HaiBunda

MENYUSUI

Studi Temukan Masyarakat Yunani Kuno Menyusui Anak hingga Usia 4 Tahun!

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Rabu, 04 Nov 2026 07:30 WIB
Studi Temukan Masyarakat Yunani Kuno Menyusui Anak hingga Usia 4 Tahun!/Foto: Getty Images/iStockphoto/alecsoms
Jakarta -

Praktik menyusui ternyata sudah menjadi bagian penting dalam pengasuhan anak sejak ribuan tahun lalu. Sebuah penelitian arkeologi menemukan bahwa masyarakat di koloni Yunani kuno dapat menyusui anak hingga berusia sekitar 4 tahun.

Bunda, pernah membayangkan bagaimana para ibu pada ribuan tahun lalu menyusui dan memberikan makanan kepada anak-anaknya? 

Penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Archaeology pada 19 Oktober 2026 ini meneliti pola menyusui dan penyapihan anak di Himera, sebuah koloni Yunani kuno yang terletak di Sisilia, Italia.


Hasilnya menunjukkan bahwa proses menyusui pada masa itu berlangsung cukup lama. Namun, para peneliti juga menemukan variasi dalam praktik pemberian makan anak, termasuk kapan makanan pendamping mulai diberikan dan kapan anak benar-benar berhenti menyusu.

Temuan ini memberikan gambaran tentang bagaimana bayi dan anak-anak mendapatkan nutrisi pada masa lalu. Menariknya, para peneliti tidak hanya mengandalkan catatan sejarah, tetapi juga mempelajari sisa-sisa biologis manusia untuk memperkirakan usia penyapihan.

Penelitian ungkap anak Yunani kuno disusui hingga usia 4 tahun

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menganalisis sisa tulang dari 58 individu anak-anak dan 27 perempuan dewasa yang ditemukan di Himera. Mereka menggunakan analisis isotop stabil karbon dan nitrogen untuk memperkirakan pola makan anak pada masa awal kehidupannya.

Hasil analisis menunjukkan bahwa penyapihan umumnya mulai dilakukan ketika bayi berusia sekitar 3–4 bulan. Sementara itu, proses penyapihan secara keseluruhan diperkirakan selesai ketika anak berusia 3,5–4 tahun.

Peneliti memperkirakan usia rata-rata berhenti menyusu berada di angka 3,8 tahun. Temuan ini memberikan gambaran bahwa ASI kemungkinan masih menjadi bagian dari asupan anak hingga usia prasekolah pada masyarakat yang diteliti.

Meski demikian, angka tersebut tidak berarti bayi hanya mendapatkan ASI selama hampir empat tahun. Penelitian ini membedakan pemberian ASI eksklusif dengan menyusui secara keseluruhan, termasuk ketika anak sudah mulai mengonsumsi makanan lain.

Dengan kata lain, anak-anak kemungkinan telah menerima makanan tambahan sejak usia dini, tetapi tetap menyusu selama beberapa tahun berikutnya.

Bagaimana peneliti mengetahui usia penyapihan anak pada zaman kuno?

Bunda mungkin bertanya-tanya, bagaimana ilmuwan bisa mengetahui kebiasaan menyusui masyarakat yang hidup ribuan tahun lalu?

Jawabannya terletak pada jejak kimia yang tersimpan dalam sisa tulang manusia. Peneliti menganalisis rasio isotop karbon dan nitrogen dalam kolagen tulang untuk memperkirakan perubahan pola makan selama masa pertumbuhan.

Ketika bayi menyusu, komposisi isotop nitrogen dalam jaringan tubuhnya dapat berbeda dari orang dewasa karena ASI menempatkan bayi pada tingkat trofik yang lebih tinggi dalam rantai makanan.

Seiring bertambahnya usia dan masuknya makanan pendamping, komposisi isotop tersebut berubah. Perubahan inilah yang digunakan untuk memperkirakan kapan proses penyapihan dimulai dan kapan anak berhenti menyusu.

Meski dapat memberikan petunjuk penting, metode ini menghasilkan perkiraan berdasarkan bukti biologis, bukan catatan langsung mengenai kebiasaan setiap keluarga.

Kebiasaan menyusui masyarakat Yunani kuno ternyata beragam

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa praktik menyusui dan penyapihan di Himera tidak sepenuhnya seragam. Meskipun terdapat pola umum dalam masyarakat, waktu penyapihan dan jenis makanan pendamping yang diberikan kepada anak menunjukkan variasi.

Para peneliti menduga keputusan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai keadaan, termasuk kondisi keluarga, aktivitas sehari-hari perempuan, kesehatan ibu dan anak, serta ketersediaan makanan.

Temuan ini memperlihatkan bahwa meskipun masyarakat memiliki kebiasaan pengasuhan yang berkembang secara turun-temurun, penerapannya tetap dapat berbeda dari satu keluarga ke keluarga lainnya.

Penelitian ini juga membantu memperluas pemahaman tentang kehidupan anak-anak pada masa Yunani kuno, yang selama ini tidak selalu mudah diketahui hanya melalui catatan tertulis atau benda peninggalan sejarah.

Rekomendasi menyusui pada masa sekarang

Jika dibandingkan dengan temuan tersebut, rekomendasi menyusui saat ini memiliki panduan yang lebih jelas berdasarkan bukti kesehatan modern.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Setelah itu, bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang aman dan bergizi, sambil tetap melanjutkan pemberian ASI hingga usia dua tahun atau lebih.

Artinya, pemberian MPASI bukan berarti Bunda harus langsung menghentikan menyusui. Keduanya dapat berjalan bersamaan sesuai kebutuhan dan perkembangan anak.

Temuan dari Himera juga tidak bisa dijadikan patokan bahwa semua anak perlu disusui hingga usia empat tahun. Penelitian ini menggambarkan praktik pengasuhan pada populasi tertentu di masa lalu, bukan menentukan satu durasi menyusui yang wajib diikuti semua keluarga.

Pada akhirnya, studi ini memberikan gambaran menarik tentang bagaimana manusia telah menyusui dan merawat anak sejak ribuan tahun lalu. Praktik menyusui mungkin berbeda dari masa ke masa, tetapi penelitian semacam ini membantu ilmuwan memahami lebih jauh hubungan antara pola makan, budaya, dan kehidupan anak pada masa lampau.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Benarkah Menyusui Bikin Rambut Rontok Parah?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kisah Haru Pengantin Yatim Undang Netizen Lewat TikTok, Tak Disangka Ribuan Tamu Datang hingga Bawa Hadiah

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Potret Anggun Shin Min Ah sebagai Permaisuri Navier di Drama Korea The Remarried Empress

Mom's Life Amira Salsabila

Studi Temukan Masyarakat Yunani Kuno Menyusui Anak hingga Usia 4 Tahun!

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Cara Mengatasi Trauma dan Siap untuk Hamil Lagi setelah Bunda Alami Stillbirth

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Sweet! Kimmy Jayanti Turun 10 Kg Dalam 6 Bulan Meski Dilarang Suami Diet

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Anggun Shin Min Ah sebagai Permaisuri Navier di Drama Korea The Remarried Empress

Studi Temukan Masyarakat Yunani Kuno Menyusui Anak hingga Usia 4 Tahun!

Kisah Haru Pengantin Yatim Undang Netizen Lewat TikTok, Tak Disangka Ribuan Tamu Datang hingga Bawa Hadiah

Cara Mengatasi Trauma dan Siap untuk Hamil Lagi setelah Bunda Alami Stillbirth

Sweet! Kimmy Jayanti Turun 10 Kg Dalam 6 Bulan Meski Dilarang Suami Diet

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK