Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Hamil 17 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Sabtu, 12 Sep 2026 11:15 WIB

Ilustrasi kehamilan
Hamil 17 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?/Foto: Getty Images/Evrymmnt
Daftar Isi
Jakarta -

Hamil 17 minggu apa yang dirasakan Bunda mungkin makin beragam. Pada trimester kedua ini, tubuh Bunda mulai beradaptasi dengan perubahan hormon dan pertumbuhan Si Kecil yang makin pesat. Banyak Bunda penasaran dengan sensasi fisik maupun perubahan pada tubuh saat usia kehamilan mencapai momen ini.

Lantas, hamil 17 minggu apa yang dirasakan? Apa saja perubahan tubuh yang terjadi dan bagaimana perkembangan janin pada usia kehamilan ini?

Hamil 17 minggu, apa yang dirasakan?

Setiap kehamilan dapat terasa berbeda. Pada usia 17 minggu, sebagian Bunda justru mulai merasa lebih nyaman karena keluhan seperti mual dan muntah pada trimester pertama biasanya sudah berkurang. Namun, beberapa gejala baru dapat muncul seiring pertumbuhan rahim dan janin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengutip laman NHS dan Mayo Clinic, beberapa keluhan yang mungkin dialami pada usia kehamilan 17 minggu antara lain:

1. Mulai merasakan gerakan janin

Salah satu momen yang paling ditunggu saat kehamilan trimester kedua adalah merasakan gerakan Si Kecil. Pada usia 17 minggu, sebagian Bunda mungkin mulai merasakan gerakan janin seperti gelembung kecil, kedutan, sampai sensasi berguling di dalam perut. Namun, belum merasakan gerakan pada minggu ini juga masih normal. 

Namun bila Bunda hamil 17 minggu tetapi belum merasakan gerakan janin, tidak perlu langsung khawatir. Waktu pertama kali merasakan gerakan dapat berbeda pada setiap kehamilan.

2. Payudara membesar, nyeri dan lebih sensitif

Payudara dapat terasa lebih penuh dan membesar sebagai bagian dari persiapan tubuh untuk menyusui. Pada trimester kedua, pertumbuhan payudara masih dapat berlangsung. Selain membesar, payudara terasa nyeri dan lebih sensitif dari sebelumnya.

3. Nyeri punggung atau tubuh terasa pegal

Rahim yang semakin besar dapat mengubah pusat gravitasi tubuh. Ditambah perubahan hormonal, kondisi ini dapat membuat Bunda mengalami pegal, terutama pada bagian punggung bawah. Nyeri punggung bawah termasuk perubahan fisik yang dapat terjadi selama trimester kedua.

4. Gusi lebih mudah berdarah

Perubahan hormon kehamilan dapat membuat gusi lebih sensitif, bengkak atau mudah berdarah ketika menyikat gigi. Karena itu, Bunda wajib menjaga kesehatan mulut tetap penting selama kehamilan.

5. Mudah lelah dan mengalami gangguan tidur

lantaran perubahan hormon serta perut semakin membesar membuat Bunda mudah lelah. Tak heran jika insomnia atau gangguan tidur dialami oleh Bunda di usia kehamilan masuk trimester kedua ini.

6. Sakit kepala dan pusing

Sakit kepala, pusing, atau merasa lebih mudah kepanasan juga termasuk keluhan yang dapat terjadi pada usia kehamilan ini. Bunda sebaiknya mencukupi kebutuhan cairan dan tidak melewatkan waktu makan.

Jika sakit kepala terasa sangat berat atau disertai gangguan penglihatan maupun pembengkakan mendadak, segera konsultasikan kepada dokter atau tenaga kesehatan. Gejala tersebut perlu diperiksa karena dapat menjadi tanda kondisi kehamilan yang membutuhkan penanganan.

7. Heartburn atau rasa panas di dada

Rasa panas atau terbakar di dada (heartburn) juga dapat muncul selama trimester kedua. Perubahan hormon kehamilan dan tekanan rahim yang semakin besar dapat memengaruhi sistem pencernaan.

Bunda bisa mencoba makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering dan menghindari langsung berbaring setelah makan.

8. Perut kembung dan sembelit

Perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat. Akibatnya, Bunda mungkin mengalami perut kembung atau sembelit.

Perbanyak asupan serat dari sayur, buah, biji-bijian, serta cukup minum air untuk membantu menjaga kelancaran pencernaan.

9. Nyeri di sisi perut

Rahim yang semakin membesar dapat meregangkan jaringan penyangganya. Kondisi ini dapat menyebabkan round ligament pain atau nyeri ligamen yang terasa di sisi perut.

Nyeri biasanya muncul ketika Bunda bergerak, berdiri, batuk, bersin, atau mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba.

Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 17 minggu

Mengutip laman Whattoexpect, NHS dan Healthline ada beberapa perubahan pada ibu hamil di usia 17 minggu kehamilan antara lain: 

1. Nafsu makan meningkat 

Bagi sebagian besar ibu hamil, trimester kedua tidak hanya membawa kelegaan dari morning sickness, tetapi juga membuat nafsu makan meningkat. Jadi, jangan kaget jika pada usia kehamilan 17 minggu Bunda tiba-tiba merasa sangat lapar hingga mampu menghabiskan seporsi besar makanan.

2. Keputihan cairan vagina bertambah

Bunda mungkin menemukan cairan vagina berwarna putih seperti susu selama kehamilan. Kondisi ini dapat menjadi bagian dari perubahan normal pada kehamilan. Namun, bila cairan disertai bau menyengat, rasa gatal, nyeri, atau perubahan warna yang tidak biasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

3. Perubahan kulit dan rambut

Bunda mungkin melihat kulit menjadi lebih berminyak atau muncul jerawat. Beberapa ibu hamil juga mengalami perubahan pigmentasi pada wajah berupa bercak kecokelatan yang dikenal sebagai chloasma atau melasma. Di sisi lain, rambut bisa terasa lebih tebal dan berkilau selama kehamilan.

4. Kenaikan berat badan dan pembengkakan

Kenaikan berat badan, pembengkakan, dan perubahan hormon juga dapat membuat ukuran kaki Bunda bertambah. Dalam beberapa minggu ke depan, Bunda mungkin akan merasa memiliki lebih banyak energi dan berada dalam kondisi yang lebih baik.

5. Detak jantung dan suhu tubuh meningkat

Aliran darah yang meningkat pesat membuat tubuh terasa lebih hangat dan Bunda lebih mudah berkeringat.

6. Mood swing

Kondisi emosi dapat berubah, termasuk merasa lebih sensitif, cemas atau khawatir. Perubahan hormon dapat membuat masalah kecil terasa lebih berat selama kehamilan.

7. Perut mulai semakin terlihat

Rahim yang terus membesar mulai bergerak naik keluar dari panggul. Akibatnya, lingkar pinggang dapat terlihat semakin menghilang dan bentuk perut mulai lebih tampak sebagai perut hamil.

Bunda yang pernah hamil sebelumnya mungkin sudah memiliki baby bump yang cukup terlihat, sedangkan pada kehamilan pertama perut bisa saja belum terlalu besar.

8. Muncul stretch mark

Pertumbuhan perut dan payudara yang semakin cepat dapat membuat sebagian Bunda melihat garis-garis pada kulit. Stretch mark dapat berwarna merah muda, merah, ungu, cokelat atau kemudian memudar menjadi keperakan.

Stretch mark dapat muncul pada perut, payudara, bokong dan paha, serta dialami hingga 8 dari 10 perempuan selama kehamilan.

Tips saat hamil 17 minggu

Memasuki trimester kedua, Bunda dapat mulai lebih fokus menjaga kebugaran dan mempersiapkan diri menghadapi kehamilan yang semakin besar. Mengutip laman Whattoexpect, Healthline, NHS berikut beberapa tips yang bisa Bunda dilakukan:

1. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Bunda tidak perlu makan dengan porsi dua kali lipat hanya karena sedang hamil. Fokuslah pada makanan dengan gizi seimbang, termasuk sayuran, buah, protein, sumber karbohidrat, dan lemak sehat.

2. Aktif bergerak 

Jika kondisi kehamilan sehat dan dokter tidak memberikan larangan khusus, Bunda dapat tetap melakukan aktivitas fisik yang sesuai kemampuan.

Jalan kaki, berenang, yoga prenatal, atau olahraga ringan lainnya dapat menjadi pilihan. Meski begitu, Bunda tetap mendengarkan kondisi tubuh selama melakukan aktivitas fisik.

3. Lakukan peregangan mencegah Skiatika

Saraf skiatik merupakan saraf terbesar di tubuh. Saraf ini berawal dari punggung bagian bawah, melewati bokong, kemudian bercabang hingga ke bagian belakang kaki, pergelangan kaki, dan telapak kaki.

Dalam banyak kasus, skiatika ditandai dengan rasa nyeri tajam seperti tertusuk atau tersengat, kesemutan, maupun mati rasa yang bermula dari punggung atau bokong dan menjalar hingga ke kaki. Kondisi ini biasanya terjadi ketika saraf skiatik mengalami tekanan akibat bantalan tulang belakang yang menonjol, bergeser, atau pecah.

Oleh karena itu, di 17 minggu kehamilan menyarankan Bunda untuk melakukan peregangan. Selain itu, Bunda bisa mencoba menggunakan kompres atau bantalan hangat maupun melakukan peregangan punggung untuk membantu meredakan rasa sakit.

4. Ubah posisi berbaring secara bertahap

Selama kehamilan, hormon progesteron meningkatkan aliran darah menuju bayi. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah menjadi lebih rendah dan aliran darah ke otak berkurang sehingga Bunda bisa merasa pusing atau seperti akan pingsan.

