Jakarta -

Dalam rangka Bulan Kesadaran Sindroma Down (Down Syndrome Awareness Month), Ikatan Sindroma Down Indonesia (ISDI) mengadakan kegiatan bermakna bersama teman-teman Down syndrome. Hal ini dilakukan untuk memberikan perhatian kepada teman disabilitas secara umum dan teman-teman Down syndrome.

Down Syndrome Awareness Month memberikan kesempatan untuk mengajak masyarakat luas mengenal lebih dekat mengenai Down syndrome beserta kebutuhan teman-teman dengan Sindroma Down. Perbedaan seharusnya tidak menjadi alasan untuk kebencian ataupun penindasan melainkan kesempatan untuk saling membantu dan memuliakan sesama manusia.

ISDI memaknai Down Syndrome Awareness Month 2026 dengan mengajak kita semua untuk memberikan ruang, kesempatan, dan kesetaraan bagi teman-teman Down syndrome. Puluhan anggota ISDI beserta keluarganya mengikuti kegiatan "Merayakan Kebersamaan, Mendukung Kemandirian" di BISA Café salah satu kafe inklusif yang mempekerjakan staf dengan beragam disabilitas, Tangerang, Sabtu (31/10/2026).


Teman-teman Down syndrome anggota ISDI dibekali keterampilan membuat es krim sehat dengan panduan dari Chef Kelvin Natalaw dari Oxone. Aktivitas ini bisa menjadi bekal ilmu bagi teman-teman Down syndrome agar bisa berkreasi dan berkarya positif. Kegiatan ini menambah keterampilan setelah sebelumnya mereka belajar membuat aneka cookies dan produk kriya lainnya.

"Aku semangat," ujar salah satu teman Down syndrome, Egi.

Begitu juga yang disampaikan teman Down syndrome lainnya bernama Nabila. "Hari ini happy banget," ucapnya usai mengikuti kegiatan.

Selain berkreasi dan makan bersama, dengan mengadakan kegiatan di BISA Café, teman-teman Down syndrome bisa berinteraksi dengan staf BISA Café. Salah satu momen paling berkesan adalah saat teman Down syndrome belajar berbahasa isyarat dan berkomunikasi langsung dengan staf BISA Café yang Tuli.

Teman-teman Down syndrome mempraktekkan beberapa isyarat yang bisa digunakan saat berinteraksi dengan Teman Tuli termasuk menyampaikan terima kasih, menanyakan toilet, dan mengeja nama masing-masing.

Teman-teman Down syndrome juga diajak mengikuti tur keliling BISA Café untuk belajar tentang pengelolaan sampah dan kebun organik, fasilitas disabilitas termasuk ramp kursi roda, guiding block untuk teman Netra, dan toilet disabilitas. Kehadiran terapis pijat Netra juga menjadi momen berharga bagi teman Down syndrome yang bisa belajar meraba kertas dengan huruf Braille sekaligus melihat dan mendengar langsung bagaimana teman Netra bisa beraktivitas bahkan bisa bekerja.

Momentum Down Syndrome Awareness Month ini menjadi kesempatan untuk mengajak semakin banyak masyarakat mau mengenal dan memberikan ruang bagi teman Down syndrome bisa berpartisipasi, berkarya, dan berperan sesuai dengan potensi dan kapasitas masing-masing.

"Setiap hari teman disabilitas di Precious One dan BISA Café menunjukkan mereka bisa bekerja profesional, menghasilkan karya berkualitas, dan menjadi anggota masyarakat yang produktif jika diberikan kesempatan yang setara," ujar pendiri Precious One dan BISA Café, Ratnawati.

Kegiatan penuh makna ini bisa terlaksana melalui kolaborasi ISDI dengan BISA Café serta dukungan dari Oxone yang setia memberikan dukungan berkelanjutan kepada teman disabilitas melalui Precious One (Yayasan Karya Insan Sejahtera - pendiri BISA Café) sejak 2017 dan ISDI sejak 2019. Co-founder Oxone, Yennie Kusuma berharap melalui kegiatan ini teman-teman Down Syndrome bisa semakin mengembangkan keterampilan dan berkarya.

"Yang kami harapkan adalah mereka memiliki kesempatan untuk semakin mandiri. Saya melihat bagaimana anggota komunitas belajar memasak, mengembangkan keterampilan, hingga menghasilkan produk yang dapat dijual. Setiap pencapaian lahir dari usaha mereka, dengan dukungan keluarga dan para pendamping. Kami ingin terus mendukung proses itu," tutur Yennie Kusuma.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Skrining Kehamilan untuk Deteksi Down Syndrome, Bisakah?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sosok Nathalia Filgueiras, Pilot 20 Tahun yang Jadi Korban Jatuhnya Learjet di Florida

Mom's Life Amira Salsabila

Selamat! Eks Kapten Timnas Asnawi Mangkualam Resmi Nikahi Pesinetron Yuriska Patricia

Mom's Life Annisa Karnesyia

Mengira Sariawan Cuma Efek Hormon, Bunda Ini Akhirnya Kehilangan Bayi karena Virus Herpes

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Ademnya Rumah Herfiza dan Ricky Harun, Comfy Berhias Vertical Garden di Samping Ruang Keluarga

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kisah Pilu Pasutri Bontang Rekayasa Jasad Bayi dengan Bantal, Takut Dianggap Tak Bisa Hamil

Kehamilan Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Anak yang Tumbuh di Keluarga dengan Emosi Tidak Stabil Menurut Psikolog

Sosok Nathalia Filgueiras, Pilot 20 Tahun yang Jadi Korban Jatuhnya Learjet di Florida

Kisah Pilu Pasutri Bontang Rekayasa Jasad Bayi dengan Bantal, Takut Dianggap Tak Bisa Hamil

Selamat! Eks Kapten Timnas Asnawi Mangkualam Resmi Nikahi Pesinetron Yuriska Patricia

Mengira Sariawan Cuma Efek Hormon, Bunda Ini Akhirnya Kehilangan Bayi karena Virus Herpes

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK