MENYUSUI
Panduan untuk Ayah MengASIhi: Cara Menghangatkan ASIP hingga Berikan Botol pada Bayi
Melly Febrida | HaiBunda
Selasa, 02 Jun 2026 09:10 WIBPeran Ayah sangat berarti selama masa menyusui Si Kecil. Ayah dapat membantu menghangatkan ASI perah (ASIP), menenangkan bayi, hingga memastikan proses pemberian susu botol berlangsung nyaman dan aman.
Bahkan, keterlibatan Ayah dalam proses menyusui berkaitan dengan keberhasilan ASI eksklusif serta dukungan emosional untuk ibu setelah melahirkan. Lalu, bagaimana cara Ayah memberikan ASI dengan benar tanpa membuat bayi rewel?
Pentingnya peran Ayah dalam mengASIhi
Peran Ayah punya pengaruh besar terhadap ketenangan dan kenyamanan Bunda saat memberikan ASI. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dukungan pasangan sangat berpengaruh pada keberhasilan menyusui.
Sebuah penelitian dari Redowati & Suryaningsih menemukan bahwa suami yang terlibat aktif membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu, membuat proses menyusui lebih lancar, serta menurunkan risiko stres.
Sebuah review dalam jurnal International Breastfeeding Journal menemukan bahwa dukungan emosional dan keterlibatan Ayah dapat meningkatkan durasi menyusui eksklusif serta rasa percaya diri ibu menyusui.
Selain itu, edukasi prenatal untuk Ayah terbukti meningkatkan kesiapan Bunda dalam memberikan ASI eksklusif karena merasa tidak sendirian menghadapi perubahan fisik dan emosional. Sebab dukungan emosional pasangan memberi rasa aman dan membantu Bunda lebih rileks saat menyusui.
Ibu menyusui yang lebih tenang akan menghasilkan produksi ASI yang cenderung lebih stabil dan bayi lebih mudah menyusu. Karena itu, kehadiran Ayah di sisi Bunda bukan sekadar simbol dukungan. Tapi juga memberikan dampak biologis dan emosional pada proses menyusui.
Untuk itu, yuk kita simak apa saja langkah-langkah yang perlu Ayah ikuti agar lancar mengASIhi Si Kecil:
Cara menghangatkan ASIP yang benar
Ayah perlu memahami cara menghangatkan ASIP sebelum memberikannya dengan botol. Tujuannya agar kualitas ASI tetap terjaga.
Langkah yang dianjurkan antara lain:
- Mencairkan ASIP beku di kulkas semalaman.
- Saat bayi mulai bergerak, hangatkan botol dari lemari es ke dalam mangkuk berisi air hangat atau penghangat botol.
- Menggunakan suhu hangat suam-suam kuku, bukan panas.
- Seringkali, akan membantu jika puting botol dicelupkan ke dalam air hangat, jika juga disimpan di lemari es, agar lebih mudah diterima bayi.
Menurut La Leche League International (LLLI), ASIP sebaiknya tidak dipanaskan langsung di microwave karena dapat merusak kandungan nutrisi dan menciptakan titik panas yang berisiko melukai mulut bayi.
Posisi bayi saat diberi botol
Saat memberikan ASIP, Ayah juga perlu memperhatikan posisi bayi
Bayi dianjurkan berada dalam posisi:
- Semi tegak. Lebih aman untuk memegang bayi tegak di awal pemberian susu, saat botol sudah penuh, sehingga mereka dapat mengontrol aliran susu.
- Kepala dan leher tersangga dengan baik. Dukung kepala dan punggung bayi dengan baik agar mereka dapat menyusu dengan aman dan nyaman.
- Tidak dalam posisi tidur datar.
Cara memegang botol yang dianjurkan
Menurut panduan pemberian botol dari Minbie, botol sebaiknya dipegang lebih horizontal, terutama di awal menyusu.
Tujuannya antara lain:
- Bayi bisa mengatur ritme minum sendiri
- Aliran susu tidak terlalu deras
- Mengurangi risiko bayi menelan udara berlebihan
Saat botol penuh, pegang secara horizontal agar tidak ada tetesan. Jika susu menetes atau tumpah ke mulut bayi, selain akan lebih sulit bagi bayi untuk menempel, hal itu dapat menyebabkan bayi tersedak.
Menyendawakan bayi
Bayi sebaiknya digendong tegak selama beberapa menit sambil ditepuk lembut di punggung setelah selesai disusui. Cara tersebut dapat membantu:
- Mengeluarkan udara dari perut.
- Mengurangi kembung.
- Membantu bayi lebih nyaman.
Sebaiknya bayi juga tidak langsung dibaringkan setelah selesai minum.
Tips agar bayi mau menerima botol dari Ayah
Tidak semua bayi langsung mau menerima botol, apalagi jika selalu menyusu langsung dari ibu. Beberapa tips ini bisa dicoba Ayah:
- Ayah memberikan botol saat ibu tidak berada di ruangan.
- Hangatkan dot sebelum digunakan.
- Sentuhkan dot perlahan ke bibir bayi.
- Jangan memaksa bayi minum.
Menurut La Leche League International, proses memperkenalkan botol memang bisa membutuhkan waktu dan kesabaran.
|
|
Bonding Ayah dan bayi saat memberikan ASIP
Momen memberi ASIP terlihat sederhana tapi bisa menjadi waktu bonding yang hangat antara Ayah dan bayi. Kontak mata, suara Ayah, dan sentuhan saat menyusui botol membantu bayi merasa aman dan nyaman.
Membantu bayi menyusui dari botol ASIP bukan hanya belajar membuat bayi tenang. Tapi Ayah juga belajar perlahan merawat anak. Ayah ikut hadir penuh dalam perjalanan anak yang akan diingat seumur hidup, tidak hanya untuk membantu Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)