MENYUSUI
Ini Dia Negara dengan Tingkat Ibu Menyusui 'Terbaik Sedunia'
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Sabtu, 15 Mar 2025 11:20 WIBPara ibu direkomendasikan untuk menyusui bayinya hingga enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun sesuai arahan WHO. Di antara berbagai negara di dunia, banyak juga negara dengan tingkat ibu menyusui terbaik sedunia.
Dalam dunia pediatri, ada pepatah yang mengatakan kalau ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Ini artinya ASI merupakan yang terbaik untuk bayi sejak lahir. Namun, sayangnya persentase yang signifikan dari total bayi yang lahir di dunia setiap harinya masih banyak yang tidak disusui.
Berbagai alasan mungkin melatari mengapa para ibu enggan menyusui bayinya mulai dari adat istiadat budaya hingga masalah medis. Secara umum, menyusui masih merupakan cara yang paling populer untuk memastikan bayi baru lahir mendapatkan nutrisi yang mereka inginkan.
Negara mana saja yang memiliki tingkat menyusui tertinggi?
Rwanda ternyata menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat menyusui tertinggi di dunia, dengan hampir 81 persen dari semua bayi yang disusui selama enam bulan pertama usia mereka.
Selain Rwanda, beberapa negara lain yang juga memiliki tingkat menyusui yang sangat tinggi termasuk di antaranya Burundi, Zambia, dan Peru. Semua negara ini memiliki tingkat menyusui lebih dari 65 persen.
Di sisi lain, Amerika Serikat memiliki tingkat menyusui yang relatif rendah selama enam bulan pertama yaitu hanya 25,8 persen. Persentase yang jauh lebih besar dari semua bayi di Amerika Serikat disusui saat lahir.
Namun, pada usia 6 bulan, saat bayi masih harus disusui, hanya sedikit bayi yang masih lanjut disusui ibunya. Jadi, Amerika Serikat tidak berada di peringkat tinggi dalam grafik pemberian ASI seperti yang diyakini banyak orang.
Beberapa bayi yang tidak disusui ibunya memang bisa dikarenakan berbagai alasan ya, Bunda. Misalnya, dalam beberapa situasi, ibunya harus kembali bekerja. Akibatnya, mereka mungkin tidak dapat menyusui bayinya dalam waktu lama.
Bayi mungkin masih mendapatkan ASI, tetapi tidak harus langsung dari payudara. Beberapa ibu lebih suka menggunakan pompa dan kemudian menyusui bayinya menggunakan botol, Bunda.
Di luar alasan kembali bekerja, alasan lainnya juga banyak berperan. Misalnya, beberapa bayi tidak tinggal serumah dengan ibunya. Mereka mungkin memiliki satu ayah atau dua ayah. Dalam kasus seperti itu, seorang perempuan mungkin tidak dapat menyusui bayinya.
Terakhir, beberapa ibu mengalami komplikasi. Mereka mungkin tidak dapat menyusui bayinya karena mastektomi ganda akibat kanker payudara, atau karena infeksi serius pada puting susu. Kondisi seperti itu membuat bayi tidak dapat menyusu langsung dari payudara seperti dikutip dari laman Worldpopulationreview.
Alasan ASI dianjurkan diberikan pada bayi
Menyusui dianjurkan untuk bayi yang baru lahir karena berbagai alasan. Salah satunya karena ASI mengandung antibodi kuat yang dapat melindungi bayi selama beberapa bulan pertama kehidupannya.
Sebelum bayi divaksinasi, mereka sangat rentan, karena mereka mungkin tidak dapat melawan infeksi tertentu. Nah, ASI mengandung antibodi yang dapat mempermudah hal ini.
Selain itu, menyusui dianjurkan karena memberi kesempatan bagi ibu untuk menjalin bonding dengan anaknya. Itulah sebabnya banyak dokter kandungan dan dokter anak menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya selama tahun pertama kehidupannya.
Manfaat kesehatan ASI bagi bayi
Menyusui diketahui memiliki manfaat jangka panjang bagi bayi, yang bertahan hingga dewasa, seperti dikutip dari laman Nhs.
Karenanya, berapa pun jumlah ASI yang diberikan memiliki efek positif. Semakin lama Bunda menyusui, semakin lama perlindungannya bertahan dan semakin besar manfaatnya.
Menyusui dapat membantu mengurangi risiko bayi terhadap infeksi, dengan lebih sedikit kunjungan ke rumah sakit sebagai akibatnya. Selain itu, menyusui juga meminimalisasi risiko diare dan muntah pada bayi, dengan lebih sedikit kunjungan ke rumah sakit sebagai akibatnya.
Tak hanya itu ya, Bunda, menyusui juga dapat mencegah sindrom kematian bayi mendadak, obesitas, penyakit kardiovaskular di masa dewasa, dan lainnya.
Bagi para ibu, menyusui dapat menurunkan risiko terhadap kanker payudara, kanker ovarium, osteoporosis, penyakit kardiovaskular, dan obesitas.
Nah, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menyusui Si Kecil, Bunda. Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Manfaat Kurma Bagi Ibu Menyusui, Bisa Jadi ASI Booster Bunda
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Waktu Tidur Berantakan? Simak Tips Atur Jam Tidur Ibu yang Baru Menyusui
3 Cara agar Si Kakak Tetap Anteng saat Bunda Menyusui Si Kecil
Menyusui Bisa Menghemat Rp 37 Juta dalam 6 Bulan Lho
Ibu Menyusui Makan Pedas Bisa Picu Bayi Diare?
TERPOPULER
Kisah Ibu Hamil yang Menolak Caesar dan Harus Mengikuti Persidangan dari Rumah Sakit
8 Ciri Perempuan Berjiwa Tenang dan Stabil secara Emosional Menurut Psikologi
15 Jenis Tanaman Hias Monstera Terpopuler, Cocok untuk Hiasan Rumah Minimalis
Diet Nana Jadi Sorotan, Sarapan Mentega saat Perut Kosong
11 Contoh Pidato Hari Kartini 2026 Penuh Semangat & Inspiratif untuk Acara Sekolah
REKOMENDASI PRODUK
9 Baju Daerah & Kebaya Anak untuk Perayaan Pawai Hari Kartini
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
3 Kertas Gambar Ibu Kartini untuk Lomba Mewarnai Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kebaya untuk Hari Kartini, Elegan dan Stylish
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet & Hemat Listrik di Bawah Rp2 Jutaan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel yang Bagus dan Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Sering Tampil Mewah, Influencer Ini Ketahuan Tinggal di Apartemen Penuh Sampah
15 Jenis Tanaman Hias Monstera Terpopuler, Cocok untuk Hiasan Rumah Minimalis
Peneliti Temukan Alat untuk Melacak Tanda Vital Janin Selama Kehamilan & saat Fetal Surgery
11 Contoh Pidato Hari Kartini 2026 Penuh Semangat & Inspiratif untuk Acara Sekolah
8 Ciri Perempuan Berjiwa Tenang dan Stabil secara Emosional Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Atlet-atlet Indonesia Gerebek 'Monitor Ketua', Ada Apa?
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Kamu Bahagia atau Sedang Dilanda Stres
-
Female Daily
Hot Water vs Cold Water, Mana yang Lebih Baik untuk Pencernaan?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Sinopsis We Are All Trying Here, Drakor Comeback Go Youn Jung Jadi Produser
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Lari Seru di AIA Vitality Women’s 10K 2026 hingga Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” yang Bikin Haru