MENYUSUI
Terobosan Baru, Analisis Optik Ungkap Produksi dan Kualitas ASI Lebih Detail
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 17 May 2026 10:40 WIBBunda, pentingnya nutrisi untuk tumbuh kembang Si Kecil, membuat menyusui merupakan fase emas yang tidak boleh dilewati para ibu. Maka dari itu, kita perlu memastikan bagaimana produksi dan kualitas ASI yang baik, agar tumbuh kembang Si Kecil optimal.
Proses menyusui memanglah panjang, Bunda. Idealnya, Bunda harus memberikan ASI eksklusif hingga anak berusia 2 tahun. Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut menyampaikan bahwa pemberian ASI eksklusif dapat dilakukan hingga anak berusia 6 bulan.
Namun, yang menjadi perhatian adalah masih banyak ibu yang mengalami kesulitan saat menyusui, Bunda. Hal ini juga berkaitan dengan upaya para ibu agar dapat berhasil memberikan ASI hingga 6 bulan atau 2 tahun.
Dengan ditemukannya masalah laktasi tersebut, para ahli pun berusaha mencari solusi, terutama bagi ibu yang memiliki produksi ASI rendah. Mereka menjelaskan bahwa penelitian perlu dilakukan dengan metode yang berbeda agar menghasilkan temuan serta pemahaman yang lebih baru.
Nah, salah satunya seperti penelitian yang dilakukan oleh sejumlah ahli berikut ini, Bunda. Dengan mengandalkan analisis optik guna memantau dan memahami produksi ASI secara lebih mendalam, diharapkan mampu menemukan cara baru meningkatkan produksi ASI.
Agar Bunda memahaminya lebih lanjut, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Penelitian tentang produksi ASI melalui analisis optik
Baru-baru ini, para peneliti dari Universitas Twente di Belanda mempelajari sifat optik ASI, Bunda. Melalui laman Medical Xpress, dijelaskan bahwa pola penyebaran cahaya pada ASI menyimpan banyak informasi mengenai komposisi ASI, khususnya kandungan lemak.
Lemak merupakan sumber energi utama dalam ASI. Nah, perubahan konsentrasi lemak ini dapat memprediksi memadai atau tidaknya produksi ASI setelah melahirkan. Bersama para ahli dari universitas lain, mereka mempelajari indeks bias partikel penyebar cahaya dalam ASI.
Studi yang telah dipublikasikan dalam Biophotonics Discovery ini menemukan bahwa indeks bias partikel lemak dalam ASI secara signifikan berbeda dari indeks bias dalam susu sapi. Temuan ini pun dinilai dapat membantu pengembangan metode pemantauan dan analisis ASI yang lebih akurat, Bunda.
Indeks bias sendiri merupakan ukuran yang menunjukkan bagaimana cahaya berubah arah atau melambat saat melewati suatu zat. Dalam penelitian ini, indeks bias digunakan untuk membantu para peneliti memahami karakteristik partikel di dalam ASI, termasuk kandungan lemak.
Studi kedua yang mendukung analisis optik terhadap produksi dan kualitas ASI
Dalam studi kedua, tim menggunakan indeks bias ASI yang diukur dari studi pertama untuk memprediksi pola penyebaran cahaya pada ASI. Mereka menganalisis pengaruh sifat spesifik sampel lainnya, termasuk konsentrasi lemak, hingga ukuran partikel ASI.
Temuan dari studi kedua ini menunjukkan bahwa pola penyebaran cahaya pada ASI dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tak hanya konsentrasi lemak, distribusi ukuran partikel lemak dalam setiap sampel ASI juga menjadi faktor penting.
Jadi, analisis optik melalui pola penyebaran cahaya pada ASI merupakan sebuah terobosan baru yang sangat efektif, ringkas, cepat dalam membantu para peneliti memantau kualitas serta produksi ASI.
Demikian penjelasan mengenai bagaimana analisis optik dapat membantu melihat berbagai aspek dalam menyusui, termasuk produksi ASI. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan Bunda, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Cara Memperbanyak ASI untuk Ibu Menyusui agar Mencukupi Kebutuhan Bayi
Sampai Usia Berapakah Tubuh Wanita Bisa Menghasilkan ASI?
Penyebab ASI Tak Lancar yang Sering Diabaikan Ibu Menyusui
Pola Diet Ibu Menyusui agar Produksi ASI Lancar
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Tidak Mudah Tersinggung dengan Hal Kecil
Potret Raisa dan Zalina, Terbaru Ajak Sang Putri Liburan ke Puncak Bogor
Sabrina Chairunnisa Pilih Mundur dari S3 UI Usai Putuskan Pindah ke New York
75 Contoh Cita-Cita MPLS 2026 yang Unik untuk Murid Baru
4 Cara Membuat Klepon yang Mudah Anti Gagal, Nikmatnya Pecah di Mulut
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Dandang Ukuran Besar Stainless Steel yang Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curling Iron Terbaik, Cocok untuk Styling Rambut Sehari-hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Kukus Dandang Bakso yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Botol Minum Tali Panjang untuk Anak TK, Awet & Mudah Dibersihkan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sendok Panci dan Centong Stainless Steel yang Bagus
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang yang Tidak Mudah Tersinggung dengan Hal Kecil
Potret Raisa dan Zalina, Terbaru Ajak Sang Putri Liburan ke Puncak Bogor
75 Contoh Cita-Cita MPLS 2026 yang Unik untuk Murid Baru
Sabrina Chairunnisa Pilih Mundur dari S3 UI Usai Putuskan Pindah ke New York
4 Cara Membuat Klepon yang Mudah Anti Gagal, Nikmatnya Pecah di Mulut
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Siang: Serunya Indra Bekti - Aldila Jelita Main Game Bareng Anak
-
Beautynesia
Cara Ungkap Kepribadian dari Sepatu yang Dipakai, Kamu Tipe Mana?
-
Female Daily
Viral saat Piala Dunia 2026, Ini Cerita di Balik Ikat Rambut Erling Haaland!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Pesona Catherine Laga'aia, Disney Princess Terbaru Pemeran Moana
-
Mommies Daily
Tinggal Serumah dengan Mertua? Ini 7 Trik Bercinta Tanpa Drama