KEHAMILAN
Demi Temani Aurelie Moeremans Melahirkan, Suami Dokter Umumkan Cuti 5 Minggu
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 04 Mar 2026 16:10 WIBArtis Aurelie Moeremans sebentar lagi akan melahirkan anak pertamanya, Bunda. Suami Aurelie, Tyler Bigenho, telah mempersiapkan diri untuk menyambut kelahiran anak pertamanya yang berjenis kelamin laki-laki.
Salah satu bentuk persiapan Tyler adalah mengambil cuti kerja untuk menemani istrinya melahirkan. Melalui unggahan di TikTok, Tyler mengungkap rencana cutinya untuk mendampingi Aurelie yang bakal melahirkan pada 12 Maret 2026.
"Hai semuanya, seperti yang kalian ketahui, kami sedang menantikan kelahiran bayi laki-laki. Tanggal lahirnya adalah 12 Maret," kata Tyler.
"Tapi, mulai 1 Maret, saya akan pergi. Saya akan mengambil cuti sekitar lima minggu. Jadi, kantor akan tutup," sambungnya, dikutip dari TikTok @drtylerbigenho, Rabu (25/2/26).
Tyler yang berprofesi sebagai chiropractor ini rencananya bakal kembali bekerja pada bulan April. Selama cuti, Tyler akan fokus pada istri dan anaknya yang baru lahir.
"Bayi laki-laki akan segera lahir! Saya akan kembali ke kantor pada minggu kedua bulan April!" tulisnya di caption unggahan.
Dicap suami siaga karena bakal dampingi istri melahirkan
Unggahan Tyler ini banyak menuai komentar dari netizen, Bunda. Beberapa di antaranya men-cap Tyler sebagai suami dan ayah siaga karena memutuskan cuti untuk mendampingi istrinya melahirkan.
"Suami siaga, semoga dilancarkan persalinannya Dr," tulis akun @ju***.
"Papa siaga! Selamat untuk kelahiran bayi kamu. Nikmati liburan selama lima minggu dan kami tidak akan mengganggumu," ungkap @nn***.
"Romantis nya, suami siaga nih. sehat sehat selalu @aureliebigenho dan dede bayi nya. semoga lahir sehat dan gemesin," ujar akun @ho***.
Peran penting suami dampingi istri melahirkan
Saat melahirkan, sosok suami siaga memang sangat dibutuhkan oleh seorang istri. Salah satu bentuk dukungan suami saat istri melahirkan adalah hadir selama proses persalinan. Profesor obgyn di di University of Illinois di Chicago, Sarah Kilpatrick, M.D., Ph.D., mengatakan bahwa kehadiran suami di ruang bersalin dapat mengalihkan perhatian istrinya yang sedang kesakitan atau merasa takut.
"Di awal persalinan mungkin tidak banyak dukungan yang bisa diberikan secara fisik. Tapi suami harus siap membuat istrinya sibuk dengan percakapan atau hiburan seperti musik," ujar Kilpatrick, dikutip dari Parents.
Dukungan aktif suami saat proses persalinan juga dapat mengurangi kebutuhan intervensi medis, Bunda. Misalnya, genggaman tangan yang diberikan oleh suami ke istrinya saat melahirkan bisa mengurangi rasa sakit.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) tahun 2018 mengungkapkan bahwa berpegangan tangan dapat membuat orang yang kesakitan merasa lebih nyaman. Saat suami menggenggam tangan istrinya, gelombang otak, detak jantung, dan pernapasan keduanya akan menjadi sinkron.
Peneliti studi Pavel Goldstein menjelaskan bahwa sentuhan empatik bisa membuat seseorang merasa dipahami. Menurut penelitian sebelumnya, sentuhan dapat mengaktifkan mekanisme penghilang rasa sakit di otak.
"Rasa empati memang dapat mengatasi rasa sakit. Tapi tanpa sentuhan, mungkin semuanya tidak bisa tersampaikan dengan tepat," kata Goldstein, melansir dari Science Daily.
Studi lain yang diterbitkan di Biopsychosocial Science and Medicine pada tahun 2025 juga pernah mengungkap tentang peran suami dalam kehamilan istrinya yang dikaitkan dengan risiko persalinan prematur. Menurut studi, sikap suami yang baik selama istrinya hamil dapat menurunkan risiko persalinan prematur, Bunda.
Studi menjelaskan bahwa suami yang memberikan dukungan sosial lebih besar terbukti dapat mengurangi lebih sedikit peradangan pada istrinya yang hamil. Itu berarti kehamilan dapat berlangsung yang lebih panjang (cukup bulan) dan lebih sehat. Sebaliknya, istri yang tidak hidup dengan suami positif atau memberikan dukungan sosial, akan memiliki tingkat peradangan yang lebih tinggi dan usia kehamilan yang lebih pendek.
"Ini adalah salah satu studi pertama yang menunjukkan bahwa kekuatan batin seorang ayah, seperti optimisme dan kemampuannya menghadapi tantangan, dapat memengaruhi keluarga dengan cara biologis yang terukur," ujar penulis studi Jennifer Hahn-Holbrook dalam sebuah pernyataan, dilansir New York Post.
Demikian kabar terbaru dari Aurelie Moeremans yang sebentar lagi melahirkan anak pertamanya, serta penjelasan pakar terkait peran penting suami selama istrinya hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)