mom-life

Ini Alasan Kristen Bell Larang Suaminya 'Melangkah' ke Dapurnya

Asri Ediyati Rabu, 27 Dec 2017 17:05 WIB
Ini Alasan Kristen Bell Larang Suaminya 'Melangkah' ke Dapurnya
Jakarta - Lewat kegiatan masak-memasak di dapur, biasanya pasangan suami istri memanfaatkannya sebagai ajang quality time dan meningkatkan keharmonisan dengan pasangan. Namun, hal ini nggak berlaku bagi Kristen Bell. Ia nggak 'menganut' teori tentang pasangan yang masak bersama akan langgeng.

"Dapur adalah tempat saya. Saya tidak bermaksud sangat stereotip di sini, tapi saya benar-benar menyukai dapur. Jika suami saya melangkah ke dapur, saya tidak biarkan. Meskipun itu untuk membantu persiapan makan," kata ibu dari dua anak ini dikutip dari Today.


Kristen mengatakan ia tidak ingin suaminya membantu. Baginya, sang suami hanya mengacaukan dapur. Malah dia pernah berkata seperti ini pada Dax, "Dengar, saya tidak masuk ke garasi dan memindahkan semua peralatanmu, oke? Saya menikmati dapur, kamu menikmati garasi. Ayo, tinggalkan saja dapurnya,". Wah sepertinya Kristen nggak main-main nih kalau sudah geram.


Dax, sang suami juga mengaku tak keberatan jika seperti itu. Sedangkan, dua anaknya, Delta Bell yang berusia dua tahun dan Lincoln yang berusia empat tahun, mulai penasaran dengan kegiatan masak memasak ibunya di dapur.

"Anak-anak saya mulai tertarik dan saya mengizinkan mereka bergabung. Mereka akan berdiri di depan 'pagar pembatas' dan mereka akan menonton saat saya memotong sayuran. Soal aduk mengaduk bahan, saya memperbolehkan mereka untuk turut campur," ujar Kristen.

Lalu, Kristen bilang saat masak bersama anaknya, mereka membicarakan jenis makanan apa yang mereka makan, jenis makanan apa yang baik untuk tubuh dan dari mana makanan berasal. Bagi Kristen, hal ini semacam ikatan untuk dirinya dan anak-anaknya. Untuk ayahnya? Tetap di garasi aja, hi-hi-hi.


Kasus seperti Kristen dan Dax merupakan kasus yang cukup banyak terjadi, ada suami yang nggak diperbolehkan ke dapur dan malah ada suami yang memang nggak mau pergi ke dapur. Soal ini, Prof Dr John Mordecai Gottman dari Gottman Istitute bilang, seorang suami harus cerdas secara emosional. Hal ini sangat memengaruhi keutuhan rumah tangganya. Jika suami nggak cerdas secara emosional, kalau mengalami hal seperti Dax, pasti akan tersulut api emosi juga.

"Emosi istri naik turun mungkin disebabkan oleh hormon dan masalah yang dihadapinya. Menikahi seorang perempuan berarti suami harus menghargai dan menghormati istrinya. Jika seorang suami cerdas secara emosional, mereka akan paham dengan istrinya, terus memuji dan berkomunikasi dengan penuh hormat dengan istrinya," ujar Dr Gottman dikutip dari Gottman Institute.

Artinya, jika memang istri melarang berbuat sesuatu, jangan menanggapinya dengan amarah. Tanyakan alasannya dan hormatilah keputusannya.

"Suami yang cerdas secara emosional juga akan menjadi ayah yang lebih baik karena dia tidak takut dengan perasaan. Dia akan mengajari anak-anaknya untuk menghormati emosi dan diri mereka sendiri," tutup Gottman.
(aci)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi