moms-life

Khabib Nurmagomedov, Sosok Family Man Pelindung Istri dan Anak

Asri Ediyati Selasa, 09 Oct 2018 13:05 WIB
Khabib Nurmagomedov, Sosok Family Man Pelindung Istri dan Anak
Jakarta - Khabib Nurmagomedov, atlet seni bela diri campuran berhasil menyabet juara UFC (Ultimate Fighting Championship) 2018 di kategori lightweight. Kemenangan Khabib atas Conor McGregor cukup kontroversial. Di balik sosok yang sangar itu, tak disangka-sangka, Khabib Nurmagomedov adalah sosok family man. Dia pelindung istri dan kedua anaknya.

Melansir Heavy, Khabib sangat peduli dengan istri namun lebih memilih keluarganya untuk menjauh dari publik. Namanya tak diketahui, namun Khabib beberapa kali membicarakan keluarganya dalam beberapa wawancara.

"Saya punya keluarga, anak-anak, teman, pekerjaan. Saya tidak ingin seperti ini. Saya hampir 30 tahun. Berapa tahun lagi saya akan hidup? 70? 80? Saya tidak ingin hidup gila. Saya percaya ketika saya mati, saya akan datang kepada Tuhan dan akan bertanya kami semua yang telah kami lakukan," kata Khabib Nurmagomedov kepada Los Angeles Times.


Khabib Nurmagomedov, Sosok Family Man Pelindung Istri dan AnakKhabib Nurmagomedov, Sosok Family Man Pelindung Istri dan Anak/ Foto: (Instagram/khabib_nurmagomedov)


Khabib bersandar pada keyakinan Islamnya untuk tak hanya unggul sebagai atlet di UFC. Tetapi mencoba untuk hidup sebagai teladan bagi penggemar muda yang mengidolakannya. Ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov, juga adalah sosok yang menjadi inspirasi bagi Khabib.

Khabib juga bilang, dia percaya kalau dirinya adalah teladan bagi anak-anaknya. Dia mencoba memastikan tindakannya sesuai dengan imannya.

"Saya menyaksikan petarung lain melakukan hal-hal terlarang. Saya tidak ingin anak-anak melakukan hal yang sama. Saya tidak pernah 'minum' atau merokok. Bukan karena saya seorang atlet, tapi saya Muslim," ujarnya.

Khabib Nurmagomedov bisa dibilang sosok yang sangat melindungi istri dan anak-anaknya. Ia juga menjadi role model bagi anak-anaknya. Namanya mengasuh anak, memang 'pekerjaan' buat kita dan suami. Jadi ya nggak cuma buat istri atau suami aja.

Dikutip dari detikcom, psikolog Elly Risman mengatakan baik ayah maupun ibu harus memiliki peran aktif. Jangan hanya mengandalkan pengasuhan dari ibu saja karena bagaimanapun juga ada kebutuhan dari anak terhadap sosok peran seorang ayah.

"Ketika ayah kurang berperan dalam pengasuhan anak, pastinya akan berdampak buruk baik bagi anak laki-laki maupun perempuan," kata Elly.

(aci/nwy)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi