KEHAMILAN
Ilmuwan Gunakan AI untuk Memprediksi Jenis Kelamin Bayi Sejak 3 Hari Kehamilan
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Senin, 16 Mar 2026 19:10 WIBKemajuan teknologi telah mendorong hadirnya berbagai inovasi di bidang kesehatan, Bunda. Salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), yang kini mulai gencar diterapkan dalam dunia medis.
Baru-baru ini, para ilmuwan menemukan cara untuk memanfaatkan AI dalam memprediksi jenis kelamin bayi sejak tiga hari setelah pembuahan. Teknologi AI tersebut diklaim lebih akurat daripada prediksi jenis kelamin yang selama ini dilakukan oleh manusia.
Model AI yang dikembangkan oleh ilmuwan dari Cambridge University and the California Institute of Technology ini memiliki akurasi 61 persen dalam menentukan jenis kelamin embrio bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) di bawah mikroskop. Model AI adalah versi awal dari teknologi dan tim peneliti berharap untuk menyempurnakannya seiring berjalannya waktu.
Dalam model AI ini, tim peneliti melatih algoritma untuk membandingkan 515 video embrio yang disiapkan untuk IVF di bawah mikroskop pada tahap perkembangan yang sangat awal. Pada fase ini, embrio tidak lebih dari gumpalan sel dari sel telur yang telah dibuahi.
Peneliti lalu 'mengadu' tiga pakar dari manusia untuk melawan kecerdasan buatan atau AI yang telah dirancang khusus. Hasilnya, manusia tidak mampu membedakan jenis kelamin laki-laki dan perempuan atau yang benar hanya 46 persen, dan itu tidak lebih baik daripada menebak.
Hal tersebut berbanding terbalik dengan model AI. Algoritma terkadang dapat mendeteksi perbedaan kecil yang tidak terlihat oleh mata manusia, hingga mencapai akurasi rata-rata 61 persen.
"Perbedaan yang halus terkait jenis kelamin mungkin mulai muncul sekitar hari ketiga," kata penulis studi, Profesor Magdalena Zernicka-Goetz, dalam artikel yang diterbitkan di jurnal Open Biology.
"Ketika diberi video yang sama, manusia tidak mampu membuat prediksi yang berarti," sambungnya, dilansir laman The Scottich Sun.
AI bisa jadi pilihan prediksi jenis kelamin minim risiko
Temuan tersebut menunjukkan bahwa pemindaian ultrasonik suatu hari nanti dapat dianalisis oleh komputer yang mampu mendeteksi perubahan lebih cepat daripada yang kita lihat. Model AI ini bisa juga menjadi pilihan untuk memprediksi jenis kelamin selain menggunakan tes darah dan biopsi yang dianggap invasif dan berisiko tinggi.
"Mempelajari perbedaan jenis kelamin pada tahap awal ini dapat meningkatkan pemahaman kita tentang mengapa beberapa embrio gagal berkembang dan mengapa rasio jenis kelamin dapat menyimpang dalam konteks IVF," ungkap para peneliti.
"Secara lebih luas, temuan kami membuka kemungkinan adanya alat deteksi dini non-invasif yang dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi kelainan perkembangan."
Sejauh ini, para tenaga medis sudah menggunakan AI untuk membaca hasil pemindaian payudara dan paru-paru guna mencari tanda-tanda kanker. Penggunaan AI dianggap jauh lebih cepat dalam mendeteksi dan lebih sensitif daripada manusia.
Demikian temuan terbaru di dunia teknologi, yakni model AI yang disebut bisa digunakan untuk mempreduksi jenis kalin sejak tiga hari setelah pembuahan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini 7 Tanda Tidak Dianjurkan Puasa
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Teknologi AI Dapat Deteksi Kehamilan dengan Akurasi 92 Persen, Ini Hasil Studi
14 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Sering Tidak Disadari
10 Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil di Trimester 1
14 Makanan Penyebab Keguguran di Awal Kehamilan
TERPOPULER
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
Orang Tua Kini Sewa Babysitter Khusus Anak Sekolah, Ternyata Ini yang Dilakukan
Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Tips Memilih Gaun untuk Maternity Shoot agar Tampil Cantik dan Flawless dengan Baby Bump
Orang Tua Kini Sewa Babysitter Khusus Anak Sekolah, Ternyata Ini yang Dilakukan
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Lampu Standing Salon: Worth It Buat Kerja Presisi Eyelash?
-
Beautynesia
5 Potret Jungkook BTS di Kampanye Terbaru Chanel
-
Female Daily
Usual Parfums × Barasuara “Hitam dan Biru”: Saat Lagu Menjadi Aroma
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Lisa BLACKPINK dan Blue Pongtiwat, Sahabat yang Digosipkan Pacaran
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love