KEHAMILAN
Kisah Dokter Tangani Anak 5 Th Alami Fetus in Fetu, Kelainan Langka Kembar Parasit
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIBKasus kelainan langka kembar parasit, fetus in fetu, belum lama ini ditemukan di Pakistan. Seorang anak berusia lima tahun didiagnosis fetus in fetu setelah mengalami keluhan batuk yang tak kunjung sembuh dan kesulitan bernapas.
Selama pemeriksaan dan pemindaian medis, dokter menemukan bahwa janin yang belum sepenuhnya berkembang berada di dalam dada bocah lima tahun bernama Rehan ini. Janin tersebut ada di dekat jantung dan pembuluh darah utama.
Ahli bedah toraks di Sheikh Zayed Medical College and Hospital di Rahim Yar Khan, Dr. Sultan Mahmood dan timnya, mengambil tindakan operasi untuk mengeluarkan janin dari dalam tubuh Rehan. Mahmood memimpin prosedur pembedahan yang sangat rumit ini, Bunda.
Tindakan pembedahan tersebut berhasil mengeluarkan janin prematur yang sudah tidak hidup. Mahmood mengatakan bahwa operasi tersebut sangat kompleks, karena janin terletak sangat dekat dengan jantung dan arteri utama, di mana kesalahan kecil sekalipun dapat berakibat fatal.
Ibunda Rehan mengatakan bahwa mereka telah berkonsultasi dengan beberapa dokter sebelumnya, tetapi tidak ada yang dapat mendiagnosis kelainan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada tim medis, dan mengatakan bahwa kondisi putranya telah membaik secara signifikan setelah operasi.
Juru bicara rumah sakit, Dr. Ilyas Rana, mengatakan bahwa Rehan telah dirawat di bangsal toraks dan mendapatkan perawatan medis tingkat lanjut. Ia menyebut keberhasilan operasi sebagai pencapaian besar bagi rumah sakit dan bukti keahlian para dokter serta fasilitas modern di sana.
Para ahli medis mengatakan kasus fetus in fetu di mana janin berada di daerah dada sangat jarang terjadi di seluruh dunia.
Apa itu fetus in fetu?
Mahmood menjelaskan bahwa fetus in fetu merupakan kondisi bawaan di mana salah satu janin gagal berkembang dengan baik dan tetap berada di dalam tubuh janin lainnya. Kasus ini terbilang sangat langka karena hanya sedikit yang dilaporkan, Bunda.
"Di seluruh dunia, kondisi ini terjadi pada sekitar satu dari setiap 500.000 kelahiran. Sebagian besar kasus ditemukan di perut, sedangkan keberadaannya di dada sangat jarang," katanya, dilansir laman The Express Tribune.
Menurut ulasan di Journal of Indian Association of Pediatric Surgeons tahun 2008, fetus in fetu juga dilaporkan telah ditemukan di lokasi lain. Selain retroperitoneal atau area belakang rongga perut, ada pula yang 'hamil' kembarannya di daerah sacrococcygeal atau sakrum. Hanya sedikit laporan yang menemukannya di kepala, skrotum, dan mulut.
"Fetus in fetu adalah kelainan bawaan yang jarang terjadi. Ini merupakan suatu kondisi di mana janin yang cacat dan bersifat parasit ditemukan di tubuh kembarannya. Kelainan ini pertama kali didefinisikan pada awal abad ke-19 oleh Meckel," demikian isi ulasan di jurnal.
Meskipun prevalensinya kecil terjadi pada bayi dan anak-anak, namun ada laporan yang mengungkap bahwa kelainan ini bisa ditemukan sampai usia lanjut karena tidak menunjukkan gejala.
Penyebab fetus in fetu
Dilansir laman Live Science, penyebab fetus in fetu tidak diketahui secara pasti, Bunda. Namun, para ilmuwan berpendapat bahwa janin dalam kasus ini adalah jenis 'kembar parasit' yang langka.
Nah, kembar parasit ini terbentuk ketika atau selama seorang ibu menjalani kehamilan kembar identik. Di awal kehamilan, salah satu janin 'diserap' oleh janin lainnya.
"Ini terjadi sebagai bagian dari proses perkembangan janin ketika ada rongga menutup selama perkembangan, dan salah satu embrio masuk ke ruangan tersebut," ujar direktur neonatologi di Assuta Medical Center di Ashdod, Israel, Dr. Omer Globus.
"Janin di dalam itu sebagian berkembang, tetapi tidak hidup dan tetap berada di sana," sambungnya kepada The Times of Israel.
Teori lain menjelaskan bahwa fetus in fetu adalah sejenis teratoma, yakni tumor yang dapat mengandung tiga jenis sel utama yang ditemukan pada tahap awal pembentukan embrio, Bunda. Beberapa peneliti mengatakan bahwa keberadaan tulang belakang adalah pembeda dari diagnosis fetus in fetu dengan teratoma. Sebab, pada kasus teratoma tidak ditemukan tulang belakang.
Demikian kisah dokter yang berhasil melakukan operasi pada anak lima tahun dengan diagnosis fetus in fetu, serta penjelasan terkait kondisi langka ini. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Risiko Kehamilan Kembar, Salah Satunya Preeklamsia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Janin Kembar Tak Berkembang Ditemukan di Dada Remaja Laki-laki Ini, Dokter Ungkap Fakta Medisnya
Mengenal Kembar Parasit, Kondisi Janin Berhenti Berkembang yang Melekat pada Janin Lain
4 Kasus Fetus in Fetu, Kondisi Langka Bayi 'Hamil' Kembarannya
Janin Ditemukan di Otak Bayi Usia 1 Tahun, Begini Penampakannya
TERPOPULER
150 Nama Bayi Terinspirasi Batu Permata dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Cara Mengenali Perasaan Diri Sendiri agar Lebih Memahami Emosi
Curhat Alyssa Daguise setelah Berjuang Pasca Melahirkan, Kini Menyusui Jadi Momen Favorit
Masih di Dalam Kandungan, Bayi Ini Jalani Operasi agar Selamat dari Kondisi Langka
Apa Itu Sinbiotik? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh Anak
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hospital Bag untuk Melahirkan, Aman dan Muat Banyak
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Cara Mengenali Perasaan Diri Sendiri agar Lebih Memahami Emosi
150 Nama Bayi Terinspirasi Batu Permata dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Potret Kedekatan Taufik Hidayat Bersama Anak yang Sudah Gadis
Apa Itu Sinbiotik? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Bikin Acara Arisan Makin Meriah? Sajikan Teh Buah Ini ke Tamu
-
Beautynesia
UNIQLO Resmi Hadirkan Koleksi Hijab di Indonesia, Intip Koleksinya!
-
Female Daily
Trueve Rilis Acne Soothe Series, Bisa Bantu Putus Siklus Jerawat yang Sering Balik Lagi
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Aubrey Plaza Telah Melahirkan Anak Pertama Setelah Eks Suami Meninggal Tragis
-
Mommies Daily
Bukan Cuma Burnout, Ini 6 Tanda Parenting Fatigue pada Ibu Bekerja