HaiBunda

KEHAMILAN

Enam Minggu Sebelum Harry Lahir, Putri Diana Sebut Ini Masa Paling Dekat dengan Raja Charles

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 02 Apr 2026 16:50 WIB
Enam Minggu Sebelum Harry Lahir, Putri Diana Sebut Ini Masa Paling Dekat dengan Raja Charles/ Foto: Instagram @sussexroyal
Jakarta -

Kisah kelahiran Pangeran Harry hingga kini masih menjadi sorotan publik, Bunda. Pasalnya, di balik kelahiran Harry, tersembunyi kisah hubungan orang tuanya yang begitu rumit.

Saat hamil Pangeran Harry, mendiang Putri Diana mengatakan bahwa ia menjalani pernikahan yang bahagia dengan Raja Charles III. Diana bahkan menyebut momen sebelum Harry lahir menjadi masa paling dekat dengan Charles.

"Kami sangat, sangat dekat satu sama lain selama enam minggu sebelum Harry lahir, hubungan yang paling dekat yang pernah kami alami dan akan terus kami alami," katanya dalam buku Diana: Her True Story karya Andrew Morten tahun 1992, dilansir InStyle.


Hubungan Diana dan Charles tiba-tiba renggang setelah Harry lahir. Diana bahkan menggambarkan pernikahannya 'hancur' setelah kelahiran putra bungsunya pada 15 September 1984.

"Lalu tiba-tiba, saat Harry lahir, semuanya hancur berantakan, pernikahan kami. Semuanya berantakan," ungkap Diana.

Diana mengatakan bahwa suaminya saat itu menginginkan dua anak, dan bermimpi memiliki seorang putra dan seorang putri. Setelah anak perramanya Pangeran William lahir, Charles berharap memiliki seorang putri.

Diana sebenarnya sudah tahu sebelum kelahiran Harry bahwa dia tengah hamil anak laki-laki. Diana sudah mengetahuinya dari hasil USG. Namun, ia tidak memberi tahu suaminya, Bunda.

"Charles selalu menginginkan anak perempuan. Dia menginginkan dua anak, dan dia menginginkan seorang perempuan. Saya tahu Harry adalah laki-laki dan saya tidak memberitahunya," ujar Diana.

Menurut Diana, ketika Charles mengetahui Harry adalah laki-laki, suaminya itu meninggalkan komentar yang tak terduga. Komentar ini terkait dengan warna rambut putra bungsunya itu.

"Komentar pertamanya adalah, 'Ya Tuhan, ini laki-laki'. Komentar kedua, 'dan dia bahkan memiliki rambut merah'," ujar Diana.

Mendiang Putri Diana dilaporkan sangat 'hancur' dan sakit hati karena reaksi Charles. Sang Putri tidak begitu suka dengan preferensi gender yang dipermasalahkan dalam keluarga.

"Diana membenci semua hal tentang preferensi gender. Setelah memiliki dua anak perempuan, orang tua Diana begitu yakin bahwa dia akan berjenis kelamin laki-laki sehingga mereka bahkan tidak repot-repot memilih nama perempuan terlebih dahulu. Butuh waktu seminggu penuh sebelum mereka menamainya Diana Frances," ujar penulis King Christopher Andersen mengatakan kepada Fox News.

"Dia tumbuh dengan mengetahui bahwa orang tuanya sangat kecewa padanya. Hal itu membuat Diana merasa 'tidak diinginkan dan tidak dicintai' sejak awal," lanjutnya.

Meski kelahiran Harry memengaruhi pernikahannya, Diana mengaku kehadiran sang putra seperti mukjizat. Sebelum putra bungsunya lahir, Diana hanya merasakan rasa sakit.

"Antara kelahiran William dan Harry, semuanya gelap gulita. Saya tidak ingat banyak, saya telah melupakannya. Itu hanya rasa sakit yang luar biasa. Namun, Harry muncul sebagai mukjizat," katanya.

Kedekatan Charles dan Diana dibantah dalam buku biografi sang Raja

Dalam biografi resmi Charles, The Prince of Wales: A Biography, yang diterbitkan oleh Jonathan Dimbleby pada tahun 1994, hubungan Raja dan mantan istrinya Diana juga sempat dibahas. Dimbleby tidak menyebutkan kedekatan yang dirasakan Diana dalam beberapa minggu menjelang kelahiran Harry.

"Saat mengandung Pangeran Harry dan selama enam bulan setelah kelahirannya, sang Putri tidak melakukan kunjungan resmi ke luar negeri lagi. Ia lebih memilih tinggal di rumah bersama anak-anaknya yang masih sangat kecil," tulis Dimbleby.

"Sebagian besar di waktu itu, mereka hidup dalam ikatan pernikahan yang normal, meskipun mereka masih kekurangan keintiman dan saling pengertian yang bisa membuat hubungan tidak dapat tumbuh dengan baik."

Hubungan Charles dan Diana menjadi renggang karena keduanya tidak memiliki minat yang sama. Hal tersebut diperparah dengan kondisi Diana yang masih mengalami perubahan suasana hati.

"Karena mereka tidak memiliki minat yang sama, tidak banyak yang bisa dibicarakan kecuali hal-hal biasa yang perlu dibicarakan ketika dua orang tinggal serumah," ujar Dimbleby.

"Sang Putri tidak lagi menggunakan jasa psikiaternya, dengan mengatakan bahwa kondisinya sudah lebih baik. Namun, perubahan suasana hatinya terus berlanjut, dan ada saat-saat muncul tekanan yang melelahkan bagi mereka berdua."

Demikian kisah kelahiran Pangeran Harry yang sempat dibagikan mendiang Diana ke publik sebelum meninggal dunia pada 31 Agustus 1997.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Fotografer Kerajaan Mengaku Menyesal Pernah Memotret Putri Diana Diam-diam

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Dinda Hauw Pulang ke Kampung Halaman Rey Mbayang, Jalani Hidup Sederhana di Rumah Kebun

Mom's Life Nadhifa Fitrina

4 Ciri Kepribadian Orang yang Lahir di Bulan April, Suka Ketenangan tapi Penuh Ide

Mom's Life Amira Salsabila

Selebgram Meyden Gelar Gender Reveal Kehamilan Pertama yang Sederhana, Bakal Dikaruniai Anak Perempuan

Kehamilan Annisa Karnesyia

9 Kebiasaan Orang yang Memiliki Sifat Pemarah Menurut Studi Psikologi

Mom's Life Natasha Ardiah

Enam Minggu Sebelum Harry Lahir, Putri Diana Sebut Ini Masa Paling Dekat dengan Raja Charles

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

4 Ciri Kepribadian Orang yang Lahir di Bulan April, Suka Ketenangan tapi Penuh Ide

Selebgram Meyden Gelar Gender Reveal Kehamilan Pertama yang Sederhana, Bakal Dikaruniai Anak Perempuan

11 Ciri-ciri Merkurius, Planet Terkecil di Tata Surya Terdekat dengan Matahari untuk Diajarkan ke Anak

Potret Dinda Hauw Pulang ke Kampung Halaman Rey Mbayang, Jalani Hidup Sederhana di Rumah Kebun

Cara Tepat Hadapi Pubertas Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK