MENYUSUI
Ini Strategi Amerika Serikat agar Jumlah Ibu Menyusui di Negara Itu Meningkat
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Kamis, 25 Sep 2025 08:51 WIBAngka kelahiran yang terus meningkat memang tak selalu dibarengi dengan peningkatan jumlah ibu menyusui di level yang bersamaan. Ini cara Amerika agar jumlah ibu menyusui di negaranya meningkat.
Menyusui segera setelah melahirkan memang menjadi hal yang direkomendasikan bagi para ibu. Seperti yang direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia, WHO, menyusui secara eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun selalu digaungkan.
Namun, hal itu nyatanya tidaklah selalu berlaku di semua negara ya, Bunda. Salah satunya di Amerika dengan masih banyak perempuan tidak memenuhi target menyusui untuk anak mereka.
Jumlah ibu menyusui di Amerika
Setiap tahunnya, lebih dari 3,5 juta perempuan melahirkan di AS, dan sekitar 84 persen di antaranya menyusui. Namun, masih banyak saja perempuan yang tidak dapat memenuhi peran tersebut baik berdasarkan target menyusui mereka sendiri atau rekomendasi nasional, menurut laporan dari The National Academics of Sciences, Engineering, and Medicine.
Itu merupakan hasil analisis promosi, inisiasi, dan dukungan menyusui di seluruh Amerika Serikat.
Laporan tersebut juga menunjukkan manfaat kesehatan menyusui baik untuk ibu dan bayi. Misalnya, menyusui dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi, dan membantu pencernaan.
Menyusui juga diketahui dapat mengurangi risiko ibu terkena diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, serta kanker payudara dan ovarium. Berdasarkan penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya, laporan tersebut memperkirakan bahwa total biaya menyusui yang kurang optimal di Amerika Serikat antara USD17.2 miliar hingga lebih dari US$100 miliar per tahun.
"Penelitian menunjukkan dengan jelas bahwa mayoritas perempuan dan keluarga ingin menyusui atau memberikan ASI kepada bayi mereka. Namun, lebih dari separuh ibu akhirnya berhenti menyusui atau memerah ASI lebih cepat dari yang mereka inginkan," kata Ifeyinwa Asiodu, profesor madya di The University of California, San Fransisco.
Mengingat tingginya tingkat niat dan inisiasi menyusui serta manfaat yang telah diketahui bagi kesehatan ibu dan bayi, tindakan memang diperlukan di semua tingkatan untuk memastikan keluarga menerima dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan menyusui dan pemberian makan bayi mereka.
Tingkat pemberian ASI di AS masih rendah
Saat ini, tingkat pemberian ASI di AS masih di bawah pedoman dari The Dietary Guidelines for Americans, yang merekomendasikan pemberian ASI eksklusif hingga usia 6 bulan dan beberapa ibu hingga usia 12 bulan, dengan pengenalan makanan pendamping.
Angka tersebut juga di bawah target yang ditetapkan Healthy People 2030, sebuah perkumpulan dengan tujuan kesehatan nasional yang ditetapkan oleh The US Department of Health and Human Services.
Healthy People 20230 menargetkan sebanyak 42.4 persen bayi disusui secara eksklusif selama enam bulan pertama dan menyusui berlanjut hingga 12 bulan untuk setidaknya 54.1 persen bayi. Kenyataannya, sebanyak 27 persen bayi di ASI disusui secara eksklusif selama enam bulan pertama, dan kurang dari 40 persen masih menerima ASI hingga usia 12 bulan.
Laporan tersebut mengakui bahwa tujuan pemberian makan bayi secara individual mungkin berbeda dari rekomendasi nasional, dan bahwa tidak semua ibu memilih untuk atau mampu menyusui secara eksklusif atau jangka waktu yang lama. Pedoman nasional sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan hasil kesehatan dari waktu ke waktu, bukan untuk memaksakan standar perilaku tunggal.
Selain itu, diketahui juga bahwa tingkat menyusui secara signifikan lebih rendah di antara kelompok-kelompok tertentu, termasuk perempuan kulit hitam, perempuan pribumi Amerika, pribumi Alaska, perempuan dengan status ekonomi rendah, perempuan yang belum menikah, perempuan yang tinggak di pedesaan, dan ibu-ibu yang lebih muda.
Banyak komunitas ini menghadapi hambatan dalam menyusui, seperti kebutuhan untuk kembali bekerja atau sekolah lebih awal atau akses terbatas ke layanan pendidikan dan dukungan menyusui selama masa perinatal, seperti dikutip dari laman Nationalacademies.
Berbagai lembaga pemerintah juga memiliki inisiatif dan program untuk mendukung pemberian ASI. Tetapi, saat ini tidak ada satu entitas pun yang mengoordinasikan berbagai program pemerintah yang menyediakan peta jalan dukungan yang kohesif bagi keluarga agar mudah diakses.
Laporan tersebut merekomendasikan kongres untuk mendanai strategi nasional yang dipimpin oleh HHS untuk memastikan ibu dan keluarga memiliki akses ke dukungan dan sumber daya menyusui yang efektif untuk mencapai tujuan mereka.
Tak hanya itu, dalam laporan tersebut juga merekomendasikan agar kongres memberlakukan cuti keluarga dan medis berbayar nasional untuk semua ibu pasca persalinan. Dan, jika tidak ada rencana nasional, negara bagian dan pemberi kerja harus melakukan cakupan ini.
Investasi dalam program yang dipimpin komunitas
Guna mendukung pemberian ASI, program dan koalisi yang dipimpin komunitas memainkan peran penting dalam melindungi, mempromosikan, dan mendukung pemberian ASI. Dan, terdapat bukti kuat bahwa dukungan sebaya dapat meningkatkan hasil pemberian ASI, kata Julie A. Caswell, Distinguished University Professor Emeritus dari the University of Massachusetts Amherst.
Kenyataannya, banyak ibu mungkin merasa lebih nyaman menerima panduan menyusui dari anggota masyarakat yang memiliki latar belakang, pengalaman hidup, atau bahasa yang sama. Karena itu, investasi yang lebih besar dalam program berbasis masyarakat dan inisiatif kesehatan masyarakat, seperti Program Nutrisi Tambahan Khusus untuk perempuan, bayi, dan anak-anak, diperlukan.
Laporan ini merekomendasikan agar kongres, perusahaan asuransi, pemerintah daerah, dan negara bagian, serta pihak-pihak lain, menetapkan dan mendanai strategi investasi terkoordinasi untuk mendukung program-program menyusui yang dipimpin masyarakat ini di seluruh AS.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
Simak video di bawah ini, Bun:
Penyebab ASI Masih Keluar Meski Sudah Berhenti Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Kebutuhan Kalsium Ibu Menyusui, Manfaat Beserta Rekomendasi Sumber Terbaik
Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Es dan Makan Pedas? Simak Aturannya
7 Persiapan Puasa Ibu Menyusui, Boleh Persiapkan Suplemen Bun
3 Cara agar Si Kakak Tetap Anteng saat Bunda Menyusui Si Kecil
TERPOPULER
Fakta di Balik Foto Baby Bump Zendaya yang Viral dan Picu Rumor Hamil
Kaba Anak Zaskia Adya Mecca Jalani Operasi Hidung karena Radang dan Alergi
Jarang Disadari, Ini 10 Ciri Kepribadian Orang Tulus & Baik Hati Menurut Psikologi
500 Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Indonesia dan Jenisnya
Korban Keracunan MBG di Jawa Timur Capai 664 Siswa, Begini Kondisinya Saat Ini...
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Membuat Pizza Teflon Roti Tawar, Enak dan Anti Gagal
500 Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Indonesia dan Jenisnya
Fakta di Balik Foto Baby Bump Zendaya yang Viral dan Picu Rumor Hamil
Kaba Anak Zaskia Adya Mecca Jalani Operasi Hidung karena Radang dan Alergi
Seberapa Aman Minyak Jarak untuk Bayi? Ketahui Manfaat hingga Risikonya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Wajah Tirus Sebelum Acara Besar? Kenalan dengan Treatment Korean V-Lift
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Tidak Sopan di Pesawat yang Jangan Sampai Dilakukan Penumpang
-
Female Daily
Mencoba Tren Anti-Blush. Apakah Cocok di Kulit Light Medium?
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Stylish Celine Dion Sapa Fans, Mendadak Ikut Nyanyi di Jalanan Paris
-
Mommies Daily
Simpan Parfum di Kamar Mandi, Benarkah Bisa Cepat Rusak?