Untuk mencegah pusing atau merasa seperti akan pingsan, ubah posisi tubuh secara perlahan, terutama saat beralih dari posisi berbaring ke duduk atau dari duduk ke berdiri. Jika mulai merasa berkunang-kunang, segera duduk dan tundukkan kepala, atau berbaring sejenak.

5. Cukupi kebutuhan cairan

Minum air yang cukup dapat membantu mencegah dehidrasi sekaligus membantu mengurangi risiko sembelit.

6. Jaga kesehatan gigi dan gusi

Perubahan hormon kehamilan dapat memengaruhi gusi, ligamen, dan tulang di dalam mulut. Hal ini pada akhirnya bisa membuat gigi sedikit lebih longgar, terutama jika Bunda memiliki masalah gigi dan gusi yang lebih serius dan belum ditangani, seperti gingivitis atau periodontitis.

Segera periksakan diri ke dokter gigi jika gigi terasa sangat goyang atau Bunda mengalami masalah gigi lainnya yang cukup serius. Pastikan tetap menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari, rutin menggunakan benang gigi (floss), serta melakukan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut lainnya selama kehamilan.

7. Hindari paparan matahari berlebih

Berbagai perubahan kulit selama kehamilan, termasuk tahi lalat yang menjadi lebih gelap dan biang keringat, umumnya normal dan bersifat sementara.

Seperti banyak perubahan lain selama kehamilan, hormon menjadi salah satu penyebabnya. Namun, paparan sinar matahari dapat membuat perubahan pada kulit tersebut semakin terlihat. Karena itu, sebisa mungkin lindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung. 

8. Jadwalkan pijat prenatal

Seiring perubahan tubuh selama kehamilan, Bunda mungkin mulai merasakan pegal atau nyeri di beberapa bagian tubuh. Pijat prenatal dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk memanjakan tubuh sekaligus membantu meredakan rasa tidak nyaman. 

Pijat ini juga dapat membantu Bunda lebih rileks. Pastikan Bunda memilih terapis yang terlatih melakukan pijat prenatal, dan beri tahu terapis mengenai usia kehamilan Bunda.

9. Pemeriksaan kehamilan

Tetap ikuti jadwal pemeriksaan antenatal. Dokter atau bidan dapat memantau kesehatan Bunda dan pertumbuhan janin serta memberikan pemeriksaan yang sesuai dengan usia kehamilan.

Meskipun risiko keguguran sudah menurun pada tahap kehamilan ini, risikonya masih tetap ada. Jika Bunda mengalami perdarahan dari vagina, keluar cairan dari vagina, atau nyeri perut yang parah, segera hubungi dokter. Bunda juga perlu menghubungi dokter jika mengalami demam.

Perkembangan janin saat bulan hamil 17 minggu

Perkembangan janin di usia 17 minggu kehamilan sudah mulai terlihat. Mulai dari ukuran janin yang semakin besar sampai gerakan serta respon janin di dalam kandungan. Berikut beberapa perkembangan janin di usia 17 minggu kehamilan yang sudah bisa Bunda ketahui antara lain: 

1. Ukuran janin

Janin pada usia kehamilan ini berukuran sekitar 12 cm dari kepala hingga bokong, kurang lebih sebesar buah delima. 

2. Aktif bergerak dan merespon

Janin juga semakin aktif bergerak di dalam rahim. Selain itu, bayi juga sudah bisa menggerakkan mata meskipun untuk sementara matanya masih tertutup.  Si Kecil yang semakin aktif juga mulai melakukan gerakan seperti berguling dan berputar di dalam rahim.

3. Janin merespon suara

Janin juga sudah bisa merespons suara keras dan membuka dan menutup mulut.  Perkembangan sistem saraf dan organ sensorik terus berlangsung selama trimester kedua.

4. Lemak tubuh mulai terbentuk

Lemak tubuh bayi mulai terbentuk pada tahap ini dan akan terus bertambah hingga akhir kehamilan. Jadi, Si Kecil sedang mulai memiliki cadangan lemak untuk mendukung pertumbuhannya.

5. Sidik jari mulai terbentuk

Dalam waktu sekitar satu minggu ke depan, bantalan pada ujung jari tangan dan kaki bayi akan mulai dihiasi pola garis dan lekukan yang khas. Pola tersebut nantinya akan berkembang menjadi sidik jari yang benar-benar unik pada setiap individu.

6. Rambut dan bulu halus mulai tumbuh

Rambut di kepala, alis, dan bulu mata bayi juga semakin tumbuh. Si Kecil mulai bisa mengepalkan tangan dan memasukkan tangan mungilnya ke dalam mulut.

7. Aktivitas jantung semakin teratur

Pada usia kehamilan 17 minggu, detak jantung bayi mulai diatur oleh otak sehingga tidak lagi berdetak secara acak. Jantung Si Kecil berdetak sekitar 140–150 kali per menit, atau kira-kira dua kali lebih cepat dibandingkan detak jantung Bunda.

Begitulah penjelasan tentang hamil 17 minggu apa yang dirasakan, perkembangan sampai tips menjaga kehamilan agar tetap aman. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda