Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Deretan Kalimat yang Bisa Mengatasi Kecemasan Anak

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Senin, 06 Jul 2026 13:25 WIB

Deretan Kalimat yang Bisa Mengatasi Kecemasan Anak
Ilustrasi Kalimat yang Bisa Mengatasi Kecemasan Anak/Foto: Getty Images/justocker
Daftar Isi
Jakarta -

Merasa cemas merupakan hal yang bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Perasaan ini dapat terjadi saat Si Kecil menghadapi situasi baru atau hal yang belum pernah dialaminya, Bunda.

Meski begitu, ada juga anak yang mengalami rasa cemas atau takut berlebihan hingga berlangsung dalam waktu yang lama. Kondisi seperti ini tentu saja perlu mendapat perhatian dari orang tua.

Menilik dari National Institute of Mental Health (NIMH), sekitar satu dari empat anak akan mengalami gangguan kecemasan sepanjang hidupnya. Sementara itu, data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga menunjukkan bahwa angka kecemasan pada anak terus meningkat dari waktu ke waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sebagai orang tua, kita perlu mengetahui cara mendampingi anak saat rasa cemas muncul. Salah satunya dengan menggunakan kalimat yang membuat Si Kecil merasa didengar dan lebih tenang.

Lantas, kalimat seperti apa yang dapat menenangkan anak saat merasa cemas? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, Bunda.

Deretan kalimat yang bisa mengatasi kecemasan anak

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, rasa takut terhadap hal yang belum diketahui bisa memicu kecemasan pada siapa saja, termasuk anak-anak. Terlebih saat mereka berada di lingkungan atau situasi yang baru, rasa cemas bisa terus terjadi.

Dilansir dari laman Tinybeans dan Parade, berikut ini beberapa kalimat yang dapat membantu menenangkan anak saat merasa cemas.

1. "Mari kita tarik napas dalam-dalam bersama-sama"

Saat Si Kecil mulai cemas, Bunda bisa mengajaknya menarik napas dalam secara perlahan. Teknik pernapasan dalam juga dapat menenangkan sistem saraf mereka.

Menurut terapis pernikahan dan keluarga berlisensi sekaligus penulis buku Trauma Recovery Workbook for Teens, Deborah Vinall, PsyD, LMFT, orang tua dapat melatih teknik pernapasan bersama anak.

"Orang tua dapat melatih teknik pernapasan dalam bersama anak. Ini dapat mencakup teknik seperti pernapasan bergantian melalui lubang hidung atau menghitung napas perlahan masuk melalui hidung dan keluar melalui mulut," kata Vinall.

2. "Bagaimana Bunda bisa membantumu merasa lebih baik?"

Selanjutnya, orang tua bisa bertanya apa yang dapat membuat anak merasa lebih tenang saat sedang cemas. Dengan begitu, mereka akan mudah untuk menceritakan perasaannya.

Melalui pertanyaan seperti ini, anak akan tahu kalau Bunda mengerti kecemasan yang sedang dirasakannya. Mereka juga merasa tidak sendirian karena ada orang tua yang siap mendampinginya.

3. "Bunda ada di sini. Kamu aman"

Saat Si Kecil mengalami cemas, kita bisa meyakinkannya bahwa ia tidak sendirian. Kalimat seperti "Bunda ada di sini, kamu aman", dapat membuat mereka merasa lebih tenang.

Ucapan tersebut juga membantu Si Kecil merasa terlindungi saat menghadapi rasa takut, baik karena situasi maupun hanya kekhawatiran dalam pikirannya.

4. "Ayo kita hitung sampai 20 bersama-sama"

Ketika anak mulai terlihat gelisah, tawarkan mereka untuk menghitung hingga 20 secara perlahan. Melalui cara ini, anak dapat mengalihkan fokusnya dari rasa cemas yang sedang dirasakan.

Menghitung bersama juga bisa menjadi salah satu cara untuk anak menenangkan diri saat menghadapi situasi yang membuatnya stres.

5. "Banyak hal yang terjadi, tetapi fokuslah hanya pada apa yang ada di depanmu"

Anak yang sedang kewalahan kerap merasa sulit mengerti semua hal yang terjadi di sekitarnya. Dalam kondisi seperti ini, mengajaknya fokus pada satu hal di depan dapat membantu mereka merasa lebih tenang.

Cara tersebut juga bisa mengurangi gangguan dari sekitar yang membuat anak semakin cemas, Bunda.

6. "Bunda tahu ini bisa terasa menakutkan"

Mengatakan bahwa rasa takut yang dialami Si Kecil adalah hal yang wajar dapat membuatnya merasa lebih tenang. Saat anak merasa didengarkan, mereka mudah terbuka untuk menceritakan apa yang sedang dirasakan.

7. "Semuanya baik-baik saja, momen ini akan berlalu"

Saat anak merasa cemas, orang tua bisa mengingatkannya bahwa perasaan tersebut tidak akan berlangsung selamanya. Bunda juga perlu meyakinkan bahwa apa yang dirasakan anak adalah hal yang boleh dirasakan.

Menurut psikolog klinis sekaligus penulis buku Generation Anxiety, Lauren Cook, PhD, anak perlu tahu bahwa kecemasan yang mereka alami hanya bersifat sementara.

"Memberi tahu mereka bahwa ketidaknyamanan mereka tidak akan berlangsung selamanya, dan bahkan memasang pengatur waktu untuk menunjukkan bagaimana perasaan mereka dapat berubah bahkan dalam waktu 10 menit," ujar Cook.

8. "Ceritakan apa yang menurutmu akan terjadi selanjutnya"

Kecemasan terhadap pengalaman baru kerap membuat anak merasa kehilangan kendali. Mengajaknya bercerita tentang apa yang menurutnya akan terjadi selanjutnya dapat membantu mereka lebih tenang.

Saat anak mulai membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya, ia akan merasa lebih memiliki kendali terhadap situasi yang sedang dihadapinya, Bunda.

9. "Kamu berani, kamu pasti bisa"

Ucapan seperti "Kamu berani, kamu pasti bisa" dapat memberi semangat saat anak merasa cemas. Lebih dari itu, anak pun akan lebih percaya diri dalam menghadapi situasi yang membuatnya khawatir.

Dukungan dari Bunda dapat mengingatkan anak bahwa ia memiliki kemampuan untuk melewati tantangan yang dihadapinya.

10. "Katakan pada diri sendiri, 'Aku bisa melakukan ini!'"

Mengajak Si Kecil untuk mengatakan, "Aku bisa melakukan ini!" dapat menumbuhkan rasa percaya diri saat ia merasa cemas. Kalimat ini juga memotivasi mereka untuk berpikir lebih positif.

Semakin sering anak menyemangati dirinya sendiri, semakin besar pula keyakinannya dalam menghadapi tantangannya, Bunda.

11. "Tidak apa-apa merasa gugup"

Mengatakan kepada anak bahwa merasa gugup adalah hal yang boleh dirasakan dapat membuatnya merasa lebih tenang. Mereka pun mengerti kalau perasaan tersebut merupakan respons saat menghadapi situasi yang menegangkan.

Setelah itu, Bunda bisa mengajak anak untuk mengalihkan rasa gugupnya ke hal-hal yang dapat ia kendalikan.

Itulah penjelasan mengenai kalimat yang dapat menenangkan dan mengatasi kecemasan pada anak. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda