KEHAMILAN
Apa Itu Kehamilan Geriatrik? Kenali Risikonya dan Istilah Baru yang Digunakan Dokter
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Minggu, 19 Jul 2026 07:25 WIBBunda mungkin pernah mendengar istilah geriatric pregnancy atau kehamilan geriatrik. Istilah ini biasanya digunakan untuk menyebut kehamilan pada perempuan yang berusia 35 tahun atau lebih.
Meski terdengar menyeramkan, jangan buru-buru khawatir ya, Bunda. Faktanya, semakin banyak perempuan yang hamil dan melahirkan di usia 35 tahun hingga awal 40-an. Berkat kemajuan teknologi medis dan pemeriksaan kehamilan yang semakin baik, banyak di antaranya dapat menjalani kehamilan sehat hingga persalinan.
Menariknya, istilah geriatric pregnancy kini juga mulai jarang digunakan oleh tenaga medis. Sebagai gantinya, dokter lebih sering memakai istilah advanced maternal age (AMA) atau kehamilan pada usia maternal lanjut karena dinilai lebih tepat dan tidak memberi kesan negatif.
Lantas, apa sebenarnya kehamilan geriatrik dan apakah selalu berisiko tinggi? Simak penjelasannya berikut ini, Bunda.
Apa itu kehamilan geriatrik?
Kehamilan geriatrik adalah istilah lama untuk menggambarkan kehamilan pada perempuan yang diperkirakan akan melahirkan di usia 35 tahun atau lebih.
Istilah tersebut sudah digunakan sejak puluhan tahun lalu karena pada usia tersebut beberapa risiko kehamilan memang mulai meningkat dibandingkan usia yang lebih muda. Namun, bukan berarti setiap ibu hamil berusia di atas 35 tahun pasti mengalami komplikasi.
Saat ini, banyak dokter kandungan dan organisasi kesehatan lebih memilih menggunakan istilah advanced maternal age (AMA). Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), istilah ini dianggap lebih netral dan lebih menggambarkan kondisi usia ibu saat hamil tanpa memberikan stigma tertentu.
Mengapa istilah kehamilan geriatrik mulai ditinggalkan?
Kata 'geriatrik' identik dengan kelompok lanjut usia. Padahal, perempuan berusia 35 atau 40 tahun tentu belum termasuk lansia.
Karena itu, banyak dokter menilai istilah tersebut dapat membuat ibu hamil merasa cemas atau bahkan tersinggung. Fokus pelayanan kehamilan saat ini juga tidak lagi hanya berdasarkan usia, tetapi melihat kondisi kesehatan Bunda secara menyeluruh.
Dokter akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti tekanan darah, berat badan, riwayat penyakit, gaya hidup, hingga kondisi kehamilan saat ini sebelum menentukan apakah kehamilan termasuk berisiko tinggi atau tidak.
Apa saja risiko kehamilan di usia 35 tahun ke atas?
Seiring bertambahnya usia, memang ada beberapa risiko yang sedikit meningkat selama kehamilan. Namun, peningkatan risiko ini bukan berarti pasti terjadi pada semua ibu hamil.
Beberapa kondisi yang lebih sering ditemukan pada kehamilan usia 35 tahun ke atas antara lain:
- Diabetes gestasional.
- Tekanan darah tinggi atau preeklamsia.
- Gangguan pada plasenta.
- Persalinan prematur.
- Risiko keguguran yang lebih tinggi.
- Kelainan kromosom pada janin, seperti sindrom Down.
- Kemungkinan menjalani operasi caesar lebih besar.
Meski demikian, banyak perempuan berusia akhir 30-an hingga awal 40-an tetap menjalani kehamilan yang sehat dan melahirkan bayi dalam kondisi baik.
Mengapa risiko meningkat seiring bertambahnya usia?
Ada beberapa alasan mengapa kehamilan pada usia yang lebih matang memerlukan perhatian lebih.
Salah satunya adalah kualitas dan jumlah sel telur yang secara alami menurun seiring bertambahnya usia. Selain itu, peluang munculnya penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes juga meningkat sehingga dapat memengaruhi kehamilan.
Perubahan metabolisme tubuh dan fungsi pembuluh darah juga menjadi faktor yang membuat risiko komplikasi sedikit lebih tinggi dibandingkan kehamilan di usia yang lebih muda.
Apakah semua kehamilan di atas usia 35 tahun berisiko tinggi?
Jawabannya, tidak selalu, Bunda.
Usia memang menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dokter, tetapi bukan satu-satunya. Penilaian risiko juga bergantung pada kondisi kesehatan sebelum hamil, riwayat kehamilan sebelumnya, berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, hingga gaya hidup sehari-hari.
Misalnya, perempuan berusia 37 tahun yang sehat, rutin berolahraga, dan tidak memiliki penyakit kronis bisa saja memiliki kehamilan yang lebih baik dibandingkan perempuan yang lebih muda tetapi memiliki kondisi medis tertentu.
Karena itu, pemeriksaan kehamilan secara rutin tetap menjadi kunci agar kondisi Bunda dan Si Kecil selalu terpantau.
Tips menjalani kehamilan sehat di usia 35 tahun ke atas
Jika Bunda sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil di usia 35 tahun ke atas, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kehamilan tetap sehat, yaitu:
- Melakukan konsultasi sebelum hamil jika memungkinkan.
- Mengonsumsi asam folat sesuai anjuran dokter.
- Menjalani pemeriksaan kehamilan secara rutin.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
- Tetap aktif berolahraga sesuai rekomendasi dokter.
- Menjaga berat badan ideal.
- Tidur yang cukup.
- Menghindari rokok, alkohol, dan paparan zat berbahaya.
- Melakukan skrining prenatal sesuai usia kehamilan.
Dengan pemantauan yang baik, berbagai risiko dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganannya pun menjadi lebih optimal.
Kapan Bunda perlu berkonsultasi dengan dokter?
Jika Bunda berencana hamil setelah usia 35 tahun, ada baiknya melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Konsultasi juga penting bila Bunda memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau gangguan tiroid.
Selain itu, segera periksakan diri apabila mengalami perdarahan, nyeri hebat, sakit kepala berat, pembengkakan yang tidak biasa, atau gerakan janin berkurang selama kehamilan.
Yang terpenting, jangan langsung merasa khawatir hanya karena mendengar istilah geriatric pregnancy. Kini, dokter lebih banyak menggunakan istilah advanced maternal age karena lebih mencerminkan kondisi medis tanpa memberi label yang menakutkan.
Dengan pemeriksaan rutin, pola hidup sehat, serta pendampingan dokter, banyak Bunda yang hamil di usia 35 tahun ke atas tetap dapat menjalani kehamilan yang sehat hingga menyambut kelahiran Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Syarat Pindah Rumah saat Hamil agar Aman, Bunda dan Janin Sehat
Bahaya Daun Pepaya untuk Ibu Hamil: Risiko dan Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Bila Bumil Terjatuh, Apa yang Perlu Segera Dilakukan untuk Pastikan Kondisi Janin?
Plus Minus Hamil di Usia 20, 30, dan 40-an
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang yang Gemar Dengarkan Podcast di Waktu Luang
Bikin Gemas! Intip 7 Potret Shanum Anak Nino 'Ran' yang Mencuri Perhatian
15 Kalimat yang Bikin Orang Menghargai Kamu, Tunjukkan Sikap Tegas dan Berkelas
Kebiasaan Sederhana Orang yang Punya Mental Kuat Menurut Psikologi
4 Ciri Rekan Kerja Toxic yang Perlu Diwaspadai, Bisa Menguras Energi
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang yang Gemar Dengarkan Podcast di Waktu Luang
Bikin Gemas! Intip 7 Potret Shanum Anak Nino 'Ran' yang Mencuri Perhatian
4 Ciri Rekan Kerja Toxic yang Perlu Diwaspadai, Bisa Menguras Energi
Kebiasaan Sederhana Orang yang Punya Mental Kuat Menurut Psikologi
15 Kalimat yang Bikin Orang Menghargai Kamu, Tunjukkan Sikap Tegas dan Berkelas
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Pakai Turtleneck atau Kalung Statement? Pashmina Ini Bikin Look Tetap Rapi
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Singa atau Pohon Es yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Ini Fakta Menarik Kim Hye Jun, Pemeran A Shop for Killers dan My Bias, My Boss
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Cantik 8 WAGs Pelatih Sepakbola, Mikel Arteta Nikahi Aktris Spanyol
-
Mommies Daily
Skincare Remaja: Mana yang Wajib dan Mana yang Nggak Perlu?