KEHAMILAN
Pemerintahan Trump Berencana Larang WNA Hamil Masuk AS, Apa Alasannya?
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Senin, 06 Jul 2026 11:35 WIBPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kalah dalam upayanya untuk mengakhiri kewarganegaraan berdasarkan kelahiran. Baru-baru ini, Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa bayi yang lahir di AS memiliki hak konstitusional atas kewarganegaraan, Bunda.
Sebelumnya, Presiden Trump berupaya membatasi hak tersebut melalui perintah eksekutif. Ia beralasan bahwa anak-anak imigran tanpa dokumen dan beberapa pengunjung sementara tidak berada di bawah yurisdiksi, dan karenanya tidak berhak atas kewarganegaraan berdasarkan kelahiran.
Meski kalah di Mahkamah Agung, Trump tampaknya tak menghentikan semangat pemerintahannya untuk membatasi imigrasi ilegal di AS. Melansir dari laman Politico, semangat itu kini dialihkan ke perempuan yang datang ke AS untuk melahirkan agar anak mereka secara otomatis menjadi warga negara AS.
Menurut dua pejabat pemerintahan dan beberapa orang lain yang dekat dengan pemerintahan, para ajudan dan sekutu Trump membahas sejumlah opsi kebijakan. Saran-saran tersebut berkisar dari menuntut organisasi atau individu yang terlibat dalam 'skema wisata kelahiran' hingga melarang masuknya ibu hamil ke AS.
"Ke depannya, pemerintah akan terus memerangi faktor-faktor pendorong imigrasi ilegal dan warga negara asing dengan niat curang untuk memasuki AS dan semata-mata untuk memiliki anak di sini," kata seorang pejabat pemerintah, yang meminta namanya dirahasiakan.
Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri Presiden Trump, Markwayne Mullin, sempat menjelaskan tentang rencana pembatasan hak kewarganegaraan bagi anak-anak yang lahir di AS hanya mengerucut kepada turis asing. Salah satu upayanya dapat mencakup pelarangan bagi warga negara asing yang hamil untuk bepergian ke AS, Bunda.
"Ada visa turis yang mereka dapatkan untuk datang ke Amerika Serikat atau ke wilayah kami hanya untuk melahirkan. Mereka akan datang pada bulan kedelapan, mungkin satu, dua, tiga minggu sebelum melahirkan, dan melahirkan di sini," ungkap di acara Fox & Friends, dikutip dari 19th News.
"Mereka memiliki anak yang mungkin pindah kembali ke Tiongkok, membesarkan anak tersebut di bawah rezim komunis, meskipun mereka adalah warga negara Amerika Serikat. Mereka kembali ke sini, dan dalam beberapa kasus, mereka pergi ke universitas, mencuri kekayaan intelektual. Ini benar-benar menjadi masalah keamanan nasional," lanjut Mullin.
Namun, ketika ditanya tentang apakah pemerintah harus melarang perjalanan WNA yang hamil, Miller mengatakan bahwa negara tersebut perlu mempertimbangkan 'dengan sangat hati-hati' siapa yang diizinkan untuk melahirkan bayi di negara ini.
Seberapa sering wisata terkait kelahiran terjadi di AS?
Sejauh ini, pemerintah federal AS tidak menyimpan catatan resmi tentang berapa banyak turis asing yang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk melahirkan agar bayi mereka dapat menjadi warga negara AS. Center for Immigration Studies, yang mengadvokasi pengurangan imigrasi secara signifikan, memperkirakan bahwa pada tahun 2020 terdapat antara 20.000 dan 26.000 kemungkinan kasus bayi yang lahir di Amerika Serikat dari turis asing.
Sejauh ini, kasus potensial yang dikaitkan dengan ketakutan pemerintahan Trump hanya terjadi kurang dari 1 persen dari kelahiran total. Lembaga Kebijakan Migrasi yang non-partisan telah menggambarkan wisata kelahiran sebagai 'praktik yang jarang terjadi'.
Perlu diketahui, Departemen Luar Negeri AS pada awal bulan ini mengumumkan bahwa Kedutaan Besar AS di Afrika Barat telah mengungkap jaringan wisata kelahiran yang canggih, yang terdiri dari lebih dari 100 warga negara asing yang menggunakan dokumen palsu dan 'calo' untuk mendapatkan visa bagi anak-anak mereka agar dapat memperoleh kewarganegaraan AS.
Temuan tersebut tampaknya menjadi trigger bagi pemerintahan Trump mengakhiri 'wisata kelahiran ilegal'. "Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Departemen Luar Negeri membela integritas kewarganegaraan AS dengan mengakhiri skema wisata kelahiran ilegal," kata lembaga tersebut.
Pada bulan-bulan awal masa jabatan kedua Trump, Departemen Luar Negeri telah mengeluarkan pengumuman terkait perjalanan. Menurut pengumuman, petugas konsuler AS akan menolak visa turis bagi setiap pelancong yang dianggap datang ke AS dengan tujuan utama melahirkan agar anak mereka memperoleh kewarganegaraan.
Saat ini, ibu hamil tidak dilarang bepergian ke AS. Tetapi, petugas konsuler memiliki wewenang untuk menolak visa kunjungan, dan petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS dapat menolak masuk, jika mereka percaya bahwa tujuan utama seorang perempuan bepergian adalah untuk melahirkan anak di AS.
Demikian berita terbaru dari Pemerintahan Presiden Trump yang disebut sedang mempertimbangkan untuk melarang WNA hamil masuk AS.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ramai Minum Tylenol saat Hamil Picu Autisme hingga Presiden Trump Angkat Bicara, Simak Faktanya
Kisah Bumil yang 'Dipaksa' Mengandung Meski Detak Jantung Janin Sudah Tak Berdetak
Amerika Serikat akan Beri Insentif Rp84 Juta untuk Bayi Baru Lahir
Presiden Amerika Serikat Trump Ingin Terbitkan Program Bayi Tabung Gratis, Simak Faktaya
TERPOPULER
Deretan Fakta Mengenai Kabar Menghilangnya Nadira Az-Zahra, Sempat Kena Kabar Hoaks
Deretan Kalimat yang Bisa Mengatasi Kecemasan Anak
Pemerintahan Trump Berencana Larang WNA Hamil Masuk AS, Apa Alasannya?
Waspadai Senyum Seperti Ini Bisa Jadi Sinyal Stroke
Deretan Keluarga Artis Dikaruniai 4 Anak Usia Sekolah, Nina Zatulini hingga Rigen Rakelna
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Botol Minum Tali Panjang untuk Anak TK, Awet & Mudah Dibersihkan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sendok Panci dan Centong Stainless Steel yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Name Tag MPLS untuk PAUD, SD, SMP, dan SMA yang Kreatif
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel 316 Terbaik, Lebih Aman, Tahan Panas & Karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV dengan Coverage Natural
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gaya Shenina Cinnamon saat Pamer Baby Bump dalam Balutan Gaun Putih
Deretan Kalimat yang Bisa Mengatasi Kecemasan Anak
Deretan Fakta Mengenai Kabar Menghilangnya Nadira Az-Zahra, Sempat Kena Kabar Hoaks
Kalahkan Brasil dengan 2 Gol di Piala Dunia, Ini Potret Hangat Striker Norwegia Haaland Bersama Orang Tua
Pemerintahan Trump Berencana Larang WNA Hamil Masuk AS, Apa Alasannya?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Mendadak Ketemu Anak di Bandara, Ruben Onsu: Perlu Ketemu Bertiga
-
Beautynesia
5 Fakta Menarik Cape Verde, Negara Kecil yang Curi Perhatian di Piala Dunia 2026
-
Female Daily
Ini 4 Drama Korea Bulan Juli yang Menarik Masuk Watchlist!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pretty In Gold, Selena Gomez Glamor Bergaun Emas di Pernikahan Taylor Swift
-
Mommies Daily
10 Model dan Warna Rambut untuk Wajah Bulat agar Terlihat Lebih Tirus