menyusui
Cerita Bunda Sulap ASI Jadi Perhiasan untuk Kenang Masa Menyusui
HaiBunda
Kamis, 06 Aug 2026 08:55 WIB
ASI ternyata bisa dimanfaatkan sebagai produk seni yang indah lho, Bunda. Simak cerita Bunda yang sulap ASI menjadi perhiasan untuk kenang masa menyusui berikut, Â yuk.
Berbicara soal ASI, hal yang terpikirkan dalam benak setiap orang hanyalah cairan yang menjadi nutrisi terbaik untuk bayi dengan rasanya yang khas yakni sedikit manis. Padahal di luar manfaatnya sebagai nutrisi bayi, ASI juga menyimpan nilai lainnya yakni menjadi benda seni yang bernilai indah.
Adalah Melanie Koloditzky yang menciptakan keindahan tersebut, Bunda. Perempuan asal Buenos Aires ini sukses mengubah tampilan ASI jadi perhiasan indah yang dibuat dengan tangannya. Baginya, hal tersebut merupakan caranya dalam mengabadikan cerita hidup yang singkat dalam sebuah kenangan perhiasan yang cantik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sering mengatakan bahwa saya tidak hanya membuat perhiasan. Saya sedang melestarikan momen-momen yang tak akan pernah terulang," katanya seperti dikutip dari laman The Times of Israel.
Koloditzky tumbuh dalam keluarga Yahudi sekuler di Argentina dengan akar tradisional. Sebagai saudara kembar dengan kakak perempuan, ia bertemu dengan anak laki-laki yang akhirnya menjadi suaminya saat ia baru berusia 15 tahun.
"Saat kami tumbuh bersama, kami berbagi mimpi yang sama yakni membangun masa depan kami di Israel," kenangnya.
Setelah menikah, ia dan pasangan pindah ke Israel. Di negara tersebut, ia menghabiskan waktu kursus bahsa Ibrani dan melakukan berbagai pekerjaan termasuk menjaga anak serta bekerja di Weizmann Institute of Science.
Koloditzky memang mencintai sains dan terpesona dengan kemampuan luar biasa tubuh manusia. Ia pun sempat mempelajari bioteknologi dan pada saat yang sama, ia mengasah sisi kreatifnya dengan mempelajari desain grafis dan interior serta menghabiskan waktu bertahun-tahun membuat kerajinan, salah satunya yakni perhiasan ASI.
Perempuan tersebut memang memiliki putri pertamanya saat dirinya berusia 22 tahun dan menyadari bahwa menjadi ibu meskipun sangat memuaskan tetapi tidaklah mudah.
"Menyusui mengejutkan saya. Saya tak pernah membayangkan ini bisa begitu menantang."
Ada rasa sakit, frustrasi mendalam, dan air mata saat melalui proses menyusui. Namun pengalaman itu juga memicu rasa ingin tahu yang lebih dalam tentang ASI itu sendiri rasa ingin tahu yang menggabungkan pengalaman pribadi dan minat ilmiahnya. Bagi Koloditzky, ASI adalah salah satu keajaiban alam yang luar biasa.
"Ini bukan sekadar makanan. Ini adalah zat hidup yang terus berubah sesuai kebutuhan bayi."
Ide untuk membuat perhiasan yang menjadi kenangan dalam mengabadikan pengalaman ibu menyusui bayinya memang menjadi cikal bakal ia mengerjakan kesenian unik tersebut. Selain itu, ide tersebut juga dilatari pengalamannya saat melihat seorang YouTuber Spanyol mengenakan anting yang terbuat dari ASI miliknya sendiri. Kemudian, potret tersebut pun selalu terngiang di benaknya.
Setelah mengalami kehamilan, kelahiran, dan menyusui secara langsung, akhirnya dia mengerti alasannya.
"Bagi saya, perhiasan ASI bukan sekadar tentang mengawetkan ASI," katanya. Ini tentang melestarikan bab kehidupan yang berlalu begitu cepat, namun mengubahmu selamanya," tambahnya.
Setelah kelahiran putri keduanya, ia kemudian mulai membuat karya kenang-kenangan untuk dirinya sendiri. Akhirnya, teman-teman dan ibu-ibu lain mulai meminta dibuatkan untuk mereka sendiri.
Dan, proyek pribadi itu secara bertahap berkembang menjadi Forever Moments, bisnis yang ia jalankan hingga kini. Selama lima tahun terakhir, Koloditzky telah menciptakan perhiasan ASI buatan tangan untuk klien di seluruh Israel dan luar negeri. Dia juga menawarkan kit do-it-yourself untuk ibu yang ingin membuat kenang-kenangan sendiri di rumah. mereka sendiri.
Dari deretan pekerjaan yang dilakukannya, ia mengakui ada beberapa pekerjaan yang paling bermakna menurut dirinya. Yakni pekerjaan yang ia lakukan melalui kemitraan sukarela dengan bank ASI miliki Magen David Adom.
Untuk ibu yang mengalami kelahiran mati dan memilih untuk mendonorkan ASI kepada bayi rentan. Sebagai bentuk apresiasi, Koloditzky membuat batu peringatan untuk ASI yang menyertai sertifikat apresiasi.
"Perempuan-perempuan tersebut mengalami kehilangan yang tak terbayangkan. Meski berduka, mereka memilih mengubah rasa sakit itu menjadi tindakan kemurahan hati."
Karya yang diciptakannya memang menggambarkan sebuah cuplikan kerendahan hati sekaligus menyimpan kisah mengharukan. Dan, yang paling melekat di pikirannya ialah cerita-ceritanya.
Di balik setiap liontin, cincin, atau batu, katanya, ada keluarga, kenangan, dan perjalanan yang tiada tandingannya.
"Ketika saya melihat perhiasan ASI, saya tidak hanya melihat sepotong perhiasan. Saya melihat kekuatan, saya melihat ketahanan, saya melihat transformasi luar biasa yang terjadi ketika seorang perempuan menjadi seorang ibu,"Â pungkasnya.
Â
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Â
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Dari ASI Jadi Perhiasan, Intip Deretan Artis yang Abadikan Perjalanan MengASIhi
Menyusui
Chaca Thakya Dihadiahi Perhiasan dari ASI, Bentuk Ungkapan Cinta Ricky Perdana
Menyusui
Jadi Kenangan Berharga, Siti Badriah Buat Perhiasan dari Sisa ASI Xarena dan Xandraya
Menyusui
Perhiasan Terbuat dari ASI untuk Kenang Momen Menyusui, Bolehkah dalam Islam?
Menyusui
3 Cara agar Si Kakak Tetap Anteng saat Bunda Menyusui Si Kecil
7 Foto
Menyusui
7 Potret Terbaru Aurel Hermansyah, Sukses Turunkan BB hingga 15 Kg saat Menyusui Anak Kedua
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Deretan Busui Artis Manfaatkan Sisa ASI, untuk Mandi hingga Dibuat Perhiasan
Rekomendasi Hadiah Hari Ibu untuk Ibu Menyusui, Bikin Happy & Semangat MengASIhi
Chaca Thakya Dihadiahi Perhiasan dari ASI, Bentuk Ungkapan Cinta Ricky Perdana