Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

6 Cara Menyimpan Kentang agar Tetap Segar dan Tahan Lama

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Senin, 12 Nov 2018 20:34 WIB

Kentang bisa tetap segar dan tahan lama jika penyimpanannya benar, Bun. Berikut 6 cara menyimpan kentang agar tetap segar.
6 Cara Menyimpan Kentang agar Tetap Segar dan Tahan Lama (Foto: iStock)
Jakarta -
Kentang yang Bunda simpan di rumah cepat layu dan tumbuh kecambah? Kalau iya, coba perhatikan apakah cara menyimpannya sudah tepat.
Nah, Bunda, berikut cara menyimpan kentang yang bisa dicoba agar kentang tetap segar dan tahan lama. Bunda perlu tahu, setelah dicabut dari akarnya, kentang dapat bertahan lebih lama daripada buah dan sayuran. Tetapi, kentang juga dapat kehilangan kesegarannya jika disimpan dengan cara yang salah. Jika kita tahu cara menyimpannya yang benar, kentang akan tahan sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, sebelum diolah.

Dilansir The Spruce Eats, ini 6 cara menyimpan kentang agar tetap segar dan tahan lama yang bisa dipraktikkan di rumah. Selamat mencoba, Bun.
1. Lihat kualitas kentang

6 Cara Menyimpan Kentang agar Tetap Segar dan Tahan LamaFoto: iStock


Pastikan tidak ada bintik-bintik lunak, kecambah, jamur, ataupun hama pada kentang. Soalnya, hanya kentang dengan kualitas baik, yang dapat disimpan dalam jangka panjang.
2. Simpan di tempat dengan ventilasi baik
Agar tahan lama, simpan kentang dalam kardus, kantong kertas, atau keranjang yang memiliki ventilasi baik. Hindari menyimpan dalam kantong plastik, karena sirkulasi udara di kantong plastik yang buruk dapat menyebabkan kentang cepat busuk.
3. Simpan kentang di tempat sejuk
Simpan kentang di tempat yang sejuk, lembap, dan gelap, dengan suhu sekitar 4-10 derajat Celcius. Jangan pernah menyimpan kentang di lemari es ya, Bun, karena suhu yang terlalu dingin mengubah pati kentang menjadi gula.
4. Periksa kentang secara teratur
Kentang mesti diperiksa secara teratur. Jika kita menemukan kentang yang lunak, layu, atau bertunas, segera buang atau pisahkan dari kentang yang masih bagus. Hal ini untuk menghindari kentang yang masih bagus ikut layu. Sebenarnya kentang yang sudah bertunas masih aman untuk dikonsumsi selama tidak layu dan terkena hama.
5. Jangan mencuci kentang
Bunda boleh mencuci kentang, ketika akan dimasak saat itu juga. Tetapi, jangan mencuci kentang, jika tidak langsung digunakan.

6. Jauhkan kentang dari bawang
Jauhkan kentang dari bahan makanan lain untuk mencegah perubahan rasa dan pematangan yang tidak sempurna. Terutama, jauhkan kentang dari bawang. Kentang dan bawang sama-sama melepaskan gas yang bisa mematangkan. Jika keduanya diletakkan dalam satu wadah, kualitas kentang bisa menurun.
(yun)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda