MOM'S LIFE

Keputusan Ibu Vakum Bekerja dan Fokus ke Keluarga Seperti Raisa

Amelia Sewaka Jumat, 19 Okt 2018 - 13.04 WIB
Keputusan Ibu Vakum Bekerja dan Fokus ke Keluarga Seperti Raisa/Foto: Raisa dan Dian Sastro (Instagram) Keputusan Ibu Vakum Bekerja dan Fokus ke Keluarga Seperti Raisa/Foto: Raisa dan Dian Sastro (Instagram)
Jakarta - Menjadi seorang ibu bekerja memang tak mudah. Fokus harus dibagi antara pekerjaan dan keluarga. Namun, kalau ibu bekerja pada akhirnya memilih lebih fokus ke keluarga juga nggak ada salahnya, seperti yang dilakukan penyanyi sekaligus penulis lagu, Raisa Andriana atau yang akrab dikenal dengan Raisa.

Raisa yang kini tengah hamil akan menggelar konser bertajuk 'Fermata' pada bulan November mendatang yang disebut konser terakhirnya. Kenapa konser terakhir? Dalam konferensi pers Jumat (18/10/2018), istri Hamish Daud ini mengatakan akan beristirahat atau vakum dari pekerjaannya sebagai musisi dan ingin fokus pada keluarga.

"Untuk berapa lama aku nggak bisa bilang dulu tapi yang jelas aku nggak akan cuma 'pergi' tanpa ada rencana lagi. Karena yang 'membahan bakari' hari-hari aku ya musik, nanti prioritas aku akan jadi keluarga. Cuma begitu udah ada waktunya, nanti bermusik lagi dan aku akan buat rencana baru," papar Raisa seperti dilansir detikcom.



[Gambas:Video 20detik]



Ketika ibu bekerja akhirnya memutuskan vakum atau bahkan berhenti bekerja untuk fokus mengurus keluarga, pastinya butuh persiapan mental. Butuh keikhlasan yang sesungguhnya ya, Bun. Kalau sudah bicara ikhlas memang tahapannya sudah tingkat tinggi. Kadang dari mulut terucap ikhlas, tapi nyatanya banyak sikap kita yang nggak sepenuhnya ikhlas.

"Memang butuh waktu belajar ikhlas," ujar psikolog dari Personal Growth, Ratih Ibrahim.

Biasanya bekerja di kantor lalu sekarang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama anak, memang nggak selamanya mudah. Pasti ada yang hilang, misalnya kegiatan rutin yang selama ini kita jalani bertahun-tahun. Selain itu, menurut Ratih, independensi finansial dan power juga nggak lagi dimiliki.

"Social life juga berubah. Karena kalau nggak ikhlas akan banyak menghadapi kekecewaan, sehingga anak yang jadi korban. Padahal anak itu amanah. Justru kita yang dosa kalau menyia-nyiakan amanah," tambah Ratih.

Jika kita sudah pada level ikhlas sebagai ibu untuk anak, maka kita siap melakukan segala hal agar anak mendapat hak dan pengasuhan terbaik dari kita. Nah, sebelum Bunda memutuskan untuk berhenti kerja demi keluarga, berikut 4 pertimbangannya seperti dikutip dari detikcom:

1. Hitung semua pengeluara dengan membuat daftar semua pengeluaran kita dan suami. Pastikan Bunda sudah memasukkan semua pengeluaran yang memang wajib dikeluarkan setiap bulan ya.

2. Pikirkan keuntungan dan kelebihan. Kalau semua pengeluaran sudah dicatat, Bunda akan paham berapa sebenarnya uang yang dibutuhkan setiap bulannya. Coba hitung apakah dengan berhenti bekerja, semua pengeluaran tersebut tetap bisa terbayar.

3. Cermati dengan baik apakah gaji suami bisa mengcover semua pengeluaran rumah tangga. Coba ajak suami duduk bareng dan pikirkan apa saja yang bisa dilakukan agar seluruh pengeluaran bisa tetap terbayar.

4. Jangan menyerah. Jika berhenti bekerja secara total bukan pilihan terbaik, cari lagi alternatif lain agar keuangan keluarga tetap dalam kondisi sehat. Misalnya mencari pekerjaan lain yang jam kerjanya lebih fleksibel.

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi