KEHAMILAN
Apakah Bisa Hamil Tanpa Hubungan Intim? Simak Kata Pakar
Melly Febrida | HaiBunda
Rabu, 22 Apr 2026 18:30 WIBApakah Bunda bisa hamil tanpa berhubungan intim? Sebuah klaim mengejutkan muncul dari seorang gadis remaja yang hamil tanpa berhubungan intim secara vaginal. Ini tentu memicu perdebatan di media sosial dan membuat orang mempertanyakan, apakah itu mungkin terjadi?
Sebagian besar kehamilan terjadi melalui hubungan intim atau bantuan medis seperti IVF. Jadi, penting untuk memahami fakta ini agar tidak terjebak mitos yang bisa bikin cemas sendiri.
Apakah bisa hamil tanpa berhubungan intim?
Secar medis, hamil tanpa hubungan seksual penetratif bisa saja terjadi. Namun, para ahli mengatakan itu sangat jarang terjadi. Dr. Tripti Raheja, Direktur Obstetri dan Ginekologi di CK Birla Hospita, Delhi, menjelaskan bahwa untuk membuahi sel telur maka sperma perlu mencapai saluran vagina.
Ini dapat terjadi jika air mani atau cairan pra-ejakulasi bersentuhan dengan vulva selama aktivitas seperti menggosok alat kelamin, bahkan tanpa hubungan seksual. Dr. Barry Aron, dokter spesialis kebidanan/ginekologi bersertifikasi ABMS, mengatakan bahwa setelah sel telur dibuahi, ia harus bergerak dan menempel pada lapisan rahim.
Berhubungan seks penetrasi membantu mengantarkan ejakulasi sedekat mungkin ke serviks sehingga jutaan sperma dapat melakukan perjalanan menuju pembuahan.
"Hanya ada satu kendala, sel telur tidak dapat dibuahi sampai dilepaskan dari ovarium. Ini biasanya terjadi sekali sebulan, sekitar 14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya, selama ovulasi," kata Aron dilansir dari Healthline.
Menurut Aron, hamil tanpa hubungan seksual vaginal itu mungkin terjadi meski terlihat tidak mungkin. Namun, ketika pasangan melakukan hubungan fisik yang melibatkan rahim dan ovarium dan pasangan yang memproduksi sperma, hal itu mungkin terjadi.
Dalam beberapa kasus, sperma juga dapat ditransfer melalui jari, mainan seks, atau kontak yang tidak disengaja, dan jika masuk ke vagina, sperma dapat menuju ke tuba fallopi dan menyebabkan pembuahan, terutama selama masa subur.
Pengakuan remaja hamil tanpa hubungan intim
Melansir Indiatoday, meskipun kemungkinan kehamilan itu rendah, namun bukan nol. Inilah mengapa para ahli menekankan pentingnya mempraktikkan keintiman yang aman dan memahami siklus ovulasi untuk mengurangi risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Bahkan dalam skenario non-penetrasi.
Dokter kandungan Dr. Ankita Shahasane berbicara tentang kasus seperti itu, mengutip literatur medis dan laporan langka yang diterbitkan di jurnal-jurnal terkemuka. Menurut klaim tersebut, seorang gadis berusia 15 tahun dibawa ke rumah sakit dengan sakit perut yang parah.
Berdasarkan laporan ternyata remaja tersebut sedang dalam persalinan. Yang membuat situasi ini tidak biasa adalah gadis itu tidak memiliki lubang vagina, suatu kondisi bawaan yang langka.
Meskipun demikian, ia memiliki rahim, ovarium, dan tuba fallopi. Dokter melakukan operasi caesar, dan ia melahirkan bayi yang sehat.
Penjelasan kasus di atas mungkin terdengar mengejutkan. Namun, para ahli menekankan perlunya memisahkan proses biologis umum dari kejadian medis yang sangat langka, dan untuk mengandalkan pemahaman ilmiah daripada spekulasi.
Menurut laporan kasus tersebut, yang membuat dokter bingung bagaimana kehamilan terjadi tanpa hubungan seksual atau teknik reproduksi berbantuan seperti IVF atau IUI?
Penjelasan yang dibagikan dalam diskusi viral tersebut mengarah pada serangkaian peristiwa yang sangat tidak biasa.
Beberapa bulan sebelum persalinan, gadis itu mengalami cedera perut selama perkelahian menggunakan pisau. Sekitar waktu yang sama, ia dilaporkan melakukan seks oral.
Menurut teori tersebut, sperma mungkin telah memasuki sistem pencernaan, bertahan hidup dalam kondisi langka, dan kemudian bergerak melalui luka internal ke dalam rongga perut.
Dari sana, diklaim, sperma mencapai organ reproduksi, membuahi sel telur, dan menyebabkan kehamilan.
Hal ini telah digambarkan sebagai jalur konsepsi nongenital yang disebabkan trauma.
Jalur yang dijelaskan dalam kasus ini bukanlah jalur konsepsi yang normal atau diakui. Beberapa alasan yang perlu diperhatikan
- Lambung mengandung asam kuat yang biasanya menghancurkan sperma.
- Sistem pencernaan dan reproduksi tidak terhubung secara langsung.
- Bahkan dengan cedera, sperma tetap bertahan hidup dan bergerak.
- Kemungkinan terjadinya kehamilan pada organ reproduksi sangat kecil.
Para ahli, termasuk Dr Shahasane, menekankan bahwa meskipun skenario seperti itu secara teoritis dapat dibahas dalam laporan kasus yang jarang terjadi, hal itu bukanlah sesuatu yang terjadi dalam keadaan normal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Risiko Keguguran Bisa Turun dari Keluarga? Ini Faktanya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Tips Membuat Sperma Lebih Sehat untuk Lancarkan Program Hamil
Yuk Kenali Oligospermia, Gangguan Sperma yang Bisa Turunkan Peluang Kehamilan
Hati-hati Bunda, 5 Hal Ini Bisa Merusak Kualitas Sperma Calon Ayah
5 Tips Tingkatkan Pergerakan Sperma Calon Ayah demi Peluang Kehamilan
TERPOPULER
Potret Bunga Reyza Penyanyi yang Tengah Naik Daun Sekaligus Calon Dokter
Minum Kopi Sore Hari Bisa Mengganggu Tidur? Ini Kata Penelitian
9 Kesalahan Menyiram Tanaman yang Bisa Bikin Layu hingga Cepat Mati
Langka! Bukan di Rahim, Janin 12 Minggu Ini Ditemukan Tumbuh Dekat Ginjal
5 Trik Styling Menyamarkan Perut Buncit Pasca Melahirkan
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Bunga Reyza Penyanyi yang Tengah Naik Daun Sekaligus Calon Dokter
Minum Kopi Sore Hari Bisa Mengganggu Tidur? Ini Kata Penelitian
Sosok Nadia Omara, YouTuber di Balik Viral Cerita Horor KHW 400
9 Kesalahan Menyiram Tanaman yang Bisa Bikin Layu hingga Cepat Mati
Langka! Bukan di Rahim, Janin 12 Minggu Ini Ditemukan Tumbuh Dekat Ginjal
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sepatu Lari Boleh Dipakai Jalan Kaki Harian? Ini 5 Hal yang Perlu Dicek
-
Beautynesia
Mengenal Bloomscrolling, Tren Scroll Konten Positif untuk Mengurangi Kebiasaan Doomscrolling
-
Female Daily
3 Rekomendasi Body Lotion Non-Fragrance yang Cocok untuk Layering Parfum
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 1 November: Taurus Lagi Gelisah, Aries Jangan Menuntut
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Promo tiket.com hingga Pompa ASI Handsfree S2 Pro dari Anker eufy