kesehatan

9 Trik Anak Minum Obat Tanpa Drama

Amelia Sewaka Kamis, 06 Des 2018 - 20.33 WIB
1. Ortu bersikap positif dan beri reward
Foto: Istock Foto: Istock

1. Beri pilihan

Ketika anak sakit, mereka mudah kehilangan kontrol. Jadi hal yang sangat membantu ketika orang tua memberi pilihan cara minum obat ke anak. Orang tua bisa memberi opsi sederhana seperti:

- Bagaimana anak mau minum obat? Dari cangkir, digerus atau bubuk obat diberi air agar mudah ditelan.
- Kapan anak mau minum obat? Misal, sebelum atau sesudah mandi? Atau sebelum atau sesudah ganti pakaian.
- Di mana tempat mau minum obat? Di meja makan, atau di sofa sambil menonton TV.

Anak-anak biasanya lebih suka minum obat dengan caranya sendiri, tapi ada juga yang nurut-nurut saja saat kita membantu mereka. Terlepas dari pilihannya, tetap awasi mereka saat minum obat ya, Bun.

2. Hindari anak tersedak

Perhatikan seberapa banyak anak bisa sekali menelan, untuk menghindari tersedak. Kadang, untuk anak-anak dosis minum obat harus dibagi lebih sedikit. Misal, satu sendok makan orang dewasa, kita bagi dua dengan memberikan setengah sendok dalam dua kali suap.

Untuk bayi atau anak yang lebih kecil, masukkan sendok hingga batas pipi saja, Bun, jangan sampai belakang tenggorokan. Biarkan anak menelan obatnya terlebih dahulu sebelum memberikan obat lain, dan berikan obat dalam posisi anak tegak atau duduk. Ini semua untuk menghindari anak tersedak.

3. Jelaskan alasan minum obat

Jika anak sudah cukup besar, jelaskan kenapa ia perlu minum obat. Ketika anak sudah mulai berkata 'tidak' ketika kita baru mengeluarkan botol atau plastik obat, kita bisa katakan,

"Nak, obat ini bisa sembuhin kamu dari penyakitmu. Kalau kamu nggak minum obat, kamu nggak bisa sembuh, nggak bisa main sama teman-teman, nggak ke sekolah,"

4. Bersikap positif

Dekati anak dengan sikap yang positif. Puji anak ketika mereka mau minum obat tanpa menolak. Penting disadari oleh banyak orang tua, minum obat bukan hukuman. Jadi jangan pernah mengancam 'Nanti disuntik dokter', kalau anak tak mau minum obat.

5. Beri reward

Anak usia sekolah biasanya akan lebih termotivasi dengan pemberian reward atau hadiah. Tak perlu hadiah mahal atau harus beli kok Bunda, kita membuat grafik berbintang misalnya. Jadi, tiap anak berhasil minum obat mereka akan mendapat stiker bintang.

Semua reward ini bisa disesuaikan dengan kreativitas Bunda, agar waktu-waktu minum obat anak bisa jadi waktu yang menyenangkan buat mereka.

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi