moms-life

4 Penyebab Pernikahan Terasa Hambar Meski Sudah Lama Menikah

Amelia Sewaka Selasa, 02 Oct 2018 17:07 WIB
4 Penyebab Pernikahan Terasa Hambar Meski Sudah Lama Menikah
Jakarta - Sudah lama menikah nggak melulu jaminan mulusnya hubungan dalam rumah tangga. Ya, bukan nggak mungkin pernikahan terasa hambar walaupun pasangan suami istri sudah lama menikah. Apa sih penyebabnya?

Dikutip dari buku 'The Great Marriage', pada umumnya masa bulan madu pernikahan dapat dinikmati sekitar satu hingga tiga tahun. Setelah itu, tanpa pengetahuan mengenai pernikahan yang sehat serta usaha yang gigih untuk mempertahankan cinta, pasangan akan mudah terjebak dalam pernikahan tanpa cinta (loveless marriage) atau sering disebut cinta yang kosong (empty love). Saat itulah pernikahan terasa hambar bisa terjadi.

"Ibaratnya, pernikahan yang nggak kita apa-apain aja bisa hancur sendirinya. Apalagi kalau nggak kita rawat atau kita jaga," tutur sang penulis buku, Deny Hen, dalam Peluncuran dan Bincang Buku 'The Great Marriage' di Gramedia Central Park, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.


Salah-salah, jalan perceraian bisa menjadi jalan bagi rumah tangga kita. Sebagaimana dikutip dari website Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung (MA) yang dikutip detikcom, hingga Oktober 2016 tercatat 315 ribu permohonan cerai diterima Pengadilan Agama di seluruh Indonesia.

Perceraian paling banyak diinginkan pihak istri dengan angka 224.239 permohonan gugat cerai, dan sisanya diajukan pihak suami dengan jalur cerai talak. Dari jumlah itu, 212.400 pasangan telah resmi diceraikan. Adapun sisanya masih diproses, ditolak, gugur atau tidak diterima.

Duh, jangan sampai hal tersebut terjadi di rumah tangga kita ya, Bun. Untun itu, penting banget bagi Bunda dan suami mengenali penyebab pernikahan mulai hambar supaya bisa dilakukan antisipasi sesegera mungkin.


1. Problem dengan Cinta Romantis
4 Penyebab Pernikahan Terasa Hambar Meski Sudah Lama MenikahFoto: Thinkstock
Masih ingat rasanya kita pertama kali jatuh cinta? Rasanya jantung gampang berdebar-debar kalau ketemu pasangan, sulit makan dan tidur. Intinya saat melakukan apapun pasti ingat pasangan. Nah, inilah yang sering disebut passionate love atau cinta romantis.

"Saat seperti itu, otak kita dipenuhi oksitosin dan dopamin di mana kalau lihat pasangan bawaanya gemas aja gitu. Tapi, sesudah 2 atau 3 tahun biasanya hormon itu akan hilang sendirinya. Nah, sayangnya banyak orang berpikir itu tandanya kita sudah tidak cinta dengan pasangan, padahal bukan," papar Deny yang juga founder Pembelajar Hidup sekaligus life and marriage coach.

Deny menjelaskan, tidak ada yang salah kok dengan cinta romantis, tapi cinta ini harus ditransformasikan menjadi cinta yang lebih realistis. Dan cinta realistis itulah yang hakikatnya cinta sejati (true love).

2. Waktu Bersama Makin Berkurang

Prof James C Dobson, seorang profesor dan psikolog ternama di Amerika Serikat dalam pembelajarannya di kelas marriage & family mengatakan, hubungan antara suami dan istri akan mencapai titik balik saat anak sulung lahir. Selanjutnya, hubungan pasangan akan semakin menurun seiring bertambahnya waktu dan sulit untuk kembali sampai anak-anak menginjak usia remaja.

'"Akibatnya dua orang ini sibuk dan waktu bersama makin berkurang sehingga ikatan emosi antara keduanya renggang. Karena itu nggak jarang mereka cari 'pelarian' masing-masing mulai dari hobi, kerja, jalan dengan teman atau mengasuh anak. Parahnya, benih selingkuh bisa muncul dari sini," papar Deny dalam bukunya.

3. Tak Menjaga Keakraban dengan Keluarga Inti

Namanya hidup pasti ada tekanan sendiri apalagi dalam hubungan rumah tangga. Pekerjaan, biaya hidup, penyakit menahun belum lagi masalah lain dalam keluarga memang bisa bikin tubuh tak berenergi. Namun kata Deny, energi kehidupan ini selalu bisa di-recharge melalui hubungan yang akrab dengan keluarga inti. Makanya, penting banget menjaga hubungan dalam keluarga inti agar rumah tak jadi sumber stres tersendiri saat kita dipenuhi masalah-masalah lain.

4. Enggan Mencari Informasi dan Bantuan
4 Penyebab Pernikahan Terasa Hambar Meski Sudah Lama MenikahFoto: Thinkstock
Ketiga penyebab sebelumnya sudah bisa bikin pasangan memiliki pernikahan yang hambar. Ya, yang terjalin adalah pernikahan tanpa cinta dan membuat hidup sekadar formalitas dalam satu atap. Keadaan tersebut dapat diperparah dengan ditambah kurangnya informasi dan pendidikan tentang pernikahan yang sehat dan keengganan mencari bantuan.

Disarankan Deny, jangan menunggu bertahun-tahun dulu ketika ada masalah sehingga merasa pernikahan hambar kemudian baru datang ke profesional untuk minta tolong. Jika ada yang perlu diselesaikan, maka selesaikan masalah tersebut sesegera mungkin agar tidak mengendap dan masing-masing pihak akhirnya 'meledak' di akhir. (aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi