MENYUSUI
Bukan Mitos, Stres dan Kecemasan Terbukti Ganggu Kualitas dan Produksi ASI
Indah Ramadhani | HaiBunda
Sabtu, 18 Apr 2026 08:50 WIBMenyusui merupakan sebuah proses yang terlihat sederhana, tetapi sangat kompleks di dalamnya. Selama menyusui, Bunda perlu memperhatikan berbagai aspek, seperti produksi ASI, teknik menyusui, hingga kondisi kesehatan mental.
Aspek yang disebut terakhir merupakan aspek yang saat ini tengah disoroti oleh berbagai ahli laktasi. Menurut mereka, kesehatan mental adalah hal yang paling utama dalam menopang ketersediaan Bunda selama menyusui sebab akan memengaruhi banyak hal.
Seperti contoh, produksi ASI, semangat dan motivasi menyusui, hingga baik buruknya teknik menyusui sangat dipengaruhi oleh kondisi mental. Jika Bunda merasa stres, cemas, dan kewalahan, maka ketiga faktor tersebut akan menjadi terhambat.
Hal ini turut disampaikan oleh seorang konsultan laktasi di Cloudnine Group Hospitals, Dr. Vidhi Mehta. “Sebagai konsultan laktasi, saya melihat langsung bagaimana kesehatan mental seorang ibu sangat mempengaruhi pengalaman mereka selama menyusui,” katanya yang dikutip dari MSN.
Pengaruh kesehatan mental terhadap produksi ASI
Seperti yang disampaikan oleh sejumlah pakar, tubuh manusia dapat menghasilkan hormon oksitosin yang berfungsi untuk menyeimbangkan suasana hati. Hormon tersebut diketahui dapat membuat tubuh seseorang lebih positif dan bahagia, termasuk saat menyusui.
Untuk melepaskan hormon tersebut, tubuh setidaknya harus berada dalam kondisi yang tenang, nyaman, dan bebas tekanan. Apabila tubuh stres, cemas, dan penuh tekanan, maka hormon tersebut tidak akan dilepaskan.
Akibatnya, tubuh menjadi kurang optimal dalam menjalankan fungsinya. Pada ibu menyusui, kondisi ini bahkan dapat menghambat produksi ASI. Oleh karena itu, para pakar sering menyarankan agar ibu menyusui menjaga kondisi tubuh, mood, serta kesehatan mentalnya.
“Bukan berarti ASI seorang ibu tidak ada, melainkan hanya terhambat dan sulit dikeluarkan ketika merasa stres. Karena itu, kesehatan mental sama pentingnya dengan kondisi fisik, sebab perasaan tertekan dan stres dapat membuat proses menyusui terasa lebih berat,” jelas Dr. Mehta.
Bagaimana dukungan emosional berperan dalam menjaga kesehatan mental
Pernahkah Bunda merasa lebih tenang saat ada seseorang yang menemani atau mendukung kita di masa-masa sulit. Nah, itulah satu dari sekian banyak hal yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui.
Dukungan emosional dari pasangan, anggota keluarga, bahkan teman, dapat menjadi sumber penyemangat selama menjalani proses menyusui. Bahkan menurut sejumlah ahli, dukungan yang diberikan mampu membuat perbedaan besar bagi seorang ibu.
“Kalimat sederhana yang menenangkan, seperti apresiasi, tawaran bantuan, dan afirmasi positif dapat meringankan beban yang terasa sangat besar. Terlebih bila pasangan turut membantu mengurus kebutuhan rumah tangga dan bersedia menjadi pendengar,” tutur Dr. Mehta.
Selain itu, Dr. Mehta juga menjelaskan bahwa tekanan mental yang dirasakan selama proses menyusui harus segera diatasi agar tidak berkepanjangan. Jika Bunda merasa tekanan tersebut sudah mengganggu, maka sebaiknya segera hubungi profesional agar mendapatkan treatment yang tepat.
Kapan ibu menyusui perlu berkonsultasi terkait kesehatan mental dengan ahli
Sebenarnya, konseling atau mengunjungi profesional tidak harus selalu menunggu kondisi mental memburuk, Bunda. Konseling juga dapat dilakukan sebagai ruang untuk bercerita, berkeluh kesah, atau sekadar meminta saran terkait proses menyusui.
Pakar menyebut bahwa melalui konseling, banyak perempuan yang mulai terbuka untuk mengungkapkan ketidaknyamanan, tekanan, atau beban yang dirasakan. Nantinya, konsultan akan memberikan berbagai macam perspektif sehingga meningkatkan kepercayaan diri mereka.
“Sebagai konsultan laktasi, mereka diberi tanggung jawab dan hak untuk mendampingi para ibu menyusui di setiap pengalamannya. Tidak hanya memperbaiki teknik menyusui, tetapi juga membantu memperbaiki kesehatan mentalnya,” tegas Dr. Mehta.
Pentingnya menerapkan perawatan diri saat menyusui
Untuk menjaga kondisi mental tetap sehat selama masa menyusui, Bunda perlu memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan emosional. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan menurut beberapa ahli:
- Mengambil jeda waktu istirahat saat bayi sedang tertidur
- Minum air yang cukup dan konsumsi makanan bergizi
- Saat merasa kesulitan, segera mintalah bantuan
- Menunda menerima tamu saat Bunda membutuhkan waktu untuk beristirahat
- Melakukan kegiatan yang disukai, seperti berjalan-jalan, mendengarkan musik, serta meditasi ringan
Demikian penjelasan mengenai bagaimana stres dan kecemasan dapat memengaruhi produksi ASI pada ibu menyusui. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Siswa Termuda di Kelas Lebih Rentan ADHD? Ini Kata Peneliti
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Manfaat Minyak Zaitun untuk Payudara, Benarkah Bisa Menjaga Kualitas ASI?
Terobosan Baru, Analisis Optik Ungkap Produksi dan Kualitas ASI Lebih Detail
Durasi Menyusui dan Kualitas ASI: Apakah Benar Lebih Lama Menyusui Lebih Baik?
Paparan Asap Rokok Pengaruhi Kualitas ASI, Simak Faktanya!
TERPOPULER
Orang Pendiam dengan Kecerdasan Tinggi Punya Ciri Kepribadian Ini
Terpopuler: Potret Poppy Bunga Dampingi Suami Pengacara Wisuda S3
Kenali Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil dan Cara Memenuhinya
5 Ciri Kepribadian yang Dimiliki Orang dengan Otak Jenius
Potret Terbaru Nina Zatulini Bersama 4 Anaknya yang Menggemaskan
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
15 Drama China Liu Xie Ning Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'Blossom through the Cloud'
Kenali Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil dan Cara Memenuhinya
Orang Pendiam dengan Kecerdasan Tinggi Punya Ciri Kepribadian Ini
Terpopuler: Potret Poppy Bunga Dampingi Suami Pengacara Wisuda S3
5 Ciri Kepribadian yang Dimiliki Orang dengan Otak Jenius
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Pilih Oatmeal? Kenali Jenisnya Sesuai Kebutuhanmu
-
Beautynesia
Penyebab Kulit Kamu Kusam dan Cara Mengatasinya Agar Cerah Kembali
-
Female Daily
Lagi Suka Nonton Drama China? Ini Deretan Judul yang Populer dan Viral, Ada The Early Spring!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Bos Crypto Batal Nikahi Artis China, Tuntut Keluarga Mantan Kembalikan Rp 79 M
-
Mommies Daily
Benarkah Menari Bisa Meningkatkan Gairah Seksual? Ini Manfaatnya untuk Perempuan