KEHAMILAN
Mengenal Zinc Spark, Percikan Cahaya saat Sperma Berhasil Membuahi Sel Telur
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Sabtu, 19 Apr 2025 21:30 WIBPernah enggak sih Bunda membayangkan momen pertama ketika kehidupan dimulai? Ternyata, ada kejadian super menarik yang terjadi saat sperma berhasil membuahi sel telur, dan namanya adalah zinc spark! Kedengarannya keren banget ya Bunda.
Apa itu zinc spark?
Zinc spark itu sebenarnya adalah percikan cahaya super kecil yang muncul ketika sperma berhasil menembus dan membuahi sel telur. Kok bisa ada cahaya?
Sel telur manusia itu menyimpan seng (zinc) dalam jumlah besar. Begitu sperma masuk, sel telur melepaskan zinc tersebut dalam jumlah besar juga, dan reaksi ini memunculkan kilauan yang bisa ditangkap dengan mikroskop super canggih.
Dilansir dari NIH, saat pembuahan, pelepasan logam seng dalam jumlah besar tampaknya mengarahkan sel telur yang telah dibuahi untuk membelah dan tumbuh menjadi embrio. Pelepasan seng mengikuti akumulasi atom seng yang stabil pada sel telur dalam tahap perkembangan sebelum pembuahan.
Para peneliti mendokumentasikan pelepasan tersebut dengan merendam telur dalam larutan yang mengeluarkan cahaya saat terkena seng. Mereka menyebut pelepasan seng dan kilatan cahaya yang menyertainya sebagai percikan seng. Penelitian tersebut dilakukan oleh kepala Cabang Ilmu Reproduksi di Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development (NICHD), Louis DePaolo.
“Penemuan asupan seng dalam jumlah besar dan pelepasan seng selanjutnya oleh sel telur mendefinisikan peran baru elemen ini dalam biologi,” kata Louis.
Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengamati sel telur dari tikus dan monyet. Untuk melakukan penelitian, mereka merancang mikroskop yang memungkinkan mereka melihat konsentrasi dan distribusi atom seng dalam sel-sel individual.
Dengan bantuan zat kimia yang mengeluarkan cahaya saat terpapar seng, para peneliti mendokumentasikan percikan seng pertama 20 menit setelah pembuahan. Sebagian besar sel telur yang dibuahi melepaskan dua atau tiga putaran percikan, tetapi para peneliti melihat sedikitnya satu dan sebanyak lima dalam dua jam pertama setelah pembuahan. Percikan itu menyala setiap 10 menit, rata-rata.
Percobaan tambahan membantu mengonfirmasi peran seng dalam proses pembuahan. Biasanya, setelah sel telur dilepaskan dari ovarium, sel telur harus membuang kromosom berlebih dalam dua tahap saat bersiap untuk menyatu dengan sperma. Hasil terbaru menunjukkan bahwa seng dapat bertindak sebagai rem di antara tahap-tahap ini, saat sel telur menunggu pembuahan. Jika sel dibuahi, pelepasan seng tampaknya mengangkat rem tersebut. Sel membuang materi genetik berlebih dan mulai membelah.
Selain itu, para peneliti juga menunjukkan bahwa, bahkan sel telur yang tidak dibuahi akan mulai membelah jika kadar seng dikurangi secara artifisial, meniru pelepasan. Selain itu, ketika sel yang dibuahi dipaksa untuk mengambil seng tambahan, prosesnya terbalik.
Asal usul ditemukannya fenomena zinc spark
Fenomena zinc spark pertama kali ditemukan oleh tim peneliti dari Northwestern University di Amerika Serikat. Salah satu tokohnya adalah Dr. Teresa Woodruff, seorang ahli biologi reproduksi, bersama timnya yang dipimpin oleh Dr. Tom O’Halloran, seorang ahli kimia.
Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Chemistry. Dr. Woodruff mengatakan bahwa intensitas kilauan zinc spark berkaitan erat dengan kualitas sel telur. Jadi, telur yang menunjukkan kilauan lebih kuat cenderung lebih sehat dan siap berkembang jadi embrio yang kuat juga.
Ketika sperma membuahi sel telur, tim ini menemukan bahwa sel telur melepaskan miliaran ion zinc dalam bentuk gelombang. Pelepasan ini terjadi dalam waktu milidetik dan bisa memicu cahaya yang sangat kecil, itulah yang disebut zinc spark.
Uniknya, mereka menggunakan teknologi khusus yang disebut fluorescent sensor (semacam pewarna yang menyala saat terkena zinc) supaya bisa melihat percikan itu di bawah mikroskop.
Manfaat zinc spark untuk dunia medis
1. Pemilihan sel telur terbaik untuk bayi tabung (IVF)
Dalam program bayi tabung (IVF), memilih sel telur yang sehat adalah kunci keberhasilan. Nah, Zinc Spark bisa menjadi “indikator visual” untuk mendeteksi kualitas sel telur. Semakin terang percikan zinc-nya, semakin tinggi kualitas telur tersebut.
Dokter bisa tahu telur mana yang siap dibuahi dan mana yang sebaiknya tidak dipilih, sehingga peluang kehamilan meningkat, biaya IVF bisa ditekan karena proses lebih efisien dan risiko kegagalan IVF lebih kecil.
2. Deteksi dini masalah kesuburan
Dengan memantau ada atau tidaknya zinc spark, tim medis bisa mendeteksi apakah telur tidak merespon sperma dan apakah telur kurang sehat atau tidak aktif secara biologis. Artinya, zinc spark bisa jadi semacam tes kesuburan tingkat molekuler. Di masa depan, mungkin akan ada alat diagnosis kesuburan berbasis deteksi zinc yang praktis dan akurat.
3. Membantu riset perkembangan embrio
Zinc spark membuka wawasan baru dalam memahami bagaimana embrio mulai berkembang dan apa saja proses kimia penting yang terjadi setelah pembuahan.
Hal ini bisa bantu mengembangkan metode baru untuk menghindari kelainan embrio, mengurangi risiko keguguran, memahami penyebab infertilitas yang selama ini belum jelas.
4. Inovasi teknologi reproduksi di masa depan
Penemuan zinc spark membuka pintu bagi pengembangan alat pemantau kesuburan super akurat dan Metode seleksi telur otomatis dalam lab. Sehingga hal itu memungkinkan untuk terapi zinc untuk memperbaiki kualitas sel telur.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Arti Mimpi Dikasih Bayi Laki-laki, Pertanda Baik?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Adakah Ciri-ciri Sperma yang Berhasil Lakukan Pembuahan? Simak Faktanya
Cara Menjaga agar Pembuahan Berhasil untuk Mendapatkan Momongan
17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil
Saat Program Hamil, Dukungan untuk Suami Juga Penting Diberikan
TERPOPULER
Curhat Shenina Cinnamon Pertama Kali Kerja setelah Melahirkan: Rasanya Campur Aduk!
Terpopuler: Zahwa Massaid Kunjungi Rumah Sang Nenek di Belanda
Curhatan Bunda Alami Breastfeeding Gaslighting hingga Berhenti Menyusui setelah Sebulan
4 Emosi yang Sering Sulit Diungkapkan Anak, Begini Cara Membantunya
Ciri Orang Pura-Pura Bahagia Padahal Sedang Sedih, Jangan Tertipu dari Senyumnya
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen Haru Shanty Lepas Sang Putra Kuliah di Luar Negeri, Tak Kuat Tahan Tangis
4 Emosi yang Sering Sulit Diungkapkan Anak, Begini Cara Membantunya
Curhatan Bunda Alami Breastfeeding Gaslighting hingga Berhenti Menyusui setelah Sebulan
Sedang Naik Daun, Ini 5 Potret Jing Boran Pemeran Luke di Drama China 'The Early Spring'
Curhat Shenina Cinnamon Pertama Kali Kerja setelah Melahirkan: Rasanya Campur Aduk!
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Pakai Lip Produk Sering Transfer ke Masker atau Gelas? Ini Cara Pakainya
-
Beautynesia
Lagi Cepat Lelah dan Nggak Semangat? Yuk, Coba 5 Cara Mengatasi Burnout Ini
-
Female Daily
Adidas Originals Sport: Koleksi Baju Olahraga yang Bikin Workout Makin Stylish
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Pangeran George Hari Pertama Sekolah, Pakai Seragam Ikonik Eton College
-
Mommies Daily
Cari Krim Ruam Popok Terbaik? Ini 10 Pilihan Favorit Mommies Berdasarkan Survei 2026