kehamilan

Asgardia Rencanakan Kelahiran Bayi Superman di Luar Angkasa, Mungkinkah?

Siti Hafadzoh Sabtu, 23 Nov 2019 13:10 WIB
Asgardia Rencanakan Kelahiran Bayi Superman di Luar Angkasa, Mungkinkah?
Jakarta - Bunda, sudah pernah mendengar Asgardia? Negara luar angka pertama bentukan Igor Ashurbeyli ini kembali viral setelah menyebut akan mengirim manusia ke luar angkasa beberapa tahun yang akan datang.

Tapi, sebelumnya, mereka perlu mencari cara bagaimana manusia bisa melahirkan di luar angkasa. Mengutip situs resmi Asgardia The Space Nation, populasi Asgardia mencapai satu juta orang dan tersebar di berbagai kota seluruh bumi.

Asgardia memiliki tujuan jangka panjang, untuk mendirikan anjungan yang dapat dihuni di luar angkasa dan membangun pemukiman di Bulan.


"Sampai kita bisa mendapatkan anak untuk dilahirkan di ruang angkasa, misi seperti itu tidak akan masuk akal. Karena orang-orang yang pergi ke sana tidak akan pernah kembali," kata Ashurbeyli kepada Metro.



Hal pertama yang perlu mereka lakukan adalah bisa membuat bayi bisa lahir di luar angkasa. Ini diprediksi akan terjadi di tahun 2041. Proyek Space Life Origin di Belanda ingin mengirim seorang wanita hamil ke 250 mil di atas bumi untuk melahirkan pada tahun 2024 mendatang.

Saat ini, proyek tersebut sedang ditunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Masalah etika dan keselamatan medis menjadi alasannya.

Bagi Asgardia, dampak sinar kosmik penyebab kanker pada astronot sebagian besar masih belum diketahui. Maka, melahirkan dan membesarkan seorang bayi di luar angkasa tentu berbahaya.

Perbedaan gravitasi pada pesawat ruang angkasa dapat memunculkan risiko yang tidak diketahui. Bisa jadi, bayi akan tumbuh sangat berbeda dengan bayi pada umumnya.

"Kamu bisa menjadi seorang superman," kata Lembit Opik, ketua parlemen Asgardia.

Dari situ lah gagasan superman bermula. Dia berasal dari sebuah planet yang memiliki gravitasi jauh lebih tinggi daripada Bumi.

Seorang ilmuwan saraf bernama Jeffrey Alberts mengatakan bahwa bayi yang lahir di ruang angkasa dapat memiliki otak yang berbeda dengan manusia di Bumi. Beberapa indra mungkin meningkat, dan beberapa lainnya berkurang. Perbedaan ini disebut astroneurone.

Manusia yang lahir di luar angkasa bisa memiliki kekurangan. Tapi, ini akan mendorong adanya adaptasi.

Asgardia Rencanakan Kelahiran Bayi Superman di Luar Angkasa, Mungkinkah?

Bunda bisa simak cerita Reisa Brotoasmoro ketika melahirkan caesar berikut ini yuk.


[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